Friday, September 18, 2020

Rantai Makanan + Gambar

 

Menurut Liwutang et al. (2013), komunitas plankton memegang peranan penting dalam ekosistem perairan, karena plankton khususnya fitoplankton merupakan dasar dari rantai makanan. Beberapa jenis fitoplankton juga dapat menyerap dan mengakumulasi bahan pencemar yang masuk ke perairan. Sebagai produsen utama dalam rantai makanan, dimana fitoplankton akan dimakan oleh zooplankton dan zooplankton dimakan oleh ikan kecil dan ikan kecil dimakan oleh ikan yang lebih besar dan seterusnya. Hal ini sangat berbahaya jika bahan pencemar yang terakumulasi dalam ikan akhirnya masuk ke dalam tubuh manusia karena dapat menimbulkan kematian.

 


(New, 2010)

 

Menurut Blanchette et al. (2014), rantai makanan pada sungai tropis ditandai dengan banyaknya spesies omnivora, misalnya, ikan predator besar dapat menduduki posisi trofik paling tinggi dengan memakan ikan yang lebih kecil. Dalam spesies yang sama, dapat terjadi pergeseran yang signifikan terkait ukuran dalam posisi trofik. Trofik yang fleksibilitas dapat memperpanjang ke jaring-jaring  makanan yang lebih luas, dengan ikan dan serangga air yang mengisi peran ekologi di air sungai.

 


(Soto et al. 2013)

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno

Fpik Universitas Brawijaya Angkatan 2015

 

Daftar Pustaka

Blanchette, M. L., A. M. Davis, T. D. Jardine and R. G. Pearson. 2014. Omnivory and opportunism characterize food webs in a large dry-tropics river system. Freshwater Science. 33(1): 142–158.

Liwutang, Y. E., F. B. Manginsela, J. dan F. W. S. Tamanampo. 2013. Kepadatan dan keanekaragaman fitoplankton di perairan sekitar kawasan reklamasi pantai Manado. Jurnal Ilmiah Platax. 1(3): 109-117.

New, M. B., Valenti, J. H. Tidwell, L. R. D'Abramo and M. N. Kutty. 2009. Freshwater Prawns: Biology and Farming. Wiley-Backwell. 159 p.

Soto, D. X., E. Gacia and J. Catalan. 2013. Freshwater food web studies: a plea for multiple tracer approach. Limnetica. 32(1): 97-106.

No comments:

Post a Comment