Thursday, March 12, 2020

Ikan Wader Merah Atau Bader Merah; Klasifikasi, Morfologi, Habitat Dll



Wader Merah atau Abang penyebutannya dikarenakan ikan yang berjenis kelamin jantan memiliki warna merah pada pipi, sirip anal dan ekornya. Pada masing-masing daerah, penduduk setempat memiliki penyebutan yang berbeda-beda untuk mendefinisikan ikan ini. Misalnya di daerah Jogjakarta, ikan ini biasa di sebut Derbang, Moro Soco, Jemblung, di daerah Jawa Barat di sebut Lelawak, di Jawa Timur orang menyebut sebagai iwak Wadonan.

KLASIFIKASI IKAN WADER MERAH
Menurut Kottelat (1993) dalam Yonarta (2015), menyatakan bahwa klasifikasi ikan Wader merah adalah sebagai berikut:
Kingdom
: Animalia
Phylum
: Chordata
Class
: Actinopterygii
Order       
: Cypriniformes
Family
: Cyprinidae
Genus
: Puntius
Species
: Puntius bramoides

HABITAT IKAN WADER MERAH
Ikan Wader merah merupakan ikan air tawar, tingkat keasaman optimumnya pada pH 6,5 sampai dengan 7,0, suhu optimum yang cocok untuk ikan wader merah adalah pada suhu 20 ˚C sampai dengan 26 ˚C, hidup pada perairan daerah beriklim tropik, dapat digunakan sebagai ikan akuarium ataupun digunakan secara komersial (Budiharjo,2002) dalam Yonarto (2015).

FISIOLOGI IKAN WADER MERAH
Menurut Anjarsari (2010), menyatakan bahwa fisiologi ikan wader merah adalah Pengaturan tinggi-rendahnya padat tebar pada budidaya ikan akan menentukan efektivitas penggunaan air dan ruang dalam produksi per unitnya. Permasalahan padat tebar ini sangat kompleks karena dapat mempengaruhi kebiasaan dan fisiologi ikan. Perubahan kebiasaan dikarenakan kebutuhan ikan akan ruang, sedangkan perubahan fisiologi berhubungan dengan kebutuhan air. Padat tebar dapat mempengaruhi kesehatan, perilaku, pertumbuhan dan kualitas ikan, serta kualitas air. Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi diterimanya padat tebar yang tepat, antara lain kadar oksigen, ukuran ikan, suhu air, aliran air, tersedianya ruang, kadar karbondioksida, dan kadar ammonia.

MORFOLOGI IKAN WADER MERAH
Menurut Santoso (1993) dalam Yonarta (2015), menyatakan bahwa secara morfologi ikan Wader merah memiliki kesamaan dari ikan keluarga Cyprinidae lainya. Mempunyai bentuk badan memanjang pipih kesamping (compresed). Mulut (bibir) berada di ujung tengah (terminal). Dapat disembulkan dan bersifat lunak (elastis). Memiliki kumis (barbel) 2 pasang (empat buah), ikan Wader merah memiliki jari-jari sirip punggung (dorsal) yang keduanya dapat mengeras seperti gergaji. Sedangkan letak antara kedua sirip, punggung dan perut bersebrangan. Sirip dada (pectoral) terletak di belakang tutup hidung (operculum).

CIRI-CIRI IKAN WADER MERAH
Menurut Yonarta (2015), menyatakan bahwa ciri dari ikan Wader merah adalah terdapat warna merah pada setiap pangkal siripnya, dan sisik berwarna perak terang sehingga ikan ini memiliki potensi untuk dijadikan ikan hias.

PERKEMBANGAN ATAU REPRODUKSI IKAN WADER MERAH
Secara umum ikan Wader merah memiliki pola reproduksi seperti ikan dari keluarga cyprinidae lainya. Pembuahan sel telur oleh sel sperma terjadi di luar tubuh (eksternal). Keberhasilan pemijahan ikan di alam sangat tergantung dari lingkungan seperti suhu, Do, pakan serta terhindar dari predator dan infeksi penyakit (Heruwati,2002).

PERAN IKAN WADER MERAH DI PERAIRAN
Ikan wader pada umumnya dimanfaatkan untuk dikonsumsi secara lokal sebagai lauk. Beberapa warung makan di Jawa dan Kalimantan ada yang menjadikan wader sebagai menu utamanya. Rata-rata wader yang dikonsumsi merupakan hasil tangkapan dari alam liar lantaran masih sangat jarang yang membudidayakan ikan kecil ini. Padahal di luar negeri, konon, ikan ini telah memiliki nilai komersial yang cukup tinggi sebagai ikan hias (Heruwati,2002).

TINGKAH LAKU IKAN WADER MERAH
Ikan Wader merah merupakan jenis ikan omnivora yaitu pemakan segala. Di habitat alaminya ikan Wader merah memakan berbagai pakan alami, namun ikan ini cenderung lebih banyak makan bahan-bahan dari tumbuhan termasuk daun-daunan, algae, dan lumut (Howlett,2008).

MANFAAT IKAN WADER MERAH

Protein yang Tinggi
Ikan air tawar ini mempunyai kandungan protein yang cukup tinggi. TemanBaik juga tahu kan, apa saja kegunaan senyawa organik yang satu ini bagi tubuh? Paling tidak, protein akan membantu meningkatkan massa otot, memproduksi antibodi untuk sistem imun tubuh, dan masih banyak lainnya.

Fosfor untuk Kesehatan Tulang
Siapa sangka kecil-kecil begini ternyata ikan wader mempunyai kandungan fosfor yang baik untuk kesehatan tulang? Dengan cukupnya asupan zat yang satu ini setiap hari, kamu pun dapat meminimalisir risiko pengeroposan tulang dan gangguan semacamnya.

Asam Lemak Omega 3
Seperti jenis ikan lainnya, wader juga memberikan manfaat omega 3 bagi tubuh. Jenis lemak tidak jenuh ini terutama sangat membantu meningkatkan fungsi dan perkembangan saraf pada anak-anak. Di samping itu, omega 3 juga dapat menekan risiko berbagai penyakit seperti kanker dan kardiovaskular, menormalkan kandungan kolesterol tubuh, hingga mencegah demensia.

Vitamin dan Mineral
Ikan wader punya kandungan vitamin dan mineral yang sangat baik dan dibutuhkan tubuhkan. Kandungan zat besi misalnya, akan sangat kamu butuhkan untuk menjaga produksi sel darah merah. Selain itu, ada pula vitamin B12 yang membantu menjaga staminamu dalam melakukan aktivitas sehari-hari serta memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak.

PENULIS
Eka Ratna Sari
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

EDITOR
Gery Purnomo Aji Sutrisno
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

DAFTAR  PUSTAKA
Anjarsari, B. 2010. Pangan hewani: Fisiologi Pasca Mortem dan Teknologi Graha Ilmu.          Jakarta 273 hlm.
Heruwati, S.E.     2002.         Pengelolaan Ikan Secara Tradisional:     Prospek dan Peluang Pengembangan.  Pusat Riset Pengolahan Produk dan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan.          Jakarta. Jurnal Litbang Pertanian 21(3): 92-99.
Howlett,J.   2008.         Functional Foods: From Science to Health and Claims. International Life Sciences Institute Europe.ISBN 9789078637110.
http://jejakpetualangsungai.blogspot.com/2011/07/
https://www.beritabaik.id/read?editorialSlug=kuliner&slug=1551024589628-biar-kecil-ikan-wader-punya-banyak-kebaikan-untuk-tubuhmu-loh

No comments:

Post a Comment