Saturday, April 18, 2020

Ikan Palmas Albino; Klasifikasi, Morfologi, Habitat Dll



Ikan Palmas Albino (Polypterus senegalus albino) merupakan varian Polypterus senegalus yang tidak memiliki pigmen warna sehingga memiliki tubuh berwarna putih. Keunikan lainnya adalah bola mata merah terang dan bersinar dalam ruangangelap. Ikan palmas jenis albino masih sulit untuk memijah dalam wadah terkontrol, sehingga produksinya masih rendah.

Ikan palmas disebut juga ikan naga, ikan purba atau ikan primitif tergolong ikan yang unik karena ikan ini tidak berenang cepat dengan sirip dan ekornya melainkan bergerak dengan berjalan di dasar perairan menggunakan siripnya. Keunikan ini menyebabkan ikan palmas memiliki harga yang cukup tinggi. Ikan ini juga sangat toleran terhadap kualitas air dengan kadar oksigen rendah, yakni masih dapat hidup pada keadaan hipoksia atau pada kadar oksigen kurang dari 2,5 mg/liter (Babiker 1984), sehingga relatif lebih mudah dalam pemeliharaannya. Jadi walaupun jumlah produksinya relatif sedikit dibandingkan ikan lainnya, namun karena harganya cukup tinggi sehingga menghasilkan nilai penerimaan yang tinggi pula. Budi daya ikan palmas albino tidak memerlukan investasi dan biaya yang terlalu besar, sehingga penghematan biaya ini menyebabkan marjin keuntungan yang diperoleh juga tinggi.

Palmas merupakan nama Indonesia untuk jenis ikan yang termasuk ke dalam famili Polypteridae yang artinya bersirip banyak dan disebut juga bichir. Polypteridae adalah kelompok ikan yang memiliki posisi penting dalam filogenetik sehingga keberadaannya sangat penting untuk memahami radiasi awal ikan bertulang (bony fish) dan sebagian actinopterygians (Lund dalam Claeson et al., 2007).Polypterus senegalus adalah spesies polypteridae yang berasal dari Afrika barat, khususnya di Sungai Nil (Kodera et al., 1994). Ikan jenis ini dikenal juga dengan nama Senegal bichir, Cuvier’s bichir, graybichir. Di Indonesia, Polypterus senegalus menjadi salah satu ikan hias air tawar introduksi yang baru berkembang di Indonesia pada tahun 1997-an.

Ikan ini memiliki dua kantung udara menyerupai paru-paru sehingga jika dipelihara dalam akuarium akan meloncat sesekali untuk mengambil udara. Alat pernapasan tambahan tersebut juga menjadikan ikan palmas mampu hidup di perairan yang rendah oksigen, seperti perairan berlumpur, dangkal atau pun perairan dengan tanaman air tumbuh subur. Ikan palmas tergolong ikan yang sangat toleran terhadap kualitas air (Igarashi dalam Kodera et al. (1994); Budgett dalam Hall (2001)). Sebagai bukti, Arnoult dalam Kodera et al.(1994) menemukan P. senegalus di Sungai Upper Volta yang memiliki suhu ekstrim (22°C pada bulan Januari dan 29°C pada bulan Juni–Juli), tidak jernih (keruh); pH 6,0–7,0;dan memiliki kesadahan air 0–5 dH.

KLASIFIKASI IKAN PALMAS ALBINO
Menurut Rohmy et al (2010), ikan Palmas Albino memiliki klasifikasi sebagai berikut :
Kingdom
: Animalia
Phylum
: Chordata
Class
: Actinopterygii
Ordo
: Polypteriformes
Family
: Polyptridae
Genus
: Polypterus
Spesies
: Polypterus senegalus albino
         
FISIOLOGI IKAN PALMAS ALBINO
Menurut Evans (2011), ikan Polpterus senegalus albino merupakan ikan primitif yang berbentuk seperti ular berasal dari Afrika. Ikan ini merupakan ikan jenis predator. Ikan palmas dapat berjalan diatas permukaan tanah dengan menggunakan sirip dadanya yang sangat kuat. Oleh karena itu diperlukan penutup dalam pemeliharaannya agar ikan ini tidak meloncat dari tempat pemeliharaan.

MORFOLOGI IKAN PALMAS ALBINO
Menurut  Budiman s (2011), ikan Polypterus senegalus albino berbentuk panjang dan langsing, mempunyai sirip keras dan mengkilat berbentuk seperti belah ketupat. Sirip punggung terdiri dari sekelompok sipip kecil yang tampak seperti gigi. Ikan ini mempunyai insang serta mempunyai alat pernapasan tambahan yang berfungsi seperti paru-paru sehingga dapat digunakan untuk menghirup udara di permukaan air. Ikan ini bentuk nya hamper mirip dengan kadal dan ikan salamander.

CIRI-CIRI IKAN PALMAS ALBINO
Menurut Evans (2011), cirikhas ikan Polpterus senegalus albino adalah badannya ang berwarna krem dan matanya berwarna merah darah, selain itu ikan ini juga dapat tumbuh hingga mencapai panjang 35 cm.

REPRODUKSI IKAN PALMAS ALBINO
Ikan Polpterus senegalus albino kebanyakn memijah pada musim hujan karena pada musim hujan banyak makanan sehingga ikan ini bisa mudah mencari sumber energy untuk pemijahan, Biasanya antara bulan juli – September (Anonim,2009).

PERAN IKAN PALMAS ALBINO DI PERAIRAN
Menurut Said (2005) ikan ini termasuk ikan omnivora artinya ikan ini berperan sebagai konsumen primer artinya ikan ini mampu menjadi pengendali ekosistem diperairan.

HABITAT IKAN PALMAS ALBINO
Ikan palmas albino biasanya ditemukan di sekitar perairan yang tenang ikan ini sering terdapat di rawa-rawa atau sungai. Ikan palmas albino bisa hidup di perairan yang keruh (Evans, 2011).

TINGKAH LAKU IKAN PALMAS ALBINO
Ikan palmas albino merupakan ikan yang beraktivitas dimalam hari artinya ikan  ini bersifat nocturnal atu foto taksisi negatife. Ikan palmas albino termasuk ikan reotaksis negative yakni mengikuti arus. (Anonim, 2009).

MANFAAT IKAN PALMAS ALBINO
Ikan Palmas Albino sebagai ikan hias memiliki peluang pasar di Indonesia. Hal tersebut dipengaruhi oleh permintaan yang meningkat cepat, terutama oleh para kolektor maupun pembudidaya (breeder) dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas ikan hias atau dibudidayakan, kemudian diekspor untuk memenuhi minat para penggemar ikan hias yang sesuai dengan permintaan pasar internasional (Daelami, 2001).

PENULIS
Lukman Hakim
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

EDITOR
Gery Purnomo Aji Sutrisno
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

DAFTAR PUSTAKA
Anonim,2009http://www.aquaticcommunity.com/predatory/breedingbichirphp diakses tanggal 1 januari 2016, 20.30 WIB.
Antony. J.W and K. Murice, 1993.Freshwater Fishes of Westerm Indonesia and Sulawesi. HK : Periplus Edition. 377 pp.
Daelami, D. 2001. Usaha pembenihan ikan hias air tawar. Penebar swadaya, Jakarta.
Diatin, I., R. Larasati., R. E. Ellanda. Analisis marjin keuntungan usaha budi daya ikan hias skala mikro di Bogor. Prosiding Seminar Nasional Ikan ke 8. Hal 79-85
Evan, D. H. 1993. The Physiology of Fishes. CCR Press. London.
https://indonesian.alibaba.com/product-detail/albino-senegalus-bichir-polypterus-senegalus-sp-4-cm-rare-ancient-exotic-fish-50032016795.html
Jeantora, H., M. Amri., dan U. Bulanin. Pematangan Gonad Ikan Palmas (Polypterus Senegalus) Dengan Menggunakan Pakan Yang Berbeda. Hal 1-6.
Rohmy, S., Asep P., Wahyu S., dan B. Nur. 2010. Pengamatan Pemijahan Ikan palmas Albino (pohypterus sengalus albino) dengan Stimulasi Hormon  Gonadotropin. Prosiding forum Inovasi Teknologi Akuakultur. Depok. 454 hal.

No comments:

Post a Comment