Sunday, April 19, 2020

Ikan Gurame Atau Gurami Bibir Tebal, Colisa Labiosa Atau Thick Lipped Gourami; Klasifikasi, Morfologi, Habitat Dll



Ikan Gurami Berbibir Tebal Colisa Labiosa Atau Thick Lipped Gourami (Colisa labiosa) diperkenalkan ke akuarium Eropa tengah pada tahun 1904 dari Burma selatan. Tetapi Pinter (I960) dan Vier ^ e (1975) melakukannya tidak setuju untuk menganggap labiosa sebagai spesies terpisah £ u. fa sc lata. Pinter (I960) dengan tegas menyatakan bahwa spesies secara keliru disebut oleh kami sebagai * Colisa labiosa * dan tentu saja itu hanya varietas, mungkin sub spesies Colisa fasciata yang dengan pemberitahuan lebih lanjut akan ditunjuk hanya sebagai C. fasciata. Namun Jayaram (1981) menyebutkan Colisa labiosus (Day) sebagai spesies terpisah dengan penyebarannya hanya terbatas di Burma. Dapat disebutkan itu £ labiosa tidak pernah diamati di habitat manapun.

KLASIFIKASI GURAMI BIBIR TEBAL, COLISA LABIOSA ATAU THICK LIPPED GOURAMI
Kingdom
: Animalia
Phylum
: Chordata
Subphylum
: Vertebrata
Subclass
: Gnathostomata
Class
: Actinopterygii
Ordo
: Perciformes
Family
: Osphronemidae
Genus
: Colisa
Spesies
: Colisa labiosa (Myers, P., R et al. 2015)

HABITAT GURAMI BIBIR TEBAL, COLISA LABIOSA ATAU THICK LIPPED GOURAMI
Ikan ini asli dari Birma. Ikan ini banyak diangkut seluruh dunia untuk industri ikan akuarium dan tambahan berbibir tebal umumnya damai, mudah untuk menjaga ikan cocok untuk akuarium komunitas tropis. Seperti spesies Trichogaster lain, cenderung menjadi sedikit pemalu dan akan menghargai kehidupan tanaman bersembunyi di bawah jika merasa terancam.  Mereka makan berbagai makanan termasuk serpihan, bloodworms, dan udang air garam. Ikan ini tidak boleh dipelihara dengan ikan seperti duri atau sirip ventral benang-seperti mereka dapat menggigit ke tunggul. Colissa labiosa adalah salah satu spesies ikan yang hidup diperairan umum, ikan ini tergolong ikan air tawar. kebanyakan hidup di air yang tenang dan kadang kadang hidup di perairan dengan konsentrasi rendah diantara vegetasi yang lebat pada suhu optimal 26-28C; pH 6,5-7,0 dan kekerasan 7-10 dh
(kottelat dkk,1993)

REPRODUKSI GURAMI BIBIR TEBAL, COLISA LABIOSA ATAU THICK LIPPED GOURAMI
Ikan melakukan reproduksi secara eksternal. Dalam hal ini, ikan jantan dan betina akan saling mendekat satu sama lain kemudian si betina akan mengeluarkan telur. Selanjutnya si jantan akan segera mengeluarkan spermanya, lalu sperma dan telur ini bercampur di dalam air atau sering disebut Oviparus.(Roberts, T.R.,1992).

Perkembangbiakan Seperti kebanyakan ikan labirin lain, gurami berbibir tebal (colisa labiosa) membangun sarang gelembung di mana telur ditempatkan. Namun, induk betina pada ikan ini meletakkan telurnya dalam sarang busa tanpa dijatuhkan. Ini disebabkan telurnya mengapung sehingga induk jantan hanya menungguinya saja. (D arti S.L dan Iwan D. 2006)

FISIOLOGI GURAMI BIBIR TEBAL, COLISA LABIOSA ATAU THICK LIPPED GOURAMI
Pada ikan colisa labiosa sistem pernapasan ikan tersebut masuk dalam kategori ikan bertulang sejati dan pastinya memiliki tutup insang atau disebut Operkulum. Sistem pernapasan insang meliputi fase inspirasi (menarik napas) dan fase ekspirasi (membuang napas) air yang keluar melalui celah celah insang akan menyentuh lembaran lembaran insang. Lembaran insang ini banyak mengandung kapiler darah, sehingga bagian inilah terjadi pertukaran gas, yaitu darah mengikat oksigen dan melepaskan karbon dioksida. (Aryulina, Diah.2009)

Ikan colisa labiosa merupakan ikan yang mengalami perubahan kebiasaan makan. Bahwa ikan ini pada fase bulan pertama kehidupannya merupakan ikan karnivora yaitu pemakan detritus. Fase remaja kebiasaan makannya berubah menjadi omnivora (pemakan detritus dan dedaunan)dan memasuki fase dewasa ikan colisa labiosa menjadi ikan herbivora (pemakan dedaunan hijau) dengan perubahan kebiasaan makan ini menjadikan pertumbuhannya menjadi lambat. Dimana colisa labiosa ini lebih cenderung ke omnivora dimana untuk rongga mulut bergigi kecil dan usus berukuran sedang 2-3 kali dari panjang tubuhnya. (Aslamsyah, 2008)

MORFOLOGI GURAMI BIBIR TEBAL, COLISA LABIOSA ATAU THICK LIPPED GOURAMI
Ikan colisa labiosa memiliki nama dagang gouramy, tetapi sebenarnya ikan ini termasuk jenis sepat. Spesies ini dapat mencapai panjang 9 cm (3,5 in). ikan ini dapat hidup dengan 2 jenis alat kelamin (seksual), perempuan menjadi keperakan tapi laki-laki ditandai dengan miring, tipis strip merah dan biru di sepanjang sisi-sisi nya. Dan ikan gurami berbibir tebal (colisa labiosa) adalah ikan akuarium yang populer. (kottelat dkk, 1993)

CIRI-CIRI GURAMI BIBIR TEBAL, COLISA LABIOSA ATAU THICK LIPPED GOURAMI
Ciri khusus ikan ini berwarna coklat bergaris biru di sepanjang tubuhnya. Sirip punggungnya biru sedikit orange, sirip perut kuning biru dengan ujung merah, dan ekornya biru. Warna ikan betina kurang cerah, terutama pada sirip yang sangat pudar (Darti S.L dan Iwan D. 2006)

REPRODUKSI GURAMI BIBIR TEBAL, COLISA LABIOSA ATAU THICK LIPPED GOURAMI
Perkembangbiakan Seperti kebanyakan ikan labirin lain, gurami berbibir tebal (colisa labiosa) membangun sarang gelembung di mana telur ditempatkan. Namun, induk betina pada ikan ini meletakkan telurnya dalam sarang busa tanpa dijatuhkan. Ini disebabkan telurnya mengapung sehingga induk jantan hanya menungguinya saja. (Darti S.L dan Iwan D. 2006)

PERAN GURAMI BIBIR TEBAL, COLISA LABIOSA ATAU THICK LIPPED GOURAMI DI PERAIRAN
Colisa labiosa adalah  ikan omnivore dan terletak pada tingkat trofik tertinggi dihabitatnya dan disebut konsumen puncak dalam rantai makanan, ikan ini memakan segala bentuk jenis makanan berupa fitoplankton, zooplankton,serangga, dan daun tumbuhan lunak seperti kangkung air, dan genjer. (Mikrajuddi.2010)

TINGKAH LAKU GURAMI BIBIR TEBAL, COLISA LABIOSA ATAU THICK LIPPED GOURAMI
Tingkah laku ikan ini tidak bersifat agresif maka untuk pemeliharaannya dapat dicampurkan antara jantan dan betina di dalam  bak atau akuarium (Darti S.L dan Iwan D. 2006)

MANFAAT GURAMI BIBIR TEBAL, COLISA LABIOSA ATAU THICK LIPPED GOURAMI
Gurami bibir tebal colisa labiosa atau thick lipped gourami bermanfaat sebagai ikan hias diperkenalkan ke akuarium Eropa tengah pada tahun 1904 dari Burma selatan dan sekarang banyak disenangi penghobi ikan hias karena warna badannya yang cerah dan unik.

PENULIS
M. Bhre Rakai M. F.
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

EDITOR
Gery Purnomo Aji Sutrisno
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

DAFTAR PUSTAKA
Aryulina, Diah.2009. Biologi 2 SMA Jakarta : ESIS Erlangga,2009.
Aslamsyah, 2008. http://digilib.unila.ac.id/3125/15/Bab%202.pdf. Diakses pada tanggal 22 desember 2015 pukul 10.13 wib.
Axelrod, Herbert. R, Warren, E.Burgess, Clief, W. Emmens dan Neal Pronek Jerry, G. Walls.1987.ATLAS Of Freshwater Aquarium Fishes Mini-Edition. T.F.H Publications, Inc. 961 page.
Cuvier GL, Valenciennes A, 1831. Histoire naturelle des poisons, vol 7. Levrault, paris.
D arti S.L dan Iwan D. 2006. Penyakit ikan hias. Penebar Swadaya. Jakarta.
Garcia-Berthou E. 2007. The Charateristics of invasive fishes: what has been learned so far. Journal of fish biology 71:33-35.
Huet, M. 1971. Text Book of Fish Culture, Breeding and Cultivation of Fish. Fishing News (Books). 436 hal.
Kottelat, M,. Kartikasari, S.N., Whitten, A.J., and Wirjoatmadja, S.1993. Freshwater Fishes of Western Indonesia and Sulawesi, Periplus Edition Liumited. Jakarta.
Kottelat, M. A. 1993. Ikan Air Tawar di Perairan Indonesia bagian Barat dan Sulawesi. Periplus Edition (HK) Limited Bekerja Sama Proyek EMDi. Kantor Kementrian Kependudukan dan Lingkungan Hidup Republik Indonesia. Jakarta. 594 hal.
Mikrajuddi. 2010. Biologi 2A SMP/MTs.Jakarta : ESIS Erlangga,2010.
Myers, P., R. Espinosa, C. S. Parr, T. Jones, G. S. Hammond, and T. A. Dewey. 2015. The Animal Diversity Web (online). Accessed at http://animaldiversity.org.
Weatherley, A. H. 1976. Growth and Ecology of Fish Populations Academic Press. New York. Viii + 287 hal.
Welcomme, R. L. 2001. Inland Fisheries: Ecology and Management. Blackwell Science Ltd. London.xvii + 353 hal.

No comments:

Post a Comment