Friday, March 6, 2020

Ikan Jeler atau Jeler Kecil; Klasifikasi, Morfologi, Habitat Dll



Ikan Jeler atau Jeler Kecil (Nemacheilus Chrysolaimos) merupakan sejenis ikan air tawar bertubuh kecil. Ikan ini hidup di sungai-sungai kecil, yang jernih dan beraliran deras, serta menyebar di wilayah Jawa Barat. Kepalanya berwarna cokelat, dilengkapi dengan sebuah bintik gelap di antara kedua mata, serta dua bintik yang lain di tiap sisi fontanel, kemudian sisi bawah berwarna putih.

KLASIFIKASI IKAN JELER KECIL
Menurut Hasselt (1823), klasifikasi ikan jeler kecil adalah sebagai berikut :
Kingdom
: Animalia
Phylum
: Chordata
Class        
: Actinopterygii
Ordo
: Cypriniformes
Family
: Balitoridae
Genus
: Nemacheilus
Species
:Nemacheilus chrysolaimos

HABITAT IKAN JELER KECIL
Hidup di sungai-sungai kecil yang jernih dan beraliran deras. substrat berupa pasir atau batu kerikil. Mangsanya di antaranya adalah tempayak lalat (Diptera) dan Trichoptera (Valenciennes, 1846).

FISIOLOGI IKAN JELER KECIL
Fisiologi ikan mencakup proses osmoregulasi, sistem sirkulasi, sistem respirasi, bioenergetik dan metabolisme, pencernaan, organ-organ sensor, sistem saraf, sistem endokrin dan reproduksi (Fujaya,1999).

Stickney (1979) menyatakan salah satu penyesuaian ikan terhadap lingkungan ialah pengaturan keseimbangan air dan garam dalam jaringan tubuhnya, karena sebagian hewan vertebrata air mengandung garam dengan konsentrasi yang berbeda dari media lingkungannya. Ikan harus mengatur tekanan osmotiknya untuk memelihara keseimbangan cairan tubuhnya setiap waktu.

MORFOLOGI IKAN JELER KECIL
Ikan yang bertubuh kecil, gilig memanjang, panjang standar (tanpa lembar sirip ekor) hingga sekitar 50 mm. Batang ekor (caudal peduncle) panjangnya sekitar 1,1 – 1,5 kali tingginya, tanpa sisik-sisik lancip di sekitar gurat sisi. Mata 18-26 kali lebih pendek daripada panjang standar. Terdapat 9 – 18 pita (belang) warna gelap tipis yang tidak teratur di sepanjang tubuhnya. Kepala berwarna cokelat, dengan sebuah bintik gelap di antara kedua mata dan dua bintik yang lain di tiap sisi fontanel; sisi bawah berwarna keputihan. Panjang kepala di sisi lateral berkisar antara 19,7 – 24,9% (rata-rata 22,0%) dibandingkan panjang standar (SL, standard length). Panjang kepala di sisi dorsal 16,2 – 20,3 (18,3) % SL. Tinggi kepala (di atas mata) 8,3 – 12,5 (10,1) % SL. Tinggi badan (di awal sirip dorsal) 13,9 – 21,6 (16,6) % SL. Tinggi batang ekor 10,2 – 13,1 (11,8) % SL. Tubuh berbelang-belang. 40 mm SL. Mulutnya terletak di bawah moncong, melengkung seperti busur. Di sekitar mulut terdapat tiga pasang sungut pendek. Pasangan sungut moncong (rostral barbels) yang sebelah dalam ujungnya mencapai tengah mata bagian bawah. Pasangan sungut moncong sebelah luar dan sungut rahang atas (maxillary barbels) ujungnya dapat mencapai paruh kedua wilayah post-orbital di sisi kepala. Tonjolan di atas lubang hidung (nares) bagian depan berupa tabung pendek yang terpangkas miring.  Jari-jari sirip punggung (dorsal) 4/8 (sederhana/bercabang); sirip anal 3/5. Jari-jari sirip dada (pectoral) 11-13; sirip perut (ventral) 8; dan sirip ekor (caudal) 9+8 (Valenciennes, 1846).
         
CIRI-CIRI IKAN JELER KECIL
Ikan jeler kecil ini sangat suka makan. Mangsanya di antaranya adalah tempayak lalat (Diptera) dan Trichoptera. Ikan jeler kecil sangat suka makanan tersebut. Di karenakan ikan jeler hidupnya di sungai-sungai kecil yang jernih dan beraliran deras, dengan substrat berupa pasir atau batu kerikil (Hasselt, 1823).

REPRODUKSI IKAN JELER KECIL
Menurut Effendie  (2002), sifat seksual primier ikan ditandai dengan adanya organ yang secara langsung yang berhubungan dengan proses reproduksi, yaitu ovarium beserta pembuluhnya pada ikan betina dan testis pada pembuluhnya pada ikan jantan.

PERAN IKAN JELER KECIL DI PERAIRAN
Ikan ini sangat agresif bila ditempatkan dalam ruang gerak yamg terbatas atau sempit missal seperti dalam akuarium dengan komunitas cukup banyak. Ikan ini diketahui tidak suka berteman kecuali saat remaja (Cuvier,1829).

TINGKAH LAKU IKAN JELER KECIL
Tingkah laku ikan adalah adaptasi tubuh ikan terhadap pengaruh lingkungan internal dan eksternal. Yang termasuk lingkungan eksternal adalah oksigen, cahaya, salinitas, dan factor lingkungan lainnya. Yang termasuk lingkungan internal adalah kematangan gonad, pertumbuhan (WIbisono,2014).

MANFAAT IKAN JELER KECIL

1. Mengandung Protein
Protein yang terkandung dalam ikan Jeler Kecil berperan penting dalam tubuh manusia. Diantaranya yaitu mampu meningkatkan massa otot, menjaga ketahanan tubuh, dan menjaga daya tahan tubuh. Maka dari itu anda perlu mengonsumsinya secara teratur.

2. Menjaga Kesehatan Otak
Kandungan asam lemak omega 3 yang terdapat dalam ikan Jeler Kecil,bermanfaat mampu meningkatkan kesehatan otak. Selain itu juga mempercepat dalam oksigenasi ke otak dan berguna untuk keseimbangan cairan yang tepat di seluruh tubuh, yang memfasilitasi respon syaraf.

3. Melancarkan Peredaran Darah
Kadar zat besi yang tergolong tinggi pada ikan Jeler Kecil,berkhasiat membantu memperlancar peradaran darah. Dengan seperti itu, tubuh akan menjadi lebih segar dan bugar. Hal ini dapat mencegah terjadinya berbagai macam penyakit berbahaya, seperti jantung, penyumbatan pembuluh darah dan stroke.

4.Memperkuat Struktur Tulang
Pada daing ikan Jeler Kecil, memiliki kandungan vitamin D. Berperan dalam tubuh yaitu membantu memperkuat struktur tulang manusia. Bagi para lansia, konsumsi ikan ini mampu membantu mencegah osteoporosis. Selain itu, dalam masa pertumbuhan, mengonsumsi ikan ini dapat membantu untuk tumbuh tinggi.

5. Sumber Energi
Mengonsumsi ikan Jeler Kecil, bermanfaat sebagai sumber energi bagi manusia. Dagingnya memiliki kandungan kalori yang cukup tinggi, dilengkapi adanya protein. Sehingga anda tidak akan mudah capek, lemas dan lesu.

PENULIS
Dzikrul Hakim Amrullah
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

EDITOR
Gery Purnomo Aji Sutrisno
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

DAFTAR PUSTAKA
Effendi,I.2002. Probiotics of Marine Organisme Disease Protection. Pekanbaru: FPIK. Universitas Riau. 72 hlm.
http://langgengpancing.com/blog/manfaat-dan-khasiat-ikan-jeler-kecil/
van Hassel, J.C. 1823. Uittreksel uit een brief van den Heer J.C. van Hasselt, aan den Heer C.J. Temminck, geschreven uit Tjecande, Residentie Bantam, den 29 sten December 1822. Algemeene Kunst- en Letter-Bode voor het jaar 1923, II deel, No 35, Vrijdag den 16 den Mei: 130-133
Wibisono, S.A. 2014. “Studi Tentang Bio-Ekologi Ikan Uceng (Nemachellus sp.) di Desa Babatan Kecamatan Wlingi Kabupaten Blitar”. Skripsi. Malang : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya.

No comments:

Post a Comment