Friday, March 27, 2020

Agama Islam Etika Pergaulan Dengan Lawan Jenis Dan Sesama Jenis


Arab, Kembali, Budaya, Dubai, Timur, Manusia, Islam

ADAB/ETIKA PERGAULAN DENGAN LAWAN JENIS
Perintah untuk menutup aurat dijelaskan dalam firman Allah QS. An-Nur : 31 yang janganlah menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau mereka,   atau   putra putra mereka, atau putra-putra suami mereka, saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara laki-laki mereka, putra-putra saudara perempuan atau perempuan-perempuan budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki (tua) mempunyai keinginan perempuan), atau anak-anak mengerti tentang aurat.

TIDAK BERIKHTILAT
Dan wanita yang Yusuf tinggal di rumahnya menggoda Yusuf untuk menundukkan dirinya kepadanya dan dia menutup pintu-pintu seraya berkata, ‘Marilah ke sini.’ Yusuf berkata, ‘Aku berlindung kepada Allah, sungguh tuanku telah memperlakukan aku dengan baik.’ Sesungguhnya orang-orang zalim tidak akan beruntung.” (QS. Yusuf: 23) Perempuan tidak boleh melihat aurat sesama perempuan. Begitupula laki-laki tidak boleh melihat aurat (kemaluan) sesama laki-laki Saling memberi salam dan berjabat tangan. Memberi salam hanya untuk sesama muslim Saling menyambung tali silaturrahmi dan mempererat persahabatan Memahami kekurangan dan kelebihan masing-masing, Tolong menolong terhadap sesama, Rendah hati dan tidak sombong Saling mengasihi, Saling nasehat dengan kebaikan dan kesabaran Saling mendoakan dengan kebaikan.

Dalam hal menjaga aurat, Nabi pun menegaskan sebuah tata krama yang harus diperhatikan, beliau bersabda: “Tidak dibolehkan laki-laki melihat aurat (kemaluan) laki-laki lain, begitu juga perempuan tidak boleh melihat kemaluan perempuan lain. Dan tidak boleh laki-laki berkumul dengan laki-laki lain dalam satu kain, begitu juga seorang perempuan tidak boleh berkemul dengan sesama perempuan dalam
satu kain.” (HR. Muslim).

SALING MEMBERI SALAM DAN BERJABAT TANGAN
Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bahwasanya ada seseorang yang bertanya pada Nabi SAW: Amalan islam apa yang paling baik?” Beliau shallallahu ‘alaihi wa lantas menjawab, “Memberi makan (kepada orang yang butuh) mengucapkan salam kepada yang engkau kenali dan kepada orang yang tidak engkau kenali. Bukhari no. 6236) Tidak ada dua orang muslim yang berjumpa lalu berjabat melainkan keduanya dosanya sebelum berpisah.” (HR. Abu Dawud)

TOLONG-MENOLONG TERHADAP SESAMA ALLAH AZZA WA JALLA BERFIRMAN:
Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya (QS. Al-Ma’idah: 2).

RENDAH HATI DAN TIDAK SOMBONG
Artinya: Adapun hamba-hamba Tuhan Yang Maha Pengasih itu adalah orang-orang yang berjalan di bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang bodoh menyapa mereka (dengan kata-kata yang menghina), mereka mengucapkan “Salam”. (QS. Al-Furqan: 63)

Artinya: Dan janganlah engkau berjalan di bumi ini dengan sombong, karena sesungguhnya engkau tidak akan dapat menembus bumi, dan tidak akan mampu menjulang setinggi gunung. (QS. Al-Isra: 37)

PENULIS
Lianta Nova
Hendra Lesmana
Farida Mauludia
Rusyda Nur Adilah
Erlinda Arianti Putri
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

EDITOR
Gery Purnomo Aji Sutrisno
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

No comments:

Post a Comment