Thursday, November 7, 2019

Kingdom Animalia Mollusca Atau Moluska (Avertebrata)



CIRI-CIRI MOLUSKA ATAU MOLLUSCA
Menurut Marshal (1972), ciri-ciri molusca sebagai berikut : Merupakan hewan multiselular yang tidak mempunyai tulang belakang, Habitatnya di air maupun darat, Merupakan hewan triploblastik selomata, Struktur tubuhnya simetri bilateral, Tubuh terdiri dari kaki, massa viseral, dan mantel, Memiliki sistem syaraf berupa cincin syaraf, Organ ekskresi berupa nefridia, Memiliki radula (lidah bergigi), Hidup secara heterotrof, Reproduksi secara seksual.

KELAS GASTROPODA
Sering disebut sebagai hewan berkaki perut, kebanyakan hidup di laut dan beberapa jenis hidup di darat dan air tawar. Mempunyai anggota terbanyak kurang lebih setengah dari anggota molusca. Cangkang gastropoda pada pertumbuhannya mengalami torsi 180 derajat. Mempunyai kepala, mata dan umumnya mempunya radula. Pernapasan menggunakan insang, paru-pari atau keduanya.

KELAS BIVALVIA
Kelas Pelecypoda disebut juga dengan Bivalvia atau Lamellibrankhiata. Bivalvia atau pelecypoda adalah mollusca yang memiliki dua cangkang. cangkang tersebut terkunci seperti engsel sehingga dapat terbuka atau tertutup dengan bantuan beberapa otot yang besar.

KELAS POLYPLACOPHORA
polyplacophora adalah kelas dari anggota molusca. Contoh yang terkenal dari kelas ini adalah chiton sp. Chiton sp memiliki struktur yang sesuai dengan kebiasaan melekat pada batu karang.

SISTEM PENCERNAAN
Organ pencernaan dimulai dari mulut yang dilengkapi radula dan gigi – faring – perut – usus halus – anus. Kelenjar pencernaannya adalah hati yang berhubungan dengan perut.

SISTEM SARAF
Sistem saraf berupa cincin esofagus dan dua cabang saraf yang mensarafi mantel dan daerah kaki. Tidak terdapat ganglion yang jelas, tetapi ada sel-sel ganglion pada cabang saraf.

SISTEM EKSKRESI
Ekskresi dilakukan oleh sepasang ginjal yang bermuara ke arah posterior.

SISTEM REPRODUKSI
Reproduksi secara seksual, yaitu dengan pertemuan sel ovum dan sel sperma yang  terdapat     pada individu jantan dan betina.

KELAS SCHAPOPODA
Scaphopoda merupakan kelas terkecil dari mollusca. Hewan ini hanya hidup di laut dan dipantai yang berlumpur. Cangkangnya tajam berbentuk silinder, taring atau terompet yang kedua ujungnya terbuka, karena disesuaikan dengan tempat hidupnya. Warna yang paling sering adalah putih-coklat atau putih-hijau. Panjang tubuhnya sekitar 2 mm – 15 cm. Scaphopoda ini tidak memiliki insang, juga tidak memiliki jantung dan pembuluh darah.

KELAS CEPHALOPODA
Cephalopoda (Yunani: kephale yang berarti kepala, dan podos artinya kaki) adalah kelas dari Phylum Molluca yang memiliki alat gerak di bagian kepala. Kelas ini merupakan kelas dengan tingkat evolusi tertinggi di antara Mollusca. Tubuh simetri bilateral dengan kaki yang terbagi menjadi lengan-lengan yang dilengkapi alat pengisap dan system saraf yang berkembang baik berpusat di kepala. Kelompok ini memiliki badan lunak dan tidak memiliki cangkang tebal seperti kelas lainnya. Mantelnya menyelimuti seluruh tubuh dan membentuk kerah yang longgar di dekat leher.

SISTEM REPRODUKSI
Chepalopoda bersifat diesius. Pada waktu kopulasi spermatofor dari hewan jantan dimasukan dalam rongga mantel betina dengan pertolongan hektokotilus yang berbentuk seperti sisir. Telur cumi-cumi besar dan bersifat megalesita dan jika menetas tidak melewati tahap larva.

KEUNTUNGAN DARI FILUM MOLUSCA
Sumber makanan yang mengandung protein tinggi,misalnya: tiram batu (Aemaea sp),kerang (Anadara sp),kerang hijau (Mytilus viridis), sotong (Sepia sp),cumi-cumi (logio sp),remis (corbicula jjavanica),dan bekicot (Achatina fulica). b. Perhiasan,misalnya tiram mutiara (pinchada margaritifera). Hiasan dan Kancing,misalnya: dari cangkang tiram batu,Nautilus dan Tiram mutiara. Bahan baku teraso,misalnya cangkang tridacna sp. Cumi-cumi, siput, tiram, kerang dan sotong merupakan sumber protein hewani yang cukup tinggi selain enak rasanya. Cangkang dari berbagai mollusca dijadikan bahan industry dan hiasan karen banyak yang berwarna sangat indah. Mutiara yaitu permata yang dihasilkan sejenis kerang dan merupakan komoditas ekspor non migas yang cukup penting terutama bagi Negara kita.

KERUGIAN DARI FILUM MOLUSCA
Teredo navalis, merusak kerang-kerang piaran dan bangunan kapal, Lymnea javanica sebagai inang perantara berbagai cacing fasciola hepatica, Keong mas adalah musuh para petani yang sering merusak tanaman padi. Begitu pula bekicot Achatina fulica merupakan hama tanaman yang sulit diberantas.

PENULIS
Mochammad Irkham R
Indana Lazulfa   
Yuri Aulia Pangestu
Novi Wisda Lorencia
Lianta Nova Razzaq P
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

EDITOR
Gery Purnomo Aji Sutrisno
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

No comments:

Post a Comment