Wednesday, September 22, 2021

Ikan Celeneig, Pidana, Kwee Atau Golden Trevally (Gnathanodon speciosus); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

 


Ikan Celeneig, Pidana, Kwee Atau Golden Trevally (Gnathanodon speciosus); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Carangidae, Hidup di Perairan pantai dangkal, kedalaman 0–40 m; sisik tebal di pangkal ekor, rahang tanpa gigi, berwarna kuning emas dengan 4 garis-garis hitam pada sisi dan garis tipis di antaranya, sirip dubur kuning, sirip ekor kuning dengan ujung hitam; Indo–Pasifik Barat; sampai 120 cm.

 

Celeneig, Criminal, Kwee Or Golden Trevally (Gnathanodon speciosus); Morphology, Habitat, Traits, Classification

Enter the Carangidae family, Live on Shallow coastal waters, to 40 m depth; scutes on caudal peduncle, jaws without teeth, small individuals golden yellow with 4 main black bars on sides and thinner bars in between, anal fin yellow, caudal fin yellow with black tips; Indo–W. Pacific; to 120 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research.

Tuesday, September 21, 2021

Ikan Selayang, Sunglir, Cumok, Salem Atau Rainbow Runner (Elagatis bipinnulata); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

 


Ikan Selayang, Sunglir, Cumok, Salem Atau Rainbow Runner (Elagatis bipinnulata); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Carangidae, Hidup di Dekat dengan terumbu karang dan laut lepas, kedalaman 0–150 m; tidak ada sisik tebal di pangkal ekor, 2 sirip terpisah di belakang sirip lunak punggung dan sirip dubur, rahang atas berakhir sebelum mata, tubuh sangat memanjang, bagian punggung hijau kebiruan dengan 2 garis kebiruan pada sisi; circumtropical; sampai 107 cm.

 

Selayang, Sunglir, Cumok, Salem or Rainbow Runner Fish (Elagatis bipinnulata); Morphology, Habitat, Traits, Classification

Enter the Carangidae family, Live on Close to reefs and well offshore, to 150 m depth; no scutes on caudal peduncle, 2-rayed separate finlet at end of soft dorsal and anal fins, upper jaw ends well before eye, body very elongate, bluish green dorsally with 2 bluish stripes on sides; circumtropical; to 107 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research.

Monday, September 20, 2021

Ikan Bengol Deles, Layang Abu-abu Atau Shortfin Scad (Decapterus macrosoma); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

 


Ikan Bengol Deles, Layang Abu-abu Atau Shortfin Scad (Decapterus macrosoma); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Carangidae, Hidup di Pelagis dan bergerombol, kedalaman 30–170 m; sisik tebal di pangkal ekor, mirip dengan 63.27 di atas tetapi berbeda karena memiliki 14–29 sisik di bagian lurus gurat sisi, belakang rahang atas cekung di atas, dan tubuh biasanya sedikit lebih ramping; Indo–Pasifik Barat Tengah; sampai 35 cm.

 

Catfish Deles, Gray Kite Or Shortfin Scad (Decapterus macrosoma); Morphology, Habitat, Traits, Classification

Enter the Carangidae family, Live on Pelagic and schooling, 30–170 m depth; scutes on caudal peduncle, similar to 63.27 but differs in having 14–29 scales in straight part of lateral line, end of upper jaw concave above, and body usually slightly more slender; Indo–W. & Central Pacific; to 35 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research.

Sunday, September 19, 2021

Ikan Anyi-anyi, Malalugis Atau Mackerel Scad (Decapterus macarellus); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

 


Ikan Anyi-anyi, Malalugis Atau Mackerel Scad (Decapterus macarellus); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Carangidae, Hidup di Pelagis dan bergerombol, kedalaman 40–200 m; sisik tebal di pangkal ekor, tubuh sangat memanjang, sebuah duri terpisah di belakang sirip punggung dan sirip dubur, 18–39 sisik di bagian lurus gurat sisi, rahang belakang atas lurus ke atas, sirip ekor gelap; circumtropical; sampai 46 cm.

 

Anyi-anyi Fish, Malalgis Or Mackerel Scad (Decapterus macarellus); Morphology, Habitat, Traits, Classification

Enter the Carangidae family, Live on Pelagic and schooling, 40–200 m depth; scutes on caudal peduncle, body very elongate, separate finlet at end of soft dorsal and anal fins, 18–39 scales in straight part of lateral line, end of upper jaw straight above, caudal fin dusky; circumtropical; to 46 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research.

Saturday, September 18, 2021

Ikan Layang Anggur, Layah, Momar Merah Atau Redtail Scad (Decapterus kurroides); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

 


Ikan Layang Anggur, Layah, Momar Merah Atau Redtail Scad (Decapterus kurroides); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Carangidae, Hidup di Bergerombol di perairan dalam, kedalaman 100–300 m; sisik tebal di pangkal ekor, tubuh memanjang, duri terpisah di belakang sirip lunak punggung dan dubur, 47–55 sisik di garis bagian tengah, belakang rahang atas lurus ke atas, sirip ekor merah; Indo–Pasifik Barat; sampai 45 cm.

 

Grape Layang, Layah, Red Momar Or Redtail Scad (Decapterus kurroides); Morphology, Habitat, Traits, Classification

Enter the Carangidae family, Live on Deepwater and schooling, 100–300 m depth; scutes on caudal peduncle, body elongate, separate finlet at end of soft dorsal and anal fins, 47–55 scales in straight part of lateral line, end of upper jaw straight above, caudal fin red; Indo–W. Pacific; to 45 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research.

Friday, September 17, 2021

Ikan Kwe Lilin, Gabu Atau Tille Trevally (Caranx tille); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

 


Ikan Kwe Lilin, Gabu Atau Tille Trevally (Caranx tille); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Carangidae, Hidup di Dekat dengan terumbu, 30–120 m; sisik tebal besar di pangkal ekor, dada penuh sisik, mirip dengan 63.24 tetapi berbeda karena memiliki bentuk kepala lebih curam, bercak hitam lebih besar di atas tutup insang, tidak ada ujung putih pada cuping sirip punggung kedua pada dewasa, dua warna sirip ekor; Indo–Pasifik Barat; 70 cm.

 

Wax Kwe Fish, Gabu Or Tille Trevally (Caranx tille); Morphology, Habitat, Traits, Classification

Enter the Carangidae family, Live on Close to reefs, 30–120 m depth; large scutes on caudal peduncle, breast fully scaled, similar to 63.24 but differs in having a steeper head profile, larger black spot above opercle, no white tip on 2nd dorsal-fin lobe of adult, and a 2-tone caudal fin; Indo–W. Pacific; to 70 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research.

Thursday, September 16, 2021

Ikan Selar, Kwee Atau Bigeye Trevally (Caranx sexfasciatus); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

 


Ikan Selar, Kwee Atau Bigeye Trevally (Caranx sexfasciatus); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Carangidae, Hidup di Dekat dengan terumbu, 0–150 m; sisik tebal besar di pangkal ekor, dada bersisik, bentuk kepala melengkung, 19–22 jari lunak sirip punggung, bercak hitam kecil di atas tutup insang, cuping sirip punggung kedua kehitaman dengan ujung putih pada dewasa, sirip dubur kekuningan; Indo–Pasifik Barat Tengah; sampai 85 cm.

 

Selar Fish, Kwee Or Bigeye Trevally (Caranx sexfasciatus); Morphology, Habitat, Traits, Classification

Enter the Carangidae family, Live on Close to reefs, to 150 m depth; large scutes on caudal peduncle, breast fully scaled, head profile curved, 19–22 dorsal-fin soft rays, a small black spot above opercle, 2nd dorsal-fin lobe blackish with white tip in adult, anal fin yellowish; Indo–W. & Central Pacific; to 85 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research.

Wednesday, September 15, 2021

Ikan Kwee Papua Atau Brassy Trevally (Caranx papuensis); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

 


Ikan Kwee Papua Atau Brassy Trevally (Caranx papuensis); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Carangidae, Hidup di Dekat dengan terumbu, 0–100 m; sisik tebal besar di pangkal ekor, area tidak bersisik pada dada dipisahkan dari dasar dada yang polos dengan area sisik yang luas, 26–30 tapis insang pada lengkung insang pertama, 21–23 jari sirip punggung, berbintik hitam di sisi, bintik putih pada tutup insang; Indo–Pasifik Barat; 68 cm.

 

Papuan Kwee Fish Or Brassy Trevally (Caranx papuensis); Morphology, Habitat, Traits, Classification

Enter the Carangidae family, Live on Close to reefs, to 100 m depth; large scutes on caudal peduncle, non-scaled area on breast separated from naked pectoral base by broad scaled area, 26–30 gill rakers on 1st gill arch, 21–23 dorsal-fin rays, fine black spots on sides, opercular spot white; Indo–W. Pacific; to 68 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research.

Tuesday, September 14, 2021

Ikan Kwee Sirip Biru Atau Bluefin Trevally (Caranx melampygus); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

 


Ikan Kwee Sirip Biru Atau Bluefin Trevally (Caranx melampygus); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Carangidae, Hidup di Dekat dengan terumbu, kedalaman 0–190 m; sisik tebal besar di pangkal ekor, seluruh dada bersisik, bentuk kepala melengkung, 21–24 jari lunak sirip punggung, berpendar keperakan sampai kehitaman dengan bintik hitam kecil, dewasa bersirip biru dan bercak biru pada sisi atas; Indo–Pasifik Barat; sampai 100 cm.

 

Bluefin Kwee Or Bluefin Trevally (Caranx melampygus); Morphology, Habitat, Traits, Classification

Enter the Carangidae family, Live on Close to reefs, to 190 m depth; large scutes on caudal peduncle, breast completely scaled, head profile curved, 21–24 dorsal-fin soft rays, silvery opalescent to blackish with small peppery dark spots, adults with blue fins and blue spots on upper sides; Indo–W. Pacific; to 100 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research.

Monday, September 13, 2021

Ikan Meye Atau Giant Trevally (Caranx ignobilis); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

 


Ikan Meye Atau Giant Trevally (Caranx ignobilis); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Carangidae, Hidup di Dekat dengan terumbu, 0–190 m; sisik tebal di pangkal ekor, daerah tidak bersisik pada dada dipisahkan dari dasar dada yang polos oleh area sisik yang luas, bentuk kepala curam, 20–24 tapis insang pada lengkung insang ke-1, 18–21 jari lunak sirip punggung, keperakan sampai kehitaman; Indo–Pasifik Barat & Tengah; 165 cm.

 

Meye Or Giant Trevally (Caranx ignobilis); Morphology, Habitat, Traits, Classification

Enter the Carangidae family, Live on Close to reefs, to 190 m depth; large scutes on caudal peduncle, non-scaled area on breast separated from naked pectoral base by broad scaled area, head profile steep, 20–24 gill rakers on 1st gill arch, 18–21 dorsal-fin soft rays, silvery to dusky; Indo–W. & Central Pacific; to 165 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research.

Sunday, September 12, 2021

Ikan Selar Atau Brownback Trevally (Carangoides praeustus); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

 


Ikan Selar Atau Brownback Trevally (Carangoides praeustus); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Carangidae, Hidup di Perairan pantai; sisik tebal pada pangkal ekor, seluruh dada bersisik, 21–24 jari lunak sirip punggung, 18–20 jari lunak sirip dubur, tubuh keperakan, sirip punggung kedua bercuping hitam di bagian depannya, sirip ekor kuning terang, tidak ada bintik hitam pada tutup insang; Indo–Pasifik Barat; sampai 22 cm.

 

Selar Fish Or Brownback Trevally (Carangoides praeustus); Morphology, Habitat, Traits, Classification

Enter the Carangidae family, Live on Coastal waters; scutes on caudal peduncle, breast completely scaled, 21–24 dorsal-fin soft rays, 18–20 anal-fin soft rays, body silvery, 2nd dorsal fin with a distinct black lobe anteriorly, caudal fin bright yellow, no black opercular spot; Indo–W. Pacific; to 22 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research.

Saturday, September 11, 2021

Ikan Kwee Atau Island Trevally (Carangoides orthogrammus); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

 


Ikan Kwee Atau Island Trevally (Carangoides orthogrammus); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Carangidae, Hidup di Terumbu karang dan berbatu, 0–170 m; sisik keras di pangkal ekor, bentuk kepala bersudut sampai tengkuk, daerah tanpa sisik di dada tidak memanjang melampaui dasar perut, 28–31 jari lunak sirip punggung, gelap atau keperakan dengan beberapa bintik besar cokelat atau berbintik kuning di sisi; Indo–Pasifik Barat; 70 cm.

 

Kwee Or Island Trevally (Carangoides orthogrammus); Morphology, Habitat, Traits, Classification

Enter the Carangidae family, Live on Coral and rocky reefs, to 170 m depth; scutes on caudal peduncle, head profile angular to nape, non-scaled area on breast not extending past pelvic origin, 28–31 dorsal-fin soft rays, dark or silvery with several large brown or yellow spots on sides; Indo–W. Pacific; to 70 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research.

Friday, September 10, 2021

Ikan Kuweh Atau Malabar Trevally (Carangoides malabaricus); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

 


Ikan Kuweh Atau Malabar Trevally (Carangoides malabaricus); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Carangidae, Hidup di Terumbu karang dan berbatu, kedalaman 20–140 m; sisik tebal di pangkal ekor, tubuh lebar, bentuk kepala bersudut dan langsung sampai tengkuk, daerah tanpa sisik pada dada memanjang sampai tepat di atas-dasar sirip dada, 20–23 jari lunak sirip punggung, lidah coklat keabu-abuan; Indo–Pasifik Barat; sampai 28 cm.

 

Fish Kuweh Or Malabar Trevally (Carangoides malabaricus); Morphology, Habitat, Traits, Classification

Enter the Carangidae family, Live on Coral and rocky reefs, 20–140 m depth; scutes on caudal peduncle, body deep, head profile angular and straight to nape, non-scaled area on breast extending to just above pectoral-fin base, 20–23 dorsal-fin soft rays, tongue greyish brown; Indo–W. Pacific; to 28 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research.

Thursday, September 9, 2021

Ikan Semar Atau Bumpnose Trevally (Carangoides hedlandensis); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

 


Ikan Semar Atau Bumpnose Trevally (Carangoides hedlandensis); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Carangidae, Hidup di Perairan pantai, kedalaman 0–80 m; sisik tebal di pangkal ekor, tubuh lebar, bentuk kepala curam dengan punuk di bagian depan mata, jari lunak sirip punggung dan sirip dubur berfilamen pada jantan dewasa, 20–22 jari lunak sirip punggung, biru kehijauan sampai keperakan; Indo–Pasifik Barat; sampai 32 cm.

 

Semar or Bumpnose Trevally (Carangoides hedlandensis); Morphology, Habitat, Traits, Classification

Enter the Carangidae family, Live on Coastal waters, to 80 m depth; scutes on caudal peduncle, body deep, head profile steep with a distinct hump forward of eyes, central rays of soft dorsal and anal fin filamentous in adult males, 20–22 dorsal-fin soft rays, greenish blue to silvery; Indo–W. Pacific; to 32 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research.

Wednesday, September 8, 2021

Ikan Tangkolak, Kwee Lilin Atau Bludger Trevally (Carangoides gymnostethus); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

 


Ikan Tangkolak, Kwee Lilin Atau Bludger Trevally (Carangoides gymnostethus); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Carangidae, Hidup di Terumbu dalam, kedalaman 0–100 m; sisik tebal di pangkal ekor, 28–32 jari lunak sirip punggung, mirip dengan 63.15 tetapi berbeda karena memiliki bentuk kepala lebih bulat, badan lebih sempit, dan hanya sedikit bintik-bintik kekuningan pada tubuh; Indo–Pasifik Barat; 90 cm.

 

Tangkolak Fish, Kwee Lilin Or Trevally Bludger (Carangoides gymnostethus); Morphology, Habitat, Traits, Classification

Enter the Carangidae family, Live on Deeper reefs, to 100 m depth; scutes on caudal peduncle, 28–32 dorsal-fin soft rays, similar to 63.15 but differs in having a more rounded head profile, lower margin of eye at level of snout tip (vs well above), and only a few yellowish spots on body; Indo–W. Pacific; to 90 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research.

Tuesday, September 7, 2021

Ikan Kwee Macan Atau Yellowspotted Trevally (Carangoides fulvoguttatus); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

 


Ikan Kwee Macan Atau Yellowspotted Trevally (Carangoides fulvoguttatus); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Carangidae, Hidup di Terumbu karang dan berbatu, kedalaman 0–100 m; sisik tebal di pangkal ekor, bentuk kepala rendah dan melengkung sampai tengkuk, area tanpa sisik pada dada memanjang melampaui sirip perut, 25–30 jari lunak sirip punggung, keperakan dengan bintik oranye kekuningan yang menyebar; Indo–Pasifik Barat; sampai 103 cm.

 

Tiger Kwee Or Yellowspotted Trevally (Carangoides fulvoguttatus); Morphology, Habitat, Traits, Classification

Enter the Carangidae family, Live on Rocky and coral reefs, to 100 m depth; scutes on caudal peduncle, head profile low and curved at nape, non-scaled area on breast extending well past pelvic-fin origin, 25–30 dorsal-fin soft rays, silvery with scattered yellowish orange spots; Indo–W. Pacific; to 103 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research.

Monday, September 6, 2021

Ikan Langgor Semulu Atau Blue Trevally (Carangoides ferdau); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

 


Ikan Langgor Semulu Atau Blue Trevally (Carangoides ferdau); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Carangidae, Hidup di Perairan pantai, 0–60 m; sisik tebal di pangkal ekor, bentuk kepala melengkung rendah sampai tengkuk, daerah yang tidak bersisik di dada hanya sedikit dan tidak memanjang melampaui dasar sirip perut, 5 atau 6 baris kehitaman di sisi, kadang-kadang berbintik kuning pada sisi; Indo–Pasifik Barat Tengah; sampai 70 cm.

 

Langgor Semulu Fish Or Blue Trevally (Carangoides ferdau); Morphology, Habitat, Traits, Classification

Enter the Carangidae family, Live on Coastal waters, to 60 m depth; scutes on caudal peduncle, head profile low and curved to nape, non-scaled area on breast small and not extending past pelvic-fin origin, 5 or 6 dusky bands on sides, sometimes with yellow spots on sides; Indo–W. & Central Pacific; to 70 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research.

Sunday, September 5, 2021

Ikan Kwee Atau Shadow Trevally (Carangoides dinema); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

 


Ikan Kwee Atau Shadow Trevally (Carangoides dinema); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Carangidae, Hidup di Perairan pantai, kedalaman 0–15 m; sisik tebal di pangkal ekor, kepala berbentuk sudut dan hampir lurus ke daerah tengkuk, daerah tanpa sisik pada dada sering terpisah dari dasar dada oleh sisik, 17–19 jari sirip punggung, bercak gelap antara jari lunak sirip punggung; Indo–Pasifik Barat; sampai 59 cm.

 

Kwee Fish Or Shadow Trevally (Carangoides dinema); Morphology, Habitat, Traits, Classification

Enter the Carangidae family, Live on Coastal waters, to 15 m depth; scutes on caudal peduncle, head profile angular and almost straight to nape, non-scaled area on breast often separated from naked pectoral base by scales, 17–19 dorsal-fin rays, dark blotches between soft dorsal-fin rays; Indo–W. Pacific; to 59 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research.

Saturday, September 4, 2021

Ikan Kwee Bintik Atau Spotted Coastal Trevally (Carangoides cf. coeruleopinnatus); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

 


Ikan Kwee Bintik Atau Spotted Coastal Trevally (Carangoides cf. coeruleopinnatus); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Carangidae, Hidup di Kemungkinan dekat dengan terumbu; sisik tebal di pangkal ekor, mirip dengan 63.11 tetapi berbeda karena memiliki tubuh sedikit pendek, sirip pucat, cuping sirip dubur lebih pendek, mata lebih besar, gurat sisi kurang melengkung, dan bintik-bintik kekuningan kurang jelas di sisi; Indo–Pasifik Barat; sampai 31 cm.

 

Spotted Coastal Trevally Kwee (Carangoides cf. coeruleopinnatus); Morphology, Habitat, Traits, Classification

Enter the Carangidae family, Live on Probably close to reefs; scutes on caudal peduncle, similar to 63.11 but differs in having slightly shallower body, paler fins, shorter anal-fin lobe, larger eyes, less arched lateral line, and less distinct yellowish spots on sides; Indo–W. Pacific; to 31 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research.

Friday, September 3, 2021

Ikan Kwee Atau Coastal Trevally (Carangoides coeruleopinnatus); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

 


Ikan Kwee Atau Coastal Trevally (Carangoides coeruleopinnatus); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Carangidae, Hidup di Terumbu karang, 0–150 m; sisik tajam di pangkal ekor, bentuk kepala melengkung ke tengkuk, tanpa sisik pada dada memanjang sampai dasar sirip dada tapi tidak di atasnya, 20–23 jari lunak sirip punggung, 21–27 tapis insang pada lengkung insang pertama, bintik-bintik oranye kekuningan di sisi; Indo–Pasifik Barat; sampai 41 cm.

 

Kwee Or Coastal Trevally (Carangoides coeruleopinnatus); Morphology, Habitat, Traits, Classification

Enter the Carangidae family, Live on Coral reefs, to 150 m depth; scutes on caudal peduncle, head profile curved to nape, non-scaled area on breast extending to pectoral-fin base but not above, 20–23 dorsal-fin soft rays, 21–27 gill rakers on 1st gill arch, yellowish orange spots on sides; Indo–W. Pacific; to 41 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research.

Thursday, September 2, 2021

Ikan Kwee Atau Longnose Trevally (Carangoides chrysophrys); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

 


Ikan Kwee Atau Longnose Trevally (Carangoides chrysophrys); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Carangidae, Hidup di Perairan pantai, kedalaman 0–90 m; sisik tebal di pangkal ekor, tubuh lebar, bentuk kepala landai tetapi vertikal tepat di atas mulut, daerah tanpa sisik pada dada memanjang sampai dasar sirip dada tapi tidak di atasnya, 18–20 jari lunak sirip punggung, keperakan dengan warna kuning-hijau; Indo–Pasifik Barat; sampai 65 cm.

 

Kwee Or Longnose Trevally (Carangoides chrysophrys); Morphology, Habitat, Traits, Classification

Enter the Carangidae family, Live on Coastal, to 90 m depth; scutes on caudal peduncle, body deep, head profile gently sloping but vertical just above mouth, non-scaled area on breast extending to pectoral-fin base but not above, 18–20 dorsal-fin soft rays, silvery with yellow–green tinge; Indo–W. Pacific; to 65 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research.

Wednesday, September 1, 2021

Sifat-Sifat Umum Virus



Dahulu adanya virus hanya dapat dideteksi lewat kemampuannya melalui saringan ultra filter dan kemampuan menginfeksi binatang yang peka. Kemudian, ditemukan bahwa virus adalah suatu mikroorganisme yang tidak dapat dilihat dengan mikroskop biasa dan tidak dapat dibiakkan pada media yang tidak mengandung sel hidup.

 

Istilah "virus dapat difilter" kemudian menjadi kacau setelah kemudian ternyata bahwa kuman spesies tertentu mempunyai ukuran lebih kecil dari pada ukuran virus yang paling besar dan terdapat filter yang dapat menahan partikel virus yang terkecil.

 

Pada tahun 1940 ditemukan teknik elektron mikroskop yang dapat digunakan untuk melihat morfologi virus. Kemudian pada tahun 1959 ditemukan metode "pengecatan negatif" (negative staining) yang memperluas pengetahuan mengenai ultra struktur virus. 


Definisi:

Virus adalah mikroorganisme penyebab infeksi yang dapat melalui ultrafilter, bersifat intraseluler obligat parasit dan hanya dapat berkembang biak didalam sel hidup.

Virus dibedakan dengan mikroorganisme lain berdasarkan:

(1) Partikel virus yang lengkap mengandung satu jenis asam nukleat sebagai genom yang terbungkus dalam selubung protein yang melindungi asam nukleat virus terhadap pengaruh luar dan mempermudah perlekatan serta kemungkinan penetrasi virus pada sel-sel yang peka.

(2) Genom, asam nukleat mengandung satu jenis asam nukleat DNA atau RNA, beruntai satu (single stranded) atau beruntai ganda ( double stranded).

(3) Virus tidak mempunyai aktivitas metabolisme dan tidak mempunyai sistem enzim serta lain-lain unsur pokok untuk hidup bebas dan berkembang biak.

(4) Virus tidak mempunyai ribosom.

(5) Virus tidak dapat tumbuh berkembang melalui pembelahan seperti pada lain-lain mikroorganisme, tetapi virus berkembang biak dengan unsur genetis pada asam nukleatnya dengan cara biosintesis.

(6) Virus tidak mempunyai metabolisme sehingga virus tidak peka terhadap antibiotika dan lain-lain bahan yang bekerja pada proses metabolisms mikroorganisme.

(7) Sebagian virus peka tethadap interferon.

(8) Beberapa virus dapat menyebabkan infeksi laten. Pada keadaan ini tercapai keseimbangan antara virus dengan tuan rumah.


Struktur dan Ukuran Virus

Partikel virus yang lengkap (virion) mengandung asam nukleat pada inti pusatnya yang dikelilingi oleh selubung protein (kapsid) yang melindungi struktur dalam dari virus terhadap pengaruh dari luar. Asam nukleat dengan selubung kapsidnya disebut nukleokapsid. Kapsid tersusun oleh subunit protein pada permukaan partikel virus yang disebut kapsomer yang dapat dilihat dengan mikroskop elektron. Beberapa virus mempunyai selubung paling luar (amplop) yang mengandung lipid, karbohidrat, dan protein spesifik.Beberapa mempunyai aktivitas ensim. (gambar 1.1).



Ukuran virus bervariasi dari, virus yang terbesar (pox virus) yaitu 300 x 200 nm, kira-kira sebesar elementary body dari chlamydia; sedangkan ukuran virus yang terkecil (picorna virus) berdiameter 200x 28 nm, lebih kurang sebesar molekul protein yang besar. Bila dibandingkan dengan ukuran kuman maka secara diagram dapat digambarkan bahwa sekelompok virus besarnya adalah sama dengan satu sel bakteri E.coli ( gambar 1.2).

 

Struktur dasar virus dan simetri virus dapat dilihat dengan mikroskop elektron dengan menggunakan zat warna logam berat misalnya phosphotungstic acid (PTA) untuk mempertegas struktur permukaan virus melalui "pewarnaan negatif”.

 

Arsitektur virus dapat dikelompokkan dalam 3 tipe berdasarkan simetri virus: (1) memiliki simetri helix atau helical symetry; (2) memiliki simetri kubus atau cubic symetry; (3) memiliki struktur kompleks.



Satuan Ukuran Virus

1). Dalam satuan masa: Dalton. Satu dalton adalah masa dari satu atom hidrogen yaitu sama dengan 1.67 x 10-24 g. Berat molekul komponen asam nukleat virus dinyatakan dalam dalton. Untuk memisahkan asam nukleat dari virion dapat dilakukan dengan menambah (1) fenol, (2) detergen yang akan melisis protein virus misalnya sodium deoksikholat, (3) ensim proteolitik pada suspensi virus. Setelah pemurnian asam nukleat yang telah bebas dari virion maka dapat ditentukan berat molekulnya. Berat molekul genom virus RNA berkisar antara 2 x 106 dan 4 x 106, tetapi pada virus RNA beruntai ganda misalnya reovirus berat molekulnya lima kali lebih besar yaitu kira-kira 15 x 106.


Kebanyakan virus DNA mempunyai berat molekul asam nukleat sangat tinggi dan lebih bervariasi daripada virus RNA, misalnya virus vaksinia mempunyai berat molekul DNA 160 x 106; virus herpes mempunyai berat molekul DNA 50 – 90 x 106 dalton.


2). Dalam satuan panjang: milimikron (mu) atau nanometer (nm) yaitu sama dengan 10-6 milimeter (mm). Angstrom (A atau AU) digunakan untuk mengukur struktur yang terkecil dari virus, misalnya kapsomer. Hubungan antara unit satuan panjang adalah sebagai berikut:

1 meter (m)         = 1000 milimeter (mm)

1 milimeter          = 1000 mikrometer (um)

1 mikrometer       = 1000 nanometer (nm)

1 nanometer        = 10 Angstrom unit (A atau AU)


Cara-cara Mengukur Partikel Virus

Berbagai macam cara dapat digunakan untuk mengetahui ukuran partikel virus, dari cara yang klasik dengan penyaringan (filtrasi) menggunakan filter yang mempunyai bermacam-macam diameter pori-pori sampai pada cara yang lebih sering digunakan karena lebih akurat yaitu dengan melihat langsung di bawah mikroskop elektron.


Penyaringan (filtrasi) dengan menggunakan saringan yang mempunyai membran filter yang mempunyai diameter pori-pori tertentu. Suspensi virus dilewatkan melalui membran filter yang mempunyai diameter pori-pori bertingkat dari diameter yang besar, sedang dan kecil. Bila suspensi virus dapat melalui suatu deret membran filter dengan ukuran pori-pori tertentu dan tertahan pada deret membran filter dengan ukuran pori-pori yang lain, maka ukuran rata-rata diameter pori-pori (APD = average pore diameter) yang menahan virus dapat diperkirakan dengan cara mengalikan APD dengan 0,67. Dengan cara ini, tidak dapat ditentukan ukuran virus dengan tepat, mengingat adanya variasi pada struktur virus. Namun penyaringan dengan menggunakan filter ini sangat berguna dalam memisahkan partikel virus dengan bahan-bahan lain yang mengkontaminasi virus. Hal ini tidak dapat dilakukan dengan teknik-teknik yang lain


Dengan menggunakan mikroskop elektron, struktur dan ukuran virus dapat diamati secara langsung dan tepat sehingga cara ini banyak digunakan. Phosphotungstic acid (PTA), suatu zat warna yang biasanya digunakan dalam "pewarnaan negatif', yaitu dengan mencampur suspensi virus dengan zat warna PTA di atas lempeng tembaga yang dilapisi carbon. Setelah dikeringkan di udara, diperiksa langsung dibawah mikroskop elektron. Struktur dan ukuran virus dapat dilihat dengan jelas dari latar belakang yang gelap. Dengan "pengecatan positif', sediaan dibuat dalam potongan-potongan yang sangat tipis dengan menggunakan mikrotom kemudian diwarnai dengan osmium tetroksida, potasium phosphotungstat atau uranil asetat. Ultrastruktur dan virus dapat diamati dengan cara ini.


Susunan Kimiawi Virion

Asam Nukleat Virus

Susunan kimiawi virus pertama kali diteliti oleh Schlesinger pada tahun 1933, ditemukan bahwa virus bakteri mengandung protein esensial dan DNA. Kemudian pada tahun 1935 Stanley's melaporkan bahwa isolat virus tobaco mosaic ternyata mengandung protein dan RNA. Selanjutnya ahli-ahli biokimia meneliti susunan kimiawi beberapa virus yang lain, baik virus tanaman, insek, virus bakteria atau virus hewan, kesemuanya hanya mempunyai asam nukleat satu jenis, ribonukleat (RNA) atau deoksiribonukleat (DNA) yang mengatur informasi genetik yang diperlukan untuk replikasi virus. Genom RNA atau DNA dapat beruntai tunggal (single stranded) maupun beruntai ganda (double stranded).


Asam nukleat virus terdiri dan unit dasar yang disebut nukleotida. Nukleotida adalah senyawa kimia yang terdiri dari: (1) Basa nitrogen; (2) gula dari 5 atom karbon, deoksiribose atau ribose; (3) molekul asam phosphat yang menghubungkan basa dan gula.


Susunan kimia RNA hampir sama dengan DNA, hanya terdapat beberapa perbedaan yang penting, yaitu (1) Pada DNA terdapat 4 macam nitrogen basa yaitu, adenin (A) dan guanin (G) yang keduanya mempunyai inti purin, serta thymin (T) dan cytosin (C) yang keduanya mempunyai inti pirimidin. Susunan purin pada DNA dan RNA adalah sama yaitu, adenin (A) dan guanin (G), tetapi susunan pirimidin berbeda. Pada DNA pirimidinnya adalah cytosin (C) dan thymin (T) sedangkan pada RNA cytosin (C) dan uracil (U). (2) Pada DNA gugusan pentosanya adalah deoksiribose sedangkan pada RNA pentosanya adalah ribose. 

 

Protein Virus

Beberapa protein virus merupakan protein struktural yaitu merupakan bagian dari virion; beberapa merupakan protein non-struktur yang berperan dalam pengaturan siklus replikasi. Protein struktur virus mempunyai fungsi melindungi genom virus terhadap daya kerja nuklease, berperan pada perlekatan partikel virus pada sel yang peka; misalnya hemaglutinin pada virus Influensa atau virus Newcastle Disease (ND); menentukan simetri struktural partikel virus; juga menentukan sifat-sifat antigenik virus.

 

Lipid Virus

Sejumlah virus mengandung lipid sebagai bagian dari struktur virus dan terdapat pada selubung luar (amplop), Virus yang mengandung lipid pada selubungnya peka terhadap pelarut lemak, misalnya eter, chloroform, sodium deoksikholat, phospholipase. Reaksi ini dapat digunakan dalam melakukan klasifikasi virus. Virus yang mengalami gangguan kehilangan lipid akan menyebabkan kehilangan infektivitasnya.

 

Karbohidrat Virus

Selubung luar virus selain mengandung lipid, protein, juga mengandung karbohidrat dalam glikoprotein. Myxovirus dan beberapa virus hewan lainnya mengandung sejumlah kecil karbohidrat.


Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi