Friday, June 5, 2020

Asterionella Sp Adalah; Klasifikasi, Morfologi, Habitat Dll


Asterionella dilansir dari Wikipedia.com, adalah genus diatom air tawar pennate. Mereka sering ditemukan di koloni berbentuk bintang individu. Ukuran sel rata-rata Asterionella adalah 60-85 mikrometer dan lebar 2-4 mikrometer. Ini membentuk koloni yang sering terdiri dari delapan sel, tetapi dapat bervariasi hingga 20 sel. Sel-sel dalam koloni dilekatkan oleh apeks oleh materi ekstraseluler. Ngomong-ngomong, sel-sel saling menempel, koloni sering terlihat seperti bintang atau rantai spiral.

KLASIFIKASI ASTERIONELLA
Kingdom:Chromalveolata
Phylum:Heterokontophyta
Class : Bacillariophyceae
Order: Pennales
Suborder:Araphidineae
Family:Fragilariaceae
Genus: Asterionella
Spesies : Asterionella sp

MORFOLOGI ASTERIONELLA
Asterionella rata-rata ukuran sel adalah 60-80 mikrometer panjang dan lebar 2-4 mikrometer. Ini membentuk koloni yang sering terdiri dari delapan sel, tetapi dapat bervariasi hingga 20 sel. Sel-sel dalam koloni yang melekat dengan apeks oleh materi ekstraseluler. Dengan cara sel-sel yang melekat satu sama lain, koloni-koloni sering terlihat seperti bintang atau rantai spiral.

Asterionella sp. diketahui rentan terhadap jamur chytrid Zygorhizidium planktonicum. Jika chytrid melekat pada sel Asterionella, maka sel Asteroinella akan melakukan hipertensif, yaitu dengan melakukan apotosis atau bunuh diri sel dan akan menghentikan penyebaran parasit tersebut.

TINGKAH LAKU ASTERIONELLA
Asterionella tidak memiliki alat gerak. Mereka melakukan gerak dengan cara mengkombinasikan gaya gravitasi dan arus pada perairan.
Beberapa spesies asteroinella antara lain :
1.   Bleakeley
2.   Glacialis
3.   Japonica
4.   Kariana
5.   Formosa

CIRI-CIRI ASTERIONELLA
Keistimewaan dari Asterionella adalah sebagai berikut:
1.   Memiliki ketahanan tubuh yang tiggi terhadap lingkungan atau adaptasi yang baik. Sehingga asterionella bisa hidup dalam kondisi lingkungan yang beraneka ragam.
2.   Memiliki potensi koloni yang tinggi

HABITAT ASTERIONELLA
Asteroinella sp. banyak ditemukan di sekitar muara sungai. Selain di muara sungai asteroinella sp banyak di temukan di perairan tawar lainnya misalnya di danau. Danau yang banyak mengandung asteroinella sp di airnya antara lain danau windermere di inggris.

Penyebaran atau distribusi dari asteroinella terdapat di seluruh perairan tawar khususnya di danau di seluruh dunia. Dari semua jenis asteroinella, yang penyebarannya paling banyak yaitu jenis asteroinella formosa.

REPRODUKSI ASTERIONELLA
Perkembang biakan asteroinella sp dilakukan secara aseksual dengan membentuk epitheca dan hypotheca. Kerangka silika dari sel diatom (disebut frustule) terdiri dari sebuah epitheca dan hypotheca suatu. Hypotheca ini sedikit lebih kecil dari epitheca. Selama reproduksi aseksual baik bentuk thecae yang epitheca dari sel anak baru dan anak masing-masing menghasilkan hypotheca baru. Oleh karena itu satu sel anak selalu lebih kecil dari sel asli. Dalam rangka untuk mendapatkan kembali ukuran aslinya, biasanya diasumsikan diatom harus bereproduksi secara seksual, meskipun ini belum diamati dalam A. formosa. Namun, ada juga mungkin cara lain untuk meremajakan.

SIKLUS HIDUP ASTEROINELLA
Siklus hidup Asterionella adalah holoplankton, jadi selama hidupnya dia akan tetap menjadi plankton, tidak berubah ke dalam bentuk yang lain.

PERAN ASTERIONELLA DI PERAIRAN
1.   Dapat mengikat nitrogen yang ada pada perairan, jadi bisa mengurangi kadar nitrogen yang berlebihan dalam perairan.
2.   Asterionella dapat menambah kadar oksigen terlarut. Asterionella termasuk jenis phytoplankton, jadi asterionella bisa melakukan proses fotosintesis. Proses fotosintesis tersebut dapat menambah kandungan oksigen terlarut dalam suatu perairan.
3.   Asterionella merupakan pakan alami bagi biota air. Dalam proses pertumbuhannya Asterionella banyak mengandung karbohidrat dan protein yang baik untuk biota perairan. Selain itu ukuran Asterionella juga sesuai dengan ukuran mulut ikan, sehingga mudah untuk dimakan.
4.   Asteroinella dapat meningkatkan eutrofikasi antropogenik danau

PENULIS
Kirana Riefta Agustin
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2014

EDITOR
Gery Purnomo Aji Sutrisno
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

DAFTAR PUSTAKA
http://protist.i.hosei.ac.jp/PDB/Images/Heterokontophyta/Araphidineae/Asterionella/sp_07.html

No comments:

Post a Comment