Sunday, January 31, 2021

Ikan Terbang, Torani Atau Intermediate Flyingfish (Cheilopogon intermedius); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi



Ikan Terbang, Torani Atau Intermediate Flyingfish (Cheilopogon intermedius); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Exocoetidae, Hidup di Pelagis pantai dan pesisir, dekat permukaan; sirip dada sangat panjang dan sampai melewati dasar sirip dubur, pangkal sirip dubur jauh di belakang pangkal sirip punggung, rahang hampir sama panjang, sirip punggung pendek dan polos, pangkal sirip perut di tengah antara kepala dan ekor; Indo–Pasifik Barat; sampai 30 cm.

 

Flying Fish, Torani or Intermediate Flyingfish (Cheilopogon intermedius); Morphology, Habitat, Characteristics, Classification

Enter the Exocoetidae family, Live on Inshore and coastal pelagic, near surface; pectoral fins very long and extending past anal-fin base, anal-fin origin well behind level of dorsal-fin origin, jaws subequal in length, dorsal fin low and plain, pelvic-fin origin midway between head and tail; Indo–W. Pacific; to 30 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research

Saturday, January 30, 2021

Ikan Terbang, Torani Atau Margined Flyingfish (Cheilopogon cyanopterus); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi



Ikan Terbang, Torani Atau Margined Flyingfish (Cheilopogon cyanopterus); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Exocoetidae, Hidup di Pelagis pantai dan pesisir, dekat permukaan; sirip dada sangat panjang dan sampai melewati dasar sirip dubur, pangkal sirip dubur jauh di belakang pangkal sirip punggung, 33–41 sisik depan punggung, sirip dada hitam kebiruan, gigi terasa saat disentuh; Hindia, Atlantik & Pasifik Barat; sampai 43 cm.

 

Flying Fish, Torani or Margined Flyingfish (Cheilopogon cyanopterus); Morphology, Habitat, Characteristics, Classification

Enter the Exocoetidae family, Live on Inshore and coastal pelagic, near surface; pectoral fins very long and extending past anal-fin base, anal-fin origin well behind level of dorsal-fin origin, 33–41 predorsal scales, pectoral fins bluish black, teeth noticeable to the touch; Indian, Atlantic & W. Pacific; to 43 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research

Friday, January 29, 2021

Ikan Terbang, Torani Atau Glider Flyingfish (Cheilopogon atrisignis); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi



Ikan Terbang, Torani Atau Glider Flyingfish (Cheilopogon atrisignis); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Exocoetidae, Hidup di Pelagis pantai dan lepas pantai, dekat permukaan; sirip dada sangat panjang dan sampai melewati dasar sirip dubur, pangkal sirip dubur jauh di belakang dasar sirip punggung, sirip punggung tinggi, sirip dada dengan banyak bintik hitam kecil, gigi terasa saat disentuh; Indo–Pasifik; sampai 44 cm.

 

Flying Fish, Torani Or Glider Flyingfish (Cheilopogon atrisignis); Morphology, Habitat, Characteristics, Classification

Enter the Exocoetidae family, Live on Inshore and offshore pelagic, near surface; pectoral fins very long and extending past anal-fin base, anal-fin origin well behind level of dorsal-fin origin, dorsal fin high, pectoral fins with many small black spots, teeth noticeable to the touch; Indo–Pacific; to 44 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research

Thursday, January 28, 2021

Ikan Terbang, Torani Atau Bearhead Flyingfish (Cheilopogon arcticeps); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi



Ikan Terbang, Torani Atau Bearhead Flyingfish (Cheilopogon arcticeps); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Exocoetidae, Hidup di Pelagis pantai dan pesisir, dekat permukaan; sirip dada sangat panjang dan sampai melewati dasar sirip dubur, rahang bawah sedikit lebih panjang daripada rahang atas, sirip punggung rendah dan tanpa bintik hitam, 8 atau 9 jari sirip dubur, sirip dada pucat atau kekuningan tanpa bintik gelap; Pasifik Barat; sampai 27 cm.

 

Flying Fish, Torani Or Bearhead Flyingfish (Cheilopogon arcticeps); Morphology, Habitat, Characteristics, Classification

Enter the Exocoetidae family, Live on Inshore and coastal pelagic, near surface; pectoral fins very long and extending past anal-fin base, lower jaw slightly longer than upper jaw, dorsal fin low and without a black spot, 8 or 9 anal-fin rays, pectoral fins pale or yellowish without dark spots; W. Pacific; to 27 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research

Wednesday, January 27, 2021

Ikan Teri Hitam Atau Samoan Silverside (Hypoatherina temminckii); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi



Ikan Teri Hitam Atau Samoan Silverside (Hypoatherina temminckii); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Atherinidae, Hidup di Pelagis pantai; tubuh ramping, 38–44 sisik mid lateral, 16–18 sisik depan punggung, 15–18 jari sirip dada, hijau kebiruan dengan garis mid lateral keperakan berbatasan dengan garis kebiruan tipis pada tepi atas, sirip terang sampai gelap; Indo–Pasifik Barat dan Tengah; sampai 11 cm.

 

Black Anchovy or Samoan Silverside (Hypoatherina temminckii); Morphology, Habitat, Characteristics, Classification

Enter the Atherinidae family, Live on Coastal pelagic; body slender, 38–44 mid-lateral scales, 16–18 predorsal scales, 15–18 pectoral-fin rays, bluish green with a silvery mid-lateral stripe bordered by a thin bluish line on upper margin, fins clear to dusky; Indo–W. & Central Pacific; to 11 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research

Tuesday, January 26, 2021

Ikan Grobokan, Kepala Batu Atau Robust Silverside (Atherinomorus lacunosus); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi



Ikan Grobokan, Kepala Batu Atau Robust Silverside (Atherinomorus lacunosus); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Atherinidae, Hidup di Pelagis pantai, kedalaman 0–40 m; 39–44 sisik mid-lateral, 17–22 sisik depan punggung, hijau kebiruan dengan garis mid lateral keperakan lebih lebar dari 1 baris sisik, sisi atas banyak bintik hitam sangat kecil, sirip terang sampai gelap, permukaan atas kepala gelap; Indo–Pasifik Barat; sampai 13 cm.

 

Grobokan Fish, Stone Head or Robust Silverside (Atherinomorus lacunosus); Morphology, Habitat, Characteristics, Classification

Enter the Atherinidae family, Live on Coastal pelagic, to 40 m depth; 39–44 mid-lateral scales, 17–22 predorsal scales, bluish green with a silvery mid-lateral stripe that is wider than 1 scale row, upper sides with many very small black dots, fins clear to dusky, upper surface of head dark; Indo–W. Pacific; to 13 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research

Monday, January 25, 2021

Ikan Merek, Lumbungan Atau Tropical Silverside (Atherinomorus duodecimalis); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi



Ikan Merek, Lumbungan Atau Tropical Silverside (Atherinomorus duodecimalis); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Atherinidae, Hidup di Pelagis pantai; 33–38 sisik mid lateral, 17–19 sisik depan punggung, kehijauan dengan garis mid-lateral keperakan, sisi atas dengan banyak bintik hitam sangat kecil, barisan bintik kehitaman serupa dari ujung sirip dada sampai kira-kira sejajar dengan pangkal sirip dubur; Indo–Pasifik Barat; sampai 11 cm.

 

Fish Brand, Granary or Tropical Silverside (Atherinomorus duodecimalis); Morphology, Habitat, Characteristics, Classification

Enter the Atherinidae family, Live on Coastal pelagic; 33–38 mid-lateral scales, 17–19 predorsal scales, greenish with silvery mid-lateral stripe, upper sides with many very small black dots, rows of similar blackish spots from pectoral-fin tips to about level with anal-fin origin; Indo–W. Pacific; to 11 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research

Sunday, January 24, 2021

Ikan Baeongan Atau Robust Deepsea Boarfish (Antigonia capros); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi



Ikan Baeongan Atau Robust Deepsea Boarfish (Antigonia capros); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Caproidae, Hidup di Dekat dasar, kedalaman 50–900 m; moncong relatif pendek, mulut moncong ke atas, 35–37 jari sirip punggung lunak, 32–35 jari sirip dubur lunak, oranye kemerahan dengan garis-garis merah tua di kepala dan pangkal ekor dan yang lebih jelas satu garis pada pertengahan tubuh; circumglobal; sampai 30 cm.

 

Baeongan Fish or Robust Deepsea Boarfish (Antigonia capros); Morphology, Habitat, Characteristics, Classification

Enter the Caproidae family, Live on Near the bottom, 50–900 m depth; snout relatively short, mouth strongly angled upwards, 35–37 dorsal-fin soft rays, 32–35 anal-fin soft rays, reddish orange with dark-red bands on head and caudal peduncle and a more distinct one on mid-body; circumglobal; to 30 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research

Saturday, January 23, 2021

Ikan Belanak, Bebenak Atau Bluetail Mullet (Valamugil buchanani); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi



Ikan Belanak, Bebenak Atau Bluetail Mullet (Valamugil buchanani); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Mugilidae, Hidup di Perairan pantai dangkal dan muara; tubuh cukup kuat, moncong pendek dan tumpul, sirip punggung kedua sejajar dengan sirip dubur, sirip ekor berbentuk bulan sabit, sirip dada panjang, 32–36 sisik tersusun membujur, sirip ekor biru tua jelas; Indo–Pasifik Barat; sampai 60 cm.

 

Belanak Fish, Bebenak or Bluetail Mullet (Valamugil buchanani); Morphology, Habitat, Characteristics, Classification

Enter the family Mugilidae, Live on Shallow coastal waters and estuaries; body moderately robust, snout short and blunt, 2nd dorsal-fin origin in line with anal-fin origin, caudal fin deeply lunate, pectoral fin long, 32–36 scales in longitudinal series, caudal fin distinctly dark blue; Indo–W. Pacific; to 60 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research

Friday, January 22, 2021

Ikan Belanak, Bebenak, Gereh, Tongkol Blitar Atau Bluespot Mullet (Moolgarda seheli); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi



Ikan Belanak, Bebenak, Gereh, Tongkol Blitar Atau Bluespot Mullet (Moolgarda seheli); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Mugilidae, Hidup di Perairan pantai dangkal, muara dan sungai; tubuh cukup kokoh, moncong pendek dan tumpul,sirip punggung ke-2 sejajar dengan pangkal sirip dubur, sirip ekor berbentuk bulan sabit, 36–42 sisik tersusun membujur, sirip dada kekuningan dengan dasar berbintik biru tua; Indo–Pasifik Barat; sampai 50 cm.

 

Belanak Fish, Bebenak, Gereh, Tongkol Blitar or Bluespot Mullet (Moolgarda seheli); Morphology, Habitat, Characteristics, Classification

Enter the family Mugilidae, Live on Shallow coastal waters, estuaries and rivers; body moderately robust, snout short and blunt, 2nd dorsal-fin origin in line with anal-fin origin, caudal fin lunate, 36–42 scales in longitudinal series, pectoral fins yellowish with dark-blue spot at base; Indo–W. Pacific; to 50 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research

Thursday, January 21, 2021

Ikan Belanak, Bebenak Atau Longfin Mullet (Moolgarda perusii); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi


 

Ikan Belanak, Bebenak Atau Longfin Mullet (Moolgarda perusii); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Mugilidae, Hidup di Perairan pantai dangkal dan muara; tubuh cukup kokoh, moncong sangat pendek dan tumpul, sirip punggung ke-2 sejajar dengan jari sirip dubur ketiga, sirip ekor sangat cekung, 31–35 sisik tersusun membujur, dasar sirip dada berbintik hitam; Indo-Pasifik Barat; sampai 25 cm.

 

Belanak Fish, Bebenak or Longfin Mullet (Moolgarda perusii); Morphology, Habitat, Characteristics, Classification

Enter the family Mugilidae, Live on Shallow coastal waters and estuaries; body moderately robust, snout very short and blunt, 2nd dorsal-fin origin in line with 3rd anal-fin soft ray, caudal fin deeply emarginate, 31–35 scales in longitudinal series, pectoral fins with black spot at base; Indo–W. Pacific; to 25 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research

Wednesday, January 20, 2021

Ikan Belanak, Bebenak Atau Diamond Mullet (Liza alata); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi



Ikan Belanak, Bebenak Atau Diamond Mullet (Liza alata); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Mugilidae, Hidup di Perairan pantai, muara dan sungai; tubuh agak memanjang, pangkal sirip punggung kedua sejajar dengan tengah dari dasar sirip dubur, sirip punggung kedua dan sirip dubur melengkung lancip, sirip ekor bercagak, 29–32 sisik tersusun membujur, sirip biasanya pucat, dasar sirip dada berbintik hitam; Indo–Pasifik Barat; sampai 75 cm.

 

Belanak Fish, Bebenak Or Diamond Mullet (Liza alata); Morphology, Habitat, Characteristics, Classification

Enter the family Mugilidae, Live on Coastal waters, estuaries and rivers; body moderately elongate, 2nd dorsal-fin origin level with mid anal-fin base, 2nd dorsal and anal fins falcate, caudal fin forked, 29–32 scales in longitudinal series, fins mostly pale, pectoral fin with black spot at base; Indo–W. Pacific; to 75 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research

Tuesday, January 19, 2021

Ikan Belanak, Bebenak, Belanak Jumpul Atau Squaretail Mullet (Ellochelon vaigiensis); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi



Ikan Belanak, Bebenak, Belanak Jumpul Atau Squaretail Mullet (Ellochelon vaigiensis); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Mugilidae, Hidup di Perairan pantai dangkal, muara dan sungai; tubuh kokoh, kepala lebar dan bagian atasnya rata, pangkal sirip punggung ke-2 sejajar dengan ⅓ sampai ½ bagian depan dasar sirip dubur, sirip ekor tegak lurus, 25–29 sisik tersusun membujur, coklat kehijauan di atas; Indo-Pasifik Barat; sampai 60 cm.

 

Belanak Fish, Bebenak, Bulk Belanak Or Squaretail Mullet (Ellochelon vaigiensis); Morphology, Habitat, Characteristics, Classification

Enter the family Mugilidae, Live on Shallow coastal waters, estuaries and rivers; body robust, head broad and dorsally flattened, 2nd dorsal-fin origin level with anterior ⅓ to ½ of anal-fin base, caudal fin truncate, 25–29 scales in longitudinal series, greenish brown above; Indo–W. Pacific; to 60 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research

Monday, January 18, 2021

Ikan Belanak, Bebenak Atau Greenback Mullet (Chelon subviridis); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi


 

Ikan Belanak, Bebenak Atau Greenback Mullet (Chelon subviridis); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Mugilidae, Hidup di Pesisir, muara dan sungai; tubuh cukup kokoh, kepala lebar dan rata, pangkal sirip punggung ke-2 sejajar dengan ⅓ sampai ⅔ bagian depan dari dasar sirip dubur, sirip ekor cekung, 28–32 sisik tersusun membujur, kehijauan tua di atas; Indo–Pasifik Barat, kemungkinan jenis yang kompleks; sampai 40 cm.

 

Mullet, Bebenak or Greenback Mullet (Chelon subviridis); Morphology, Habitat, Characteristics, Classification

Enter the family Mugilidae, Live on Coastal, estuaries and rivers; body moderately robust, head broad and flattened, 2nd dorsal-fin origin level with anterior ⅓ to ⅔ of anal-fin base, caudal fin emarginate, 28–32 scales in longitudinal series, dark greenish above; Indo–W. Pacific, probably a species complex; to 40 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research

Sunday, January 17, 2021

Ikan Belanak, Bebenak, Belanak Sipit Atau Tade Mullet (Chelon planiceps); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi



Ikan Belanak, Bebenak, Belanak Sipit Atau Tade Mullet (Chelon planiceps); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Mugilidae, Hidup di Perairan pantai dangkal, muara dan sungai; tubuh ramping dan memanjang, kepala agak gepeng dan runcing, pangkal sirip punggung ke-2 sejajar dengan ⅓ hingga ½ bagian depan dari dasar sirip dubur, sirip ekor sedikit bercagak, sisi tubuh dengan 5–7 garis gelap sempit samar; Indo–Pasifik Barat; sampai 70 cm.

 

Mullet, Bebenak, Sipit Mullet or Tade Mullet (Chelon planiceps); Morphology, Habitat, Characteristics, Classification

Enter the family Mugilidae, Live on Shallow coastal waters, estuaries and rivers; body slender and elongate, head depressed and pointed, 2nd dorsal-fin origin level with anterior ⅓ to ½ of anal-fin base, caudal fin weakly forked, sides of body with 5–7 faint narrow dark stripes; Indo–W. Pacific; to 70 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research

Saturday, January 16, 2021

Ikan Belayaran Atau Bigsnout Whiptail (Coelorinchus macrorhynchus); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi



Ikan Belayaran Atau Bigsnout Whiptail (Coelorinchus macrorhynchus); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Macrouridae, Hidup di Bentopelagis, 329–759 m; ekor ramping dan menyempit dengan sirip punggung dan dubur menyatu di ujungnya, sirip punggung ke-1 tinggi, moncong bertulang sangat panjang dan tajam, bersisik merata di bawah kepala, area di bawah lubang hidung bersisik, kecoklatan tua merata; Pasifik Barat–Tengah; sampai 85 cm.

 

Cruise Fish or Bigsnout Whiptail (Coelorinchus macrorhynchus); Morphology, Habitat, Characteristics, Classification

Enter the Macrouridae family, Live on Benthopelagic, 329–759 m depth; tail slender and tapering with dorsal and anal fins joined at its tip, 1st dorsal fin tall, bony snout very long and sharply pointed, underside of head uniformly scaled, area below nostrils scaled, uniformly dark brownish; W. Central Pacific; to 85 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research

Friday, January 15, 2021

Ikan Jet Coklat Atau Brown Cusk (Hoplobrotula badia); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi



Ikan Jet Coklat Atau Brown Cusk (Hoplobrotula badia); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Ophidiidae, Hidup di Dasar bersubstrat lunak dan berbatu, kedalaman 180–550 m; sirip dada dengan 2 jari sirip terpisah berpangkal dari bawah mata dan sampai melampaui kepala, 3 duri keras di sudut depan tutup insang, duri pada moncong sangat pendek, sekitar 94 jari sirip punggung, kepala dan tubuh kecoklatan; Pasifik Barat; sampai 75 cm.

 

Jet Brown Fish Or Brown Cusk (Hoplobrotula badia); Morphology, Habitat, Characteristics, Classification

Enter the Ophidiidae family, Live on Soft and rocky bottoms, 180–550 m depth; pelvic fins with 2 separate rays originating below eye and extending beyond head, 3 strong spines at angle of preopercle, very short spine on snout, about 94 dorsal-fin rays, head and body brownish; W. Pacific; to 75 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research

Thursday, January 14, 2021

Ikan Jenggot Kambing Atau Goatsbeard Brotula (Brotula multibarbata); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi



Ikan Jenggot Kambing Atau Goatsbeard Brotula (Brotula multibarbata); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Ophidiidae, Hidup di Dasar bersubstrat lunak dan berbatu, 0–650 m; sirip dorsal dan dubur menyatu dengan sirip ekor, 6 sungut di moncong dan 6 di dagu, sirip perut dengan 2 jari di bawah celah insang, terdapat duri di sudut depan tutup insang, kecoklatan merata, bibir pucat; Indo- Pasifik Barat dan Tengah, kemungkinan jenis yang kompleks; 46 cm.

 

Goatsbeard Fish or Brotula Goatsbeard (Brotula multibarbata); Morphology, Habitat, Characteristics, Classification

Enter the Ophidiidae family, Live on Soft and rocky bottoms, to 650 m depth; dorsal and anal fins joined to caudal fin, 6 barbels on snout and 6 on chin, pelvic fin with 2 rays below gill opening, spine at angle of preopercle, uniformly brownish, lips pale; Indo–W. & Central Pacific, possibly a species complex; to 46 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research

Wednesday, January 13, 2021

Ikan Sepakat Atau Dealfish (Trachipterus jacksonensis); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi



Ikan Sepakat Atau Dealfish (Trachipterus jacksonensis); Morfologi, Habitat, Ciri-Ciri, Klasifikasi

Masuk kedalam famili Trachipteridae, Hidup di Mesopelagis; tubuh sangat panjang seperti pita, sirip punggung sangat panjang, tidak ada sirip dubur, kulit ditutupi tuberkula bertulang dan menonjol, tidak ada sisik, sirip ekor sangat kecil menghadap keatas, tubuh keperakan, sirip punggung kasar merah terang di bagian belakang; Indo–Pasifik Barat & Atlantik Barat; 220 cm.

 

Agreed Fish or Dealfish (Trachipterus jacksonensis); Morphology, Habitat, Characteristics, Classification

Enter the Trachipteridae family, Live on Mesopelagic; body very long and ribbon-like, dorsal fin very long, anal fin absent, skin covered in raised bony tubercles, scales absent, caudal fin very small and upturned, body silvery, dorsal fin abruptly bright red posteriorly; Indo-W. Pacific & W. Atlantic; to 220 cm.

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Daftar Pustaka

White, W. T., P., R. Last., Dharmadi., R. Faizah., U. Chodrijah., B. I. Prisantoso., J. J. Pogonoski., M. Puckridge., S. J. M. Blaber. 2013. Market Fishes Of Indonesian. Australian Centre For International Agricultural Research

Tuesday, January 12, 2021

Termoregulasi (Fisiologi Hewan Air: FHA)



         Termoregulasi adalah pemeliharaan suhu tubuh didalam suatu kisaran yang membuat sel-sel mampu berfungssi secara efisien

         Ada empat proses fisik yang bertanggung jawab atas perolehan panas dan kehilangan panas yaitu:

 

a. Konduksi yaitu perpindahan langsung gerakan termal (panas) antara moekul-moekul lingkungan dengan moleku-moekul permukaan tubuh

         misalnya seekor hewan duduk dalam kolam air dingin atau diatas batu yang panas akan selalu dihantarkan dari benda bersuhu lebih tinggi ke benda bersuhu lebih rendah.

b. Konveksi yaitu perpindahan panas melalui pergerakan udara atau cairan melewati permukaan tubuh

         seperti ketika tiupan angin turut menghilangkan panas dari permukaan tubuh hewan yang berkuit kering

 

c. Radiasi yaitu pancaran gelombang elektromagnetik yang dihasilkan oleh semua benda (termasuk tubuh hewan) yang lebih hangat dari suhu yang absolute nol

         contohnya hewan menyerap panas radiasi dari matahari

d. Evaporasi atau penguapan adalah kehilangan panas dari permukaan cairan yang hilang berupa molekulnya yang berubah menjadi gas evaporasi

         air dari seekor hewan memberi efek pendinginan yang signifikan pada permukaakn hewan itu.

         Konveksi dan evaporasi merupakan penyebab kehilangan panas

 

Termoregulasi pada Hewan

         Pengaturan suhu tubuh (termoregulasi), pengaturan cairan tubuh (osmoregulasi), ekskresi adlh elemen-elemen dari homeostasis.

         Dalam termoregulasi dikenal adanya hewan berdarah dingin (cold-blood animals) dan hewan berdarah panas (warm-blood animals).

         Namun, ahli-ahli Biologi lebih suka menggunakan istilah ektoterm dan endoterm yang berhubungan dengan sumber panas utama tubuh hewan.

 

         Ektoterm adalah hewan yang panas tubuhnya berasal dari lingkungan (menyerap panas lingkungan).

         Suhu tubuh hewan ektoterm cenderung berfluktuasi, tergantung pada suhu lingkungan.

         Hewan dalam kelompok ini adalah anggota invertebrata, ikan, amphibia, dan reptilia.

 

         Endoterm adalah hewan yang panas tubuhnya berasal dari hasil metabolisme. Suhu tubuh hewan ini lebih konstan.

         Endoterm umum dijumpai pada kelompok burung (Aves), dan mamalia.

 

Pengaruh suhu pada lingkungan

         Pengaruh suhu pada lingkungan, hewan dibagi menjadi dua yaitu poikiloterm dan homoiterm.

         Poikiloterm suhu tubuhnya dipengaruhi oleh lingkungan disebut hewan berdarah dingin.

         Hewan homoiterm sering disebut hewan berdarah panas

 

         Pada hewan homoiterm suhu tubuhnya lebih stabil, hal ini dikarenakan adanya reseptor dalam otaknya sehingga dapat mengatur suhu tubuh.

         Hewan homoiterm dapat melakukan aktifitas pada suhu lingkungan yang berbeda akibat dari kemampuan mengatur suhu tubuh.

         Hewan homoiterm mempunyai variasi temperatur normal yang dipengaruhi oleh faktor umur, faktor kelamin, faktor lingkungan, faktor panjang waktu siang dan malam, faktor makanan yang dikonsumsi

 

         Hewan berdarah panas adalah hewan yang dapat menjaga suhu tubuhnya, pada suhu-suhu tertentu yang konstan biasanya lebih tinggi dibandingkan lingkungan sekitarnya.

         Sebagian panas hilang melalui proses radiasi, berkeringat yang menyejukkan badan. Melalui evaporasi berfungsi menjaga suhu tubuh agar tetap konstan. Contoh hewan berdarah panas adalah bangsa burung dan mamalia

 

         hewan yang berdarah dingin adalah hewan yang suhu tubuhnya kira-kira sama dengan suhu lingkungan sekitarnya

         Suhu tubuh tergantung pada neraca keseimbangan antara panas yang diproduksi atau diabsorbsi dengan panas yang hilang.

         Panas yang hilang dapat berlangsung secara radiasi, konveksi, konduksi dan evaporasi.

 

         Hewan mempunyai kemampuan adaptasi terhadap perubahan suhu lingkungan.

         Sebagai contoh, pada suhu dingin, mamalia dan burung akan meningkatkan laju metabolisme dengan perubahan hormon-hormon yang terlibat di dalamnya, sehingga meningkatkan produksi panas.

         Pada ektoterm (misal pada lebah madu), adaptasi terhadap suhu dingin dengan cara berkelompok dalam sarangnya.

         Hasil metabolisme lebah secara kelompok mampu menghasilkan panas di dalam sarangnya.

 

         Beberapa adaptasi hewan untuk mengurangi kehilangan panas,

         misalnya adanya bulu dan rambut pada burung dan mamalia, otot, dan modifikasi sistim sirkulasi di bagian kulit.

         Kontriksi pembuluh darah di bagian kulit dan countercurrent heat exchange adalah salah satu cara untuk mengurangi kehilangan panas tubuh.

 

         Perilaku adalah hal yang penting dalam hubungannya dengan termoregulasi.

         Migrasi, relokasi, dan sembunyi ditemukan pada beberapa hewan untuk menurunkan atau menaikkan suhu tubuh.

         Gajah di daerah tropis untuk menurunkan suhu tubuh dengan cara mandi atau mengipaskan daun telinga ke tubuh.

         Manusia menggunakan pakaian adalah salah satu perilaku unik dalam termoregulasi.

 

Jenis-Jenis Dan Macam-Macam Adaptasi

1. Adaptasi Morfologi
Adaptasi morfologi adalah penyesuaian pada organ tubuh yang disesuaikan dengan kebutuhan organisme hidup.

         Misalnya seperti gigi singa, harimau, citah, macan, dan sebagainya yang runcing dan tajam untuk makan daging.

         Sedangkan pada gigi sapi, kambing, kerbau, biri-biri, domba dan lain sebagainya tidak runcing dan tajam karena giginya lebih banyak dipakai untuk memotong rumput atau daun dan mengunyah makanan.

 

2. Adaptasi Fisiologi

         Adaptasi fisiologi adalah penyesuaian yang dipengaruhi oleh lingkungan sekitar yang menyebabkan adanya penyesuaian pada alat-alat tubuh untuk mempertahankan hidup dengan baik.

         Contoh adapatasi fisiologis adalah seperti pada binatang / hewan onta yang punya kantung air di punuknya untuk menyimpan air agar tahan tidak minum di padang pasir dalam jangka waktu yang lama serta pada anjing laut yang memiliki lapisan lemak yang tebal untuk bertahan di daerah dingin.

 

3. Adaptasi Tingkah Laku

         Adaptasi tingkah laku adalah penyesuaian mahkluk hidup pada tingkah laku / perilaku terhadap lingkungannya

         seperti pada binatang bunglon yang dapat berubah warna kulit sesuai dengan warna yang ada di lingkungan sekitarnya dengan tujuan untuk menyembunyikan diri.

 

Pada hewan poikiloterm

         Pada hewan poikiloterm yang hidup di air suhu tubuhnya sangat ditentukan oleh keseimbangan konduksi dan konveksi dengan kondisi air sekelilingnya

         kenaikan suhu akan mempengaruhi laju metaboisme dan meningkatkan laju respirasi,

 

         hewan poikiloterm yang hidup di akuatik adalah daphmia merupakan hewan yang sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan sehingga sangat mudah untuk diamati dan digunakan sebagai hewan uji hayati untuk kasus Termoregulasi.

 

         Pernyataan hokum Van’t Hoff
Dari setiap peningkatan suhu sebesar 10oC akan meningkatkan laju konsumsi oksigen atau dalam hal ini adalah denyut jantung sebesar 2 sampai 3 kali kenaikan.
Perhitungan Q10= [R2/R1]10/T2-T1

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno

FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015