Monday, June 1, 2020

Ikan Dollar (Silver); Klasifikasi, Morfologi, Habitat Dll



Silver Dolar (Metynnis hypsauchen) berasal dari Sungai Amazon, Amerika Selatan. Sifatnya cenderung herbivore. Tubuhnya berwarna keperakan dan sangat aktif bergerak. Ikan ini sangat digemari pecinta ikan hias sehingga permintaannya tinggi. Silver Dolar juga disebut piranha imitator karena bentuk tubuhnya seperti piranha.

KLASIFIKASI IKAN DOLLAR (SILVER)
Phylum : Chordata
Classes : Actino pterygii
Ordo : Characiformes
Familia : Characiformes
Genus : Metynnis
Species : Metynnis hypsauchen

HABITAT  IKAN DOLLAR (SILVER)
Ikan ini bentuknya sama deangan ikan piranha dan ikan pacu (bawal) karena mereka masih berjerabat ikan ini juga berwarna petak dan berbentuk uang logam makan ikan ini disebut dengan silver dollar ikan ini juga cocok dengan aquarium luas dengan gravel pasir atau pun batu dan tanaman air agar ikan ini dapat bersembunyi ikan ini termasuk ikan yang berkelompok usaha agar lebih dari 5 sektor dan jangan mencampurkan ikan dengan ikan ikan lainya kecil diaquarium karena sifatnya omnivore pemakan segalanya.

Ikan ini sangat senang hidup di lingkungan perairan yang teduh dan tidak terlalu. terang. Suhu optimalnya sedang, antara 25-28° C. Keasaman air optimal sekitar 6,5-7,0 dengan kekerasan sekitar 10°dH.

Untuk pemijahan diperlukan air bersih. Selain cacing dan jentik nyamuk, induknya akan senang jika diberi pakan sayuran seperti selada air. Pakan sayuran ini pun tampaknya dapat membantu menambah perbaikan kualitas telur. Untuk pemijahan diperlukan air bersih. Selain cacing dan jentik nyamuk, induknya akan senang jika diberi pakan sayuran seperti selada air. Pakan sayuran ini pun tampaknya dapat membantu menambah perbaikan kualitas telur. Ikan ini tinggal di air tawar, habitat aslinya di sungai amazon.

FISIOLOGI IKAN DOLLAR (SILVER)
Pemijahan induk silver dollar jantan dan betina dilakukan secara terpisah dalam akuarium kaca yang berukuran cm yang ditempatkan pada ruangan tertutup. Pemeliharaan secara terpisah ini dimaksudkan agar ikan dapat matang gonad serentak dan tidak terjadi pemijahan liar yang tidak dikehendaki. Akuarium tempat pemeliharaan induk diisi air setinggi 35 cm serta diberi aerasi. Dalam satua kuarium dimasukkan  sekitar 10 ekor induk. Untuk menjaga kualitas air pemeliharaan induk dilakukan pergantian air dua hari sekali sebanyak ¼ bagian atau tergantung kebutuhan.

Pemberian makanan kepada induk dilakukan dua kali sehari, yaitu pagi dan sore hari berupa larva Chironomus (chu merah) beku atau segar, atau cacing rambut yang diselingi dengan memberikan selada air. Induk ikan dipelihara hingga matang gonad atau siap dipijahkan.

Induk ikan silver dollar yang matang gonad dapat dilihat dari penampakan tepi sirip ekor yang berwarna merah tua kehitaman, operkulum (tutup insang) berwarna kemerahan, dan pada badan tepat dibelakang tutup insang terdapat dua bintik hitam. Bila induk betina kelihatan perutnya yang membesar (gendut).

Pemijahan ikan silver dollar dapat dilakukan secara alami, akan tetapi waktu terjadinya pemijahan tidak dapat diprediksi dengan baik sehingga relatif sulit untuk menentukan target produksi benih. Oleh karena itu, pemijahan ikan silver dollar ini perlu dilakukan dengan rangsangan hormon. Seperti pada pemijahan dengan rangsangan hormonal yang dijelaskan sebelumnya, induk-induk silver dollar yang akan disuntik ditimbang dahulu untuk mengetahui beratnya dan kemudian menentukan banyaknya hormon yang harus disuntikkan. Hormon yang umum dipakai untuk merangsang pemijahan ikan silver dollar adalah ovaprim. Penggunaan ekstrak kelenjar hipofisa ikan mas untuk menyuntik ikan silver dollar jarang dipakai, karena ukuran ini relatif kecil sehingga sulit menentukan dosis yang diberikan.

Dosis yang diberikan pada ikan silver dollar dengan menggunakan ovaprim yakni memakai dosis 0,7 ml/ kg bobot ikan. Penimbangan ikan diperlukan untuk mengetahui dosis yang digunakan. Untuk bobot yang berbeda dapat menggunakan sistem konversi berdasarkan dosis yang ada.

Untuk mengurangi stres, sebelum dilakukan penyuntikan, sebaiknya ikan dibius terlebih dahulu dengan menggunakan MS-222 dengan konsentrasi sekitar 100 mg perliter air. Setelah ikan dibius, diangkat dan kemudian diletakkan diatas gabus busa tebal. Dengan hati-hati ikan disuntik dibagian daging pungggung yang paling tebal. Diusahakan menggunakan jarum suntik yang paling kecil.

Setelah penyuntikan selesai, ikan dikembalikan lagi ke wadah pemijahan. Wadah pemijahan dapat berupa akuarium dengan ukuran  cm atau bak beton yang diisi air sedalam 25 cm dan diberi tanaman air Hydrilla. Kedalam setiap wadah dimasukkan sepasang induk jantan dan betina. Air dalam wadah pwmijahan dinaikkan tingginya menjadi 35 cm setelah dilakukan penyuntikan kedua.

MORFOLOGI IKAN DOLLAR (SILVER)
Ikan silver merupakan ikan introduksi yang didatangkan dari sungai amazon, amerika Selatan. Ikan ini termasuk kedalam famili Characidae. Bentuk badannya pipih dan panjangnya dapat mencapai 15 cm. Warna badan dan perutnya perak mengkilap dan agak keabu-abuan pada bagian punggungnya.

Jenis kelamin ikan ini relatif mudah dibedakan setelah dewasa dengan melihat sirip analnya. Sirip anal ikan silver dollar betina agak meruncing dibagian depannya dan berwarna jingga cerah atau merah menyolok bila telah matang gonad. Sedangkan ikan jantannya memiliki sirip anal yang bundar dibagian depannya dan berwarna jingga jika telah matang gonad, tetapi warna ini kurang mencolok dibandingkan dengan betinanya.

Ikan ini termasuk herbivora, memakan daun-dauanan seperti selada air dan tanaman air lainnya yang berdaun lunak. Ikan silver dollar sudah dapat dipijahkan pada pH air 6.8-7.0 dengan suhu air 26-30◦C.

CIRI-CIRI IKAN DOLLAR (SILVER)
1. Hidup pada sungai amazon , amerika selatan
2. Karakteristik nya condong herbivore
3. Tubuhnya berwarna keperakan serta aktif bergerak

Antara jantan dan betina sangat mudah dibedakan. Jantannya lebih langsing dan ditandai dengan warna yang sedikit kemerahan pada sirip perut. Pada betina, warna sirip perut lebih merah. Selain itu, bentuk sirip jantan agak segi tiga membulat, sedangkan betina tumpul lurus. Pemijahannya terjadi berpasangan di akuarium. Telurnya diserakkan di dasar sehingga sebenarnya tidak diperlukan substrat.

REPRODUKSI IKAN DOLLAR (SILVER)
1. Pemijahannya hampir sama seperti Piranha,pertama adalah membedakan kelaminnya jantan pada sirip analnya berwarna kemerahan sementara betina berwarna lebih merah daripada jantan.Cara lainnya adalah sang indukan memilih sendiri pasangannya.Carilah pasangan yang terus berkejar-kejaran dan selalu berduaan di satu kelompok ikan silver dollar.Segeralah pisahkan pasangan tersebut ke kolam pemijahan.
2. Berikan sebuah tempat untuk meletakan telur seperti dedaunan( imitasi ),pipa paralon dan lain-lain.
3. Setelah terlihat telur ikan pada media penempelan telur segera pindahkan ke media penetasan sekaligus tempat pembesaran.
4. Setelah burayak ikan telah muncul,jangan di beri pakan dulu.Karena burayak masih meyimpan cadangan makanan sampai mereka berumur 3 hari.
5. Sesudah lebih dari 3 hari mereka dapat di beri pakan berupa kutu air,susu bubuk dan infusoria.

Ikan berpijah ditandai dengan induk yang lari saling kejar dan tampak sibuk. Bila sudah mulai senang, hal itu sebagai tanda bahwa hampir atau sudah selesai berpijah. Waktu berpijah antara pukul 8.00-11.00. Setelah selesai berpijah, telurnya dapat diambil untuk ditetaskan. Pengambilan telur ini memang sulit karena butuh ketelatenan. Untuk itu, umumnya petani hanya memindahkan induknya saja, sedangkan telurnya dibiarkan dalam wadah pemijahan hingga menetas. Ketinggian air untuk penetasan cukup sekitar 15 cm. Agar selama penetasan tidak ada serangan jamur, ke dalam air dapat ditambahkan metil biru 0,2 ppm.

Pembesaran ikan ini dimulai sejak benih berumur 2-3 minggu. Kegiatan pembesaran dapat dilakukan dalam akuarium, bak, maupun kolam semen. Selain akuarium, aerasi tidak dianjurkan diberikan dalam bak dan kolam. Tanaman air pun sangat diperlukan pada pembesaran ikan di kolam terbuka. Fungsi tanaman air tersebut sebagai tempat ikan untuk berlindung.

Pakan ikan pada pembesaran ini berupa cacing sutera. Pakan dapat ditambahkan selada air setiap 4 hari. Sementara penggantian air untuk wadah akuarium harus lebih sering dibanding kolam karena akuarium lebih sempit. Ukuran ikan siap jual bisa 2,5-3,0 cm. Biasanya ukuran ikan tersebut sudah bisa dicapai setelah ikan dipelihara selama tiga bulan.

Telur yang diperlakukan dengan baik dan diberi aerasi biasanya akan menetas setelah 2-3 hari. Larvanya akan mulai berenang setelah dua hari menetas. Bila larva sudah mulai berenang, airnya dapat diganti separonya. Penggantian air harus dilakukan setiap hari hingga airnya bebas dari kandungan metil biru. Setelah mulai berenang, larva dapat diberi pakan berupa infusoria atau artemia. Setelah berumur 3-4 hari, pakannya dilanjutkan dengan kutu air.

TINGKAH LAKU IKAN DOLLAR (SILVER)
Ikan dari daerah tropis ini mempunyai gerakan yang khas yaitu berkelompok atau bergerombol 5-6 ekor dan bisa melompat spotan ke luar akuarium nila terkejut silver dollar 6,0-7,5 dan suhu optimal 24̊C- 28̊C

MANFAAT IKAN DOLLAR (SILVER)
Ikan ini memiliki manfaat sebagai ikan hias peliharaan di akuarium, dengan bentuknya yang unik seperti ikan piranha ikan ini aman dipelihara karena bukan merupakaan ikan karnivora seperti ikan piranha, dan sangat cocok bagi pecinta ikan hias akuarium.

PERAN IKAN DOLLAR (SILVER) BAGI PERAIRAN
Ikan silver dollar (metynnis hypsauchent), atau striped silver ini merupakan ikan yang berkembang biak atau yang hidup diperairan air tawar yang berasal dari perairan amerika selatan mempunyai yang dikembangkan sebagai ikan komersial.

PENULIS
Yenni Nur Hidayati
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2012

EDITOR
Gery Purnomo Aji Sutrisno
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

DAFTAR PUSTAKA
http://akuariumhias.blogspot.co.id/2013/03/budidaya-ikan-hias-silver-dollar.html#0 diakese pada tanngal 19 Desember 2015 pada pukul 14.30
http://hobiikan.blogspot.co.id/2009/01/budidaya-ikan-hias-silver-dolar.html diakses pada tanggal 19 Desember 2015 pada pukul 14.00
http://karyailmiah.unisba.ac.id/index.php/farmasi/article/view/1949 diakses pada tanggal 19 desember 2015 pada pukul 12.50
http://media.unpad.ac.id/thesis/230110/2009/230110090129_2_4801.pdf diakses pada tanggal 19 Desember 2015 pada pukul 12.30
http://www.wasiwa.com/2015/03/makalah-morfologi-dan-anatomi-ikan.html  diakses pada tanggal 19 Desember 2015 pada pukul 12.35
https://aquass.ru/product/metynnis-hypsauchen/
https://mazara30.wordpress.com/2012/06/03/160/ diakses pada tanggal 19 Desember 2015 pada pukul 13.15
Kadarini, et.al.  2010. Pengaruh padat penebaran terhadap sintasan dan pertumbunhan benih ikan hias silver (myteniss hysauchen) dalam sistem kesirkulasi. Uiversutas Diponegoro. Semarang.

No comments:

Post a Comment