Friday, June 12, 2020

Tetmemorus Adalah; Klasifikasi, Morfologi, Habitat Dll



Tetmemorus termasuk Ganggang Hijau, Ganggang hijau atau Chlorohyta adalah salah satu klas dari ganggang berdasarkan zat warna atau pigmentasinya. Ganggang hijau ada yang bersel tunggal dan ada pula yang bersel banyak berupa benang, lembaran atau membentuk koloni spesies ganggang hijau yang bersel tunggal ada yang dapat berpindah tempat, tetapi ada pula yang menetap. Algae hijau merupakan kelompok terbesar dari vegetasi algae. Algae hijau berbeda dengan devisi lainnya karena memiliki warna hijau yang jelas seperti tumbuhan tingkat tnggi karena mengandung pigmen klorofil a dan klorofil b lebih dominan dibandingkan karoten dan xantofit. Alga ini merupakan kelompok alga terbesar dan yang paling beragam karena ada yang bersel tunggal, koloni dan bersel banyak. warna hijau dari klorofil a dan b yang sama dalam proporsi sebagai 'tinggi' tanaman serta c klorofil tetapi dilaporkan terdapat di beberapa prasinophyceae; √ U-karoten, dan berbagai karakteristik xanthophylls. Hasil asimilasi berupa amilum yang tersusun dalam kloroplas, kloroplasnya beraneka bentuk dan ukurannya, ada yang seperti mangkok, seperti busa, seperti jala, dan seperti bintang, penyusunnya sama seperti pada tumbuhan tingkat tinggi yaitu amilase dan amilopektin. Alga berperan sebagai produsen dalam ekosistem. Berbagai jenis alga yang hidup bebas di air terutama yang tubuhnya bersel satu dan dapat bergerak aktif merupakan penyusun pitoplankton. Sebagian fitolankton adalah alga hijau, pigmen klorofil yang dimilikinya aktif melakukan fotosintesis sehingga alga hijau merupakan produsen utama dalam ekosistem perairan.

KLASIFIKASI TETMEMORUS
Menurut Ralfs (1848), klasifikasi dari Tetmemorus adalah sebagai berikut:
Phylum : Chlorophyta
Class : Chlorophyceae
Order : Zygnematales
Family : Desmidiaceae
Genus : Tetmemorus

MORFOLOGI TETMEMORUS
Untuk famili Desmidiaceae memiliki ciri
1.
Unisel, koloni atau filament
2.
Umumnya placoderm desmid
3.
Sel tersusun atas 2 semisel yang sama persis
4.
Dinding sel terdiri dua lapis diliputi lendir
5.
Hidup di perairan sedikit asam (pH 5-6)

Menurut Levavaseur (1989), menyatakan bahwa pigmen-pigmen fotosintesis alga hijau berklarofil a dan b dan mengandung siphonaxanthin atau lutein. Dan tempat penyimpanan cadangan makanan biasanya berupa pati.

HABITAT TETMEMORUS
Pada umumnya ordo zygnematales unisel, koloni, filamen atau desmid, tidak memiliki flagel. Biasanya hidup di air tawar atau payau. Yang berbentuk koloni ada yang menghasilkan lendir yang mengapung dan menimbulkan bau busuk.

FISIOLOGI TETMEMORUS
Susunan selnya terdiri dari kloroplas yang terbungkus oleh sistem membran rangkap. Pigmen yang terdapat dalam kloroplas yaitu klorofil a dan klorofil b, beta karoten serta berbagai macam xantifil (lutein, violaxanthin, zeaxanthin) kloroplas dalam sel letaknya mengikuti bentuk dinding sel ( parietal,ex: ulotrix atau ditengah lumen sel ( axial,ex:muogotia). Pada umumnya satu kloroplas setiap sel tetapi pada siponoles zygnematales terdapat lebih dari satu kloroplas setiap sel. Kloroplasnya berbentuk bintang.
1.
Sel-selnya berbentuk koloni yang berupa benang yang tidak bercabang dan selalu bertambah panjang karena pembelahan sel secara vegetatif, serta pembentangan sel.
2.
Dinding sel lunak, tidak berlubang-lubang, terdiri atas selullosa dengan selaput pektin yang karena pembengkakan menjadi agak berlendir.
3.
Tiap sel memiliki satu inti dan satu kloroplas berbentuk pita yang melingkar seperti spiral, dan menempel pada dinding sel yang mengandung pirenoid- pirenoid.

REPRODUKSI TETMEMORUS
Secara aseksual yaitu dengan pembentukan zoospora, aplanospora, hipnospora, autospora, dan konjugasi. Konjugasi, yaitu sel protoplas tumbuhan I ke tumbuhan II. Contoh: spyrogira. Prosesnya, filament saling mendekat kemudian sama-sama membentuk tonjolan kecil, selanjutnya membentuk papilla, kemudian ke dua dinding papilla melebur hingga membentuk saluran, dilanjutkan dengan gamet jantan masuk ke sel betina melalui saluran itu. Untuk family Zygnematales konjugasi silang, yaitu perkawinan antara 2 protoplas yang tanpa saluran konjugasi dan konjugasi bentuk lateral, yaitu perkawinan antara 2 protoplas yang saling berlekatan yang berasal dari satu filament.

Secara seksual Pada konjugasi dua koloni yang berlainan jenis kelaminnya lalu berdekatan dan sejajar satu sama lain. Pada tempat persentuhan antara dua sel lalu terbentuk penonjolan-penonjolan, sehingga kedua koloni itu sedikit berjauhan lagi. Karena terlarutnya dinding persentuhan , tonjolan menjadi saluran kopulasi. Melalui saluran itu protoplas sel-sel pada benang yang jantan lalu bersifat sebagai gamet jantan dan masuk ke dalam sel-sel pada koloni gamet betina. Peleburan kedua protoplas itu lalu membulat dan karena kehilangan air sedikit mengecil dan menjadi suatu zigot dengan beberapa lapis dinding yang tebal berwarna coklat (pirang), penuh terisi dengan tepung dan minyak. Dalam zigot ini kloroplas yang berasal dari gamet jantan mengalami degenerasi. Pada perkecambahan , zigot mengadakan pembelahan reduksi, dan terbentuklah 4 inti haploid yang bebas. Satu di antaranya agak besar dan tetap, yang 3 lainnya yang lebih kecil mengalami degenerasi. Zigot lalu berkecambah menjadi individu baru. Kopulasi kedua gamet itu ada yang terjadi di tengah-tengahsaluran kopulasi, sehingga zigot terdapat di antarakedua koloni yang mangadakan perkawinan,

TINGKAH LAKU TETMEMORUS
Dalam ekosistem perairan, Perifiton berfungsi sebagai sumber makanan penting bagi organisme dengan tingkat trofik yang lebih tinggi, seperti avertebrata, larva, dan beberapa ikan. Keberadaan Perifiton relatif lebih banyak di genangan air dengan suhu relatif tinggi karena mendapat paparan cahaya matahari yang cukup. Penjelasan ini didukung oleh Wetzel (1979), populasi Perifiton akan menurun pada perairan yang kurang mendapatkan cahaya cukup. Faktor kekeruhan pada perairan baik yang diakibatkan oleh lumpur maupun plankton juga mengakibatkan penurunan populasi perifiton khususnya yang hidup di dasar dan tergantung pada cahaya yang masuk ke perairan untuk pertumbuhan dan perkembangannya.

PERAN TETMEMORUS DI PERAIRAN
Cholophyta mempunyai peranan penting dalam kehidupan sehari-hari, yaitu:
1.
Produsen primer (penyedia oksigen) no1 di air
2.
Sebagai alternatif bahan pangan bagi astronot, terutama spesies chlorella (karena kandungan chlorelinnya banyak mengandung vitamin E)
3.
Sumber pakan alami bagi ikan dan organism air lain (terutama benih)
4.
Beberapa diantaranya dibudidayakan sebagai sumber pakan di panti pembenihan ikan, contoh: chlorella, dunaliella, tetraselmis, dan scenedesmus
  
PENULIS
Muhammad Arief
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2014

EDITOR
Gery Purnomo Aji Sutrisno
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

No comments:

Post a Comment