Monday, May 4, 2020

Ikan Platy Pedang Atau Plati Pedang; Klasifikasi, Morfologi, Habitat Dll



Ikan Platy Pedang atau Ikan Ekor Pedang bukan merupakan ikan asli Indonesia. Ikan ini berasal dari Amerika Tengah dan dilaporkan menyebabkan kerugian di beberapa perairan yang dihuninya. Ikan ekor pedang merupakan ikan kedua yang paling banyak tertangkap di Danau Buyan.

KLASIFIKASI IKAN PLATY PEDANG ATAU PLATI PEDANG
Menurut Nugroho (2008),adapun klasifikasi ikan platy pedang :
Kingdom : Animalia
Filum : Chordata
Kelas : Osteichtyes
Ordo : Cyprinodontoidea
Family : Poecilidae
Genus : Xyphophorus
Spesies : Xyphophorus helleri

HABITAT IKAN PLATY PEDANG ATAU PLATI PEDANG
Asal ikan famili poecillidae ini adalah perairan anak sungai, kolam serta muara sungai amazon sebelah utara sepanjang Trinidad dan Barbos. Famili ini merupakan ikan yang pertama kali dikenal sebagai ikan hias asal sungai amazon. Iduk ikan plati pedang beranak setelah 5-7 hari. Induk plati pedang betina dapat menghasilkan sekitar 80- 125 ekor dan interval dilakukan pemijahan pemijahan untuk beranak kembali kadang-kadang membutuhkan waktu sampai 1 bulan (Febriyantoro, 2014).

FISIOLOGI IKAN PLATY PEDANG ATAU PLATI PEDANG
Selain warna, pada jenis ikan lain yang siap kawin mempunyai tanda-tanda khusus, seperti bagian perut yang membengkak pada ikan betina karena penuh berisi telur, yang juga dapat menarik minat ikan jantan. Jantan dan betina kadang juga mempunyai bentuk sirip yang berbeda. Selain itu, tingkah laku ikan juga dapat membedakan jenis kelamin dan tingkat kedewasaannya. Ikan betina yang siap kawin mempunyai tingkah laku yang berbeda dengan ikan jantan ataupun ikan betina yang belum dewasa. Sebagai contoh adalah tingkah laku menggerak- gerakan sirip yang dapat menunjukkan selera ikan tersebut. Pada ikan-ikan yang bergerak lincah, ketika musim kawin cenderung untuk membentangkan sirip mereka lebar-lebar, sebagai cara untuk berkomunikasi dengan yang lainnya. Tingkah laku meminang dan penjagaan wilayah secara detail berbeda-beda dari tiap jenis ikan teleostei. Tetapi secara umum mempunyai cara yang sama, yaitu umumnya ikan jantan menentukan wilayah tertentu sebagai sarang dan daerah kekuasaannya selama masa reproduksi (Fahmi, 2001).

MORFOLOGI IKAN PLATY PEDANG ATAU PLATI PEDANG
Menurut Nugroho (2008), ikan Platy Pedang termasuk ke dalam family Poecilidae yang berasal dari Amerika Serikat. Ukuran maksimal ikan ini dapat mencapai 12.5 cm untuk betina dan 10 cm untuk jantan. Ikan Platy Pedang ini hidup pada kisaran suhu 25°C -28°C dengan pH antara 7.0-7.5. Ikan ini akan mengeluarkan telur setelah 4 bulan. Dalam proses pemijahannya membutuhkan media yaitu berupa tanaman hias seperti eceng gondok dan tanaman air lainnya.

CIRI-CIRI IKAN PLATY PEDANG ATAU PLATI PEDANG
Ikan Plati Pedang (Xiphophorus helleri) Ciri-ciri plati pedang yaitu tubuh memanjang dengan potongan melintang compressed, mempunyai gonopodium berbentuk jangkar yang mengembang dan pedang panjang. Plati Pedang ini sebenarnya adalah sirip anal yang tumbuh memanjang. Sirip punggung dan ekornya relatif lebar. Ada beberapa alasan mengapa ikan plati pedang (Xiphophorus helleri) diterima oleh banyak orang yang membudidayakannya, selain keindahan bentuk, warna, mudah dikembangbiakkan, ikan ini juga bersifat sosial yang tinggi sehingga dapat hidup berdampingan damai dengan ikan hias lain dalam akuarium (Febriyantoro,2014).

REPRODUKSI IKAN PLATY PEDANG ATAU PLATI PEDANG
Tingkah Laku Reproduksi Ikan memiliki variasi strategi reproduksi agar keturunannya mampu bertahan hidup. Ada tiga strategi reproduksi yang paling menonjol yaitu: memijah hanya bilamana energi (lipid) cukup tersedia, memijah dalam proporsi ketersediaan energy dan memijah dengan mengorbankan semua fungsi yang lain, jika sesudah itu individu tersebut mati. Proses reproduksi ikan pada umumnya dapat dibagi menjadi tiga periode yaitu periode pre-spawning, periode spawning, dan periode post-spawning. Periode pre-spawning merupakan periode dimana proses penyiapan gonad untuk menghasilkan telur dan sperma, peningkatan kematangan gonad dan penyiapan telur dan sperma yang akan dikeluarkan berlangsung. Periode ini merupakan bagian paling panjang dalam proses reproduksi, sedangkan periode spawning merupakan bagian paling pendek. Pada periode spawning berlangsung pengeluaran telur dan sperma serta pembuahan telur oleh sperma. Periode ketiga yaitu periode post-spawning merupakan periode berlangsungnya perkembangan telur yang telah dibuahi, penetasan telur dan pembesaran dari telur menjadi embrio, larva sampai menjadi anak ikan (Ambarwati, 2008).

PERAN IKAN PLATY PEDANG ATAU PLATI PEDANG DI PERAIRAN
Swordtail termasuk ikan yang gampang beradaptasi dengan berbagai kondisi air. Swordtail dapat tumbuh hingga 5 inci (13 cm) dan mampu hidup antara 3-5 tahun. Swordtail adalah omnivore. Makanan mereka bervariasi dari tumbuhan air seperti alga, hingga makhluk air berukuran kecil seperti cacing sutera dan larva nyamuk. Swordtail juga dapat makan pelet yang komersil dijual di pasara. (Sugama, 2006).

TINGKAH LAKU IKAN PLATY PEDANG ATAU PLATI PEDANG
Tingkah laku dalam reproduksi ikan amat unik. Sebelum memijah induk jantan dan betina yang sudah matang gonad akan berenang berenang dengan mencari tempat untuk meletakkan telur (sarang). Waktu bertelur biasanya jam 5.00- 7.00 pagi. Walaupun mereka ikan dasar, tetapi untuk tempat telur biasanya dipilih tempat di kolom air, pada dinding akuarium, potongan paralon, batang dan permukaan daun atau obyek lain. Petemak umumnya memberikan potongan paralon sebagai sarang. Tempat tersebut akan dibersihkan permukaannya dengan mulut. Jantan umumnya lebih aktif daripada betina. Sesudah itu induk akan lebih aktif berenang, sesekali mereka bersinggungan. Sebelum ovulasi induk betina akan menempatkan mulutnya di lubang genital jantannya dan dikenal dengan "posisi T" dan sperma akan diisapnya. Ovulasi akan terjadi setelah itu dan induk akan diam di dasar selama 1–1.5 menit, telur yang keluar sebanyak 2–5 butir. Telur ini akan ditempatkan di kantong yang dibentuk oleh pasangan sirip perut yang dibengkokkan. Setelah itu baru induk betina membawa larvanya ke tempat yang sudah dibersihkan dan rneletakkan telur disitu. Sementara induk jantan akan selalu menunggu di belakang betina untuk proses ulang (Satyani, 2005).

MANFAAT IKAN PLATY PEDANG ATAU PLATI PEDANG
Ikan Platy Pedang (Xiphophorus helleri) adalah jenis ikan hias air tawar yang banyak diminati oleh masyarakat dan memiliki harga yang terjangkau. Menurut Daelami (2001), ada beberapa alasan mengapa ikan Platy Pedang diterima oleh banyak orang yang membudidayakannya, selain keindahan bentuk, warna, mudah dikembangbiakkan, ikan ini juga bersifat sosial yang tinggi sehingga dapat hidup berdampingan damai dengan ikan hias lain dalam akuarium. Dalam Fahriza et al, (2016).

PENULIS
Risma Novita Sari
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

EDITOR
Gery Purnomo Aji Sutrisno
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

DAFTAR PUSTAKA
Fahmi. 2001. Tingkah laku reproduksi pada ikan. Jurnal Oseana Vol. XXVI. No 1:17-24. LIPI. Jakarta
Fahriza, A., H. Alawi., dan Sukendi. 2016. The Effect of Light Difference and Feed that Provided to Improve The Quality of Fish Colour, Growth and Survival rate for Platy Fish (Xiphophorus helleri). Fakultas Perikanan dan IlmuKelautan Universitas Riau. 12 Halaman
Febriyantoro, D. 2014. Pengamatan pergerakan sirip-sirip ikan dan mekanisme ikan Mengambil makanan dan laju menghancurkan makanan di dalam lambung. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Hasanudin. Makassar.
Nugroho. 2008. Analisi finansial usaha ikan hias air tawar Heru Fish Form di Kota Batu Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.  FPIK. IPB.Bogor
Researchgate.Net/Publication/339048315_Karakter_Morfometrik_Dan_Meristik_Ikan_Ekor_Pedang_Xiphophorus_Helleri_Heckel_1848_Di_Danau_Buyan_Buleleng_Bali
Sugama, K. 2006. Perbaikan mutu genetik ikan untuk mendukung pengembangan perikanan budidaya. Makalah orasi pengukuhan profesor riset. Departemen Kelautan dan Perikanan. Jakarta.
WawancaraMasterIkanSwordtail.https://www.youtube.com/watch?v=WJOj9TmotLI

No comments:

Post a Comment