Saturday, April 25, 2020

Ikan Silver Dollar; Klasifikasi, Morfologi, Habitat Dll



Ikan Silver Dollar (Metynnis hypsauchen) berasal dari daerah tropis, Amerika Selatan. Mempunyai bentuk tubuh seperti piringan dengan lebar tubuh hampir sama dengan panjang tubuh tanpa kepala, bagian sisi tubuh berwarna keperakan. Bentuk sirip ekornya menakik tajam pada sirip punggungnya terdapat bintik atau garis-garis hitam yang terlihat jelas. Pada dasarnya ikan silver dollar termasuk jenis ikan herbivor dimana dalam habitat aslinya mencari daerah yang kaya akan tumbuhan air. Ikan jantan memiliki tubuh yang lebih langsing ditandai dengan warna sirip anal yang sedikit kemerahan sedangkan ikan betina memiliki sirip anal yang berwarna lebih merah (Indriani, 2001).

KLASIFIKASI IKAN SILVER DOLLAR
Menurut Bellies (2010), klasifikasi ikan silver dollar sebagai berikut :
Phylum
: Chordata
Classess
: Actinopterygii
Ordo
: Characiformes
Familia
: Characidae
Genus
: Metynnis
Spesies
: Metynnis hypsauchen

HABITAT IKAN SILVER DOLLAR
Ikan Silver Dollar (Metynnis hypsauchen) berasal dari Sungai Amazon, Amerika Selatan. Sifatnya cenderung herbivora. Tubuhnya berwarna keperakan dan sangat aktif bergerak. Silver Dolar juga disebut piranha imitator karena bentuk tubuhnya seperti piranha. Ikan ini sangat senang hidup di lingkungan perairan yang teduh dan tidak terlalu terang. Suhu optimalnya sedang antara 27-28 ̊C. Keasaman air optimal sekitar 6,5-7,0 (Lesmana dan Iwan 2001).

FISIOLOGI IKAN SILVER DOLLAR
Untuk pemijahan diperlukan air bersih. Selain cacing dan jentik nyamuk, induknya akan senang jika diberi pakan sayuran seperti selada air. Pakan sayuran inipun dapat membantu menambah perbaikan kualitas telur (Lesmana dan Iwan 2001).

Pemijahan terjadi berpasangan di akuarium. Telurnya diserakkan di dasar, sehingga sebenarnya tidak diperlukan substrat. Waktu berpijah pukul 8.00-11.00. Setelah selesai berpijah, telurnya dapat diambil untuk ditetaskan. Pengambilan telur ini memang sulit karena butuh ketelatenan. Untuk itu, umumya petani hanya memindahkan induknya saja, sedangkan telurnya dibiarkan dalam wadah pemijahan hingga menetas (Lesmana dan Iwan 2001).

MORFOLOGI IKAN SILVER DOLLAR
Menurut Indriani (2001) ,Ikan silver dollar mempunyai bentuk tubuh yang sama dengan jenis Metynnis yang lain, yaitu  bentuk tubuh seperti piringan dengan lebar tubuh hampir sama dengan  panjang tubuh tanpa kepala ,bagian sisi tubuh bewarna keperakan.bentuk sirip ekornya menakik tajam dan pada sirip punggungnya terdpat bintik atau garis garis hitam yang terlihat jelas.

Menurut Pramono(2011),Sirip anal ikan silver dollar betina agak meruncing dibagian depannya dan berwarna jingga cerah atau merah menyolok bila telah matang gonad. Sedangkan ikan jantannya memiliki sirip anal yang bundar dibagian depannya dan berwarna jingga jika telah matang gonad, tetapi warna ini kurang mencolok dibandingkan dengan betinanya.

CIRI-CIRI IKAN SILVER DOLLAR
Menurut Indriani (2001) ,Bentuk badannya pipih dan panjangnya dapat mencapai 15 cm. Warna badan dan perutnya perak mengkilap dan agak keabu-abuan pada bagian punggungnya.

Menurut Indriani (2001) ,Perbedaan antara ikan jantan dan betina yaitu ikan jantan memiliki tubuh yang lebih langsing dan ditandai dengan warna sirip anal yag sedikit kemerahan sedangkan pada ikan betina memiliki sirip anal yang bewarna lebih merah. Ikan silver dollar termasuk jenis ikan yang telurnya disebarkan (egg scatteres).

REPRODUKSI IKAN SILVER DOLLAR
Untuk pemijahan diperlukan air bersih. Selain cacing dan jentik nyamuk, induknya akan senang jika diberi pakan sayuran seperti selada air. Pakan sayuran inipun dapat membantu menambah perbaikan kualitas telur (Lesmana dan Iwan 2001).

Pemijahan terjadi berpasangan di akuarium. Telurnya diserakkan di dasar, sehingga sebenarnya tidak diperlukan substrat. Waktu berpijah pukul 8.00-11.00. Setelah selesai berpijah, telurnya dapat diambil untuk ditetaskan. Pengambilan telur ini memang sulit karena butuh ketelatenan. Untuk itu, umumya petani hanya memindahkan induknya saja, sedangkan telurnya dibiarkan dalam wadah pemijahan hingga menetas (Lesmana dan Iwan 2001).

PERAN IKAN SILVER DOLLAR DALAM PERAIRAN
Ikan yang termasuk family Characidae ini adalah jenis ikan vegetarian herbivora (Foster &Smith, 2010; Bellies, 2010; Willson, 2010; Anonymous, 2010) meskipun ada yang menggolongkan sebagai omnivora. Ikan silver dolar (Metynnis hypsauchen) salah satu predator yang ada di perairan.

TINGKAH LAKU IKAN SILVER DOLLAR
Ikan jenis ini dapat bersaing dalam hal makanan dan pemanfaatan sumberdaya penting lainya dengan spesies ikan endemik yang ada di suatu perairan (Sugianti, B. et al., 2014).

MANFAAT IKAN SILVER DOLLAR
Ikan Silver Dollar mempunyai manfaat sebagai ikan hias, selain itu ikan ini dapat digunakan untuk mengendalikan berbagai jenis tumbuhan  air yang tenggelam, karena termasuk pemakan tumbuhan air yang agresif dan pada saat bergerombol mampu memakan tumbuhan air dalam jumlah yang cukup besar (NAS, 1976 dalam Indriani, 2001).

PENULIS
Noerikke Dwi N
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

EDITOR
Gery Purnomo Aji Sutrisno
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

DAFTAR PUSTAKA
Anonymous. 2010c. http:\\ Silver dollar tropical fish.mht. All about aquarium fish silver dollar tropicalfish. Diakses tanggal 26 Desember 2015 pukul : 19.05.
Bellies, H. 2010. Metynnis argenteus. http:\\wikipedia.com. Diakses tanggal 19 Desember 2015 pukul : 12.32.
Fishes Of Western Indonesia and Sulawesi. Barkeley Book.Pte Ltd, Terrer Road, Singapore.
Ikan Baung (Mystus nemurus CV) Dari Perairan Sungai Kampar Riau.IPB, Bogor.
Indriani, I. 2001. Kemampuan Ikan Silver Dollar (Metynnis schreitmuelleri E, Ahl.) Dalam Mengendalikan Ganggeng ( Hydrilla verticillata L. f. Royle) Pada Berbagai Kepadatan. SKRIPSI FPIK IPB. 59 Halaman
Indriani, I. 2001. Kemampuan Ikan Silver Dollar (Metynnis schreitmuelleri E. Ahl). Dalam Mengendalikan Ganggeng (Hydrilla verticillata L. f. Royle) Pada Berbagai Kepadatan.Skripsi. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor. Bogor.
Jalaprang.2008.Ciri Khusus Ikan. Jakarta : Gramedia.
Kottelat, M dan A.J Witten., Kartikasari, S.N dan S. Wirjoatmodjo 1993. Freshwater
Lesmana DS dan Darmawan I. 2001. Budidaya Ikan Hias Air Tawar Populer. Cet ke- 2. Jakarta : Penebar Swadaya.
Lingga, P., dan Heru S. 20013. Ikan Hias Air Tawar. Penebar Swadaya. Jakarta.
Mandala. 2010. Tingkah Laku Pemijahan Biota Akuatik. http://mandala-manik.blogspot.com/2010/07/tingkahlakupemijahanbiotaakuatik.html. Diakses pada tanggal 26 Desember 2015.
Mustafakamal, A.S., I.S. Kamaruddin, A. Cristianus, S.K. Daud dan L. Yuabit. 2012. Feeding Habits of Fishes in the Pangkalan Dawi – Pulau Dula Section of Kenyir Lake Terengganu, Malaysia. Journal Asian Fisheris Science. 25: 144-157.
Rukmini, 2012. Teknologi Budidaya Biota Air. Karya Purta Darwati, Bandung.
Sugianti B., Enjang Hernandi Hidayat ,Nuah Japet ,Yeni Anggraen. 2014. Daftar Pisces Yang Berpotensi Sebagai Spesies Asing Invasif Di Indonesia Cetakan ke-2 (Edisi Revisi).Kementerian Kelautan Dan Perikanan Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu Dan Keamanan Hasil Perikanan Pusat Karantina Ikan. Jakarta.
Sukendi. 2010. Biologi Reproduksi dan Pengendaliannya Dalam Upaya Pembenihan
Tang, U.M dan Affandi, R. 2001. Biologi Reproduksi Ikan. IPB Press, Bogor.
Www.wikipedia.com. Diakses 30 Desember 2015

No comments:

Post a Comment