Friday, April 24, 2020

Ikan Molly, Black Molly, Atau Molly Hitam; Klasifikasi, Morfologi, Habitat Dll



Ikan Molly (Poelicia latipinna Sailfin molly) adalah salah satu komoditi ikan hias air tawar di Indonesia. Ikan Molly termasuk dalam jenis ikan “live brearer” (melahirkan). Ikan ini bersifat omnivore. Ukuran tubuhnya relatif cukup besar, maksimal sekitar 12 cm. Hingga kini sudah banyak varietas yang beredar di pasaran dengan warna dan bentuk tubuh yang beragam akibat persilangan dan mutasi. Molly balon, misalnya, yang bertubuh seperti bola akan tampak sangat bagus seperti maskoki mini bila ukurannya sudah besar.

Menurut Razi (2004), mungkin banyak yang tidak menyangka, sekalipun kecil dan seolah tidak berdaya, sesungguhnya Black Molly (Poecilia sphenops) keluarga pocilidae merupakan ikan hias yang cukup menarik. Dengan warna hitamnya yang mengkilap dan bentuk tubuh yang mungil yang memancarkan daya tarik tersendiri yang menjadikan ikan ini sangat cocok untuk sebuah hobi memelihara ikan di akuarium. Bahkan sudah banyak orang yang membudidayakan ikan black molly baik itu karena faktor hobi maupun ekonomi.

Pemeliharannya di akuarium memang tidak terlalu menyulitkan, akan tetapi sering kali para pecinta Black Molly sering kali merasa kesulitan dalam hal penyerangan penyakit terhadap Black Molly. Sehingga baik dalam pemeliharaan maupun pembenihan ikan ini selalu dihadapkan pada kematian.

Molly (Poecilia sphenops) berasal dari Meksiko, Florida, Virginia. Ikan ini bersifat omnivore. Ukuran tubuhnya relatif cukup besar, maksimal sekitar 12 cm. Hingga kini sudah banyak varietas yang beredar di pasaran dengan warna dan bentuk tubuh yang beragam akibat persilangan dan mutasi. Molly balon, misalnya, yang bertubuh seperti bola akan tampak sangat bagus seperti maskoki mini bila ukurannya sudah besar.

KLASIFIKASI IKAN MOLLY, BLACK MOLLY, ATAU MOLLY HITAM
Menurut Lingga dan Heru (1989), sistematikanya antara lain :
Ordo
: Cyprinodontoidei
Subordo
: Poecilliadea
Famili
: Pocillidae
Genus
: Mollinesia
Spesies
: Mollinesia veliraregan, Poecillia velivera

Ada juga velifera dari varietas yang berbeda yang berwarna kuning kemerahan dengan mata berwarna merah tetapi ukuran badannya kecil hanya sampai 10 cm yaitu Poecillia latipina. Ukuran badannya yang tergolong besar juga dapat menjadi ciri ikan ini. Panjang tubuh jantan maupun betina bisa mencapai ukuran 13 cm. Tanda yang paling khas pada velivera yakni sirip punggungnya lebar dan panjang. Pada saat berenang mengembang seperti sebuah layar ( Daelami, 2001).

Menurut Bayu (2008), klasifikasi ikan back molly secara lengkap adalah sebagai berikut :
Phyllum
: Chordata
Class
: Ostheichthyes
Ordo
: Cyprinodontoidei
Family
: Poecillidae
Genus
: Poecilia
Species
: Poecilia sphenops

Menurut Razi (2004), entuk tubuh black molly menyerupai ikan guppy kaena masih satu keluarga yaitu Poecillidae. Panjang tubuhnya sekitar 5-7 cm. Tubuh Black molly seluruhnya berwarna hitam mengkilap dari kepala hingga sirip ekor ( Bayu, 2008)

Klasifikasi ikan black molly secara lengkap adalah sebagai berikut:
Phyllum
: Chordata
Class
: Ostheichthyes
Ordo
: Cyprinodontoidei
Family
: Poecilidae
Genus
: Poecilia
Species
: Poecilia sphenop

HABITAT IKAN MOLLY, BLACK MOLLY, ATAU MOLLY HITAM
Black Molly merupakan ikan hias yang berasal dari luar Indonesia. Ikan ini berasal dari aliran Sungai Amazon, Brasil dan sungai-sungai Amerika Selatan. Ikan ini hidup disela-sela akar tanaman air. dan menetaskan telurnya di sela-sela akar tersebut pula.(Razi, 2004)

Di habitat aslinya, molly menghendaki suhu perairan 25 - 28° C dengan pH 8 dan kekerasan sekitar 14-20° dH. Namun, karena sudah lama dipelihara di daerah dengan pH netral (sekitar 7) maka saat ini tampaknya pembudidayaan di daerah ber-pH netral pun sudah tidak ada masalah. Hanya saja jenis ikan ini kurang toleransinya terhadap perubahan atau goncangan suhu yang tinggi.

FISIOLOGI IKAN MOLLY, BLACK MOLLY, ATAU MOLLY HITAM
Menurut Gusto (2008), ciri-ciri induk jantan dan betina induk jantan:

Induk Jantan :
1. Mempunyai gonopodium (berupa tonjolan dibelakang sirip perut) yang merupakan modifikasi sirip anal yang berupa menjadi sirip yang panjang.
2. Tubuhnya ramping
3. Warnanya lebih cerah
4. Sirip punggung lebih panjang
5. kepalanya agak besar

Induk Betina :
1. Dibelakang sirip perut tidak ada gonopodium, tetapi berupa sirip halus.
2. Tubuhnya gemuk
3. Warnanya kurang cerah
4. Sirip punggung biasa
5. kepalanya Agak runcing

Membedakan jantan dan betina ikan molly ini sangat mudah. Dibanding jantan, betina biasanya lebih gemuk. Sirip punggung jantannya lebih panjang dan lebar serta tubuhnya lebih kecil dan langsing dibanding betina.

MORFOLOGI IKAN MOLLY, BLACK MOLLY, ATAU MOLLY HITAM
Bentuk tubuh black molly menyerupai ikan guppy karena masih satu keluarga yaitu Poecilidae. Panjang tubuhnya sekitar 5 – 7 cm. Tubuh black molly seluruhnya berwarna hitam mengkilap dari kepala hingga sirip ekor. Sirip ekor berbentuk sabit dan sirip punggung menjuntai ke belakang hingga mencapai pangkal ekor. (Razi,2004).

Sirip ekor berbentuk sabit dan sirip punggung menjuntai ke belakang hingga mencapai pangkal ekor. Black molly mempunyai daya tahan tubuh yang kuat terhadap kondisi lingkungan. Ikan ini dapat hidup pada perairan tawar, laut, dan payau.

Black molly mempunyai jenis yang berbeda-beda yaitu : black molly balloon, marble molly balloon, black molly line tile. Varietas yang terkenal adalah  black molly balloon. Ikan ini mempunyai bentuk tubuh yang unik. Ukurannya lebih pendek dari molly lainnya dan bentuknya yang membulat seperti kelereng.

Black Molly merupakan ikan hias yang berasal dari luar Indonesia. Ikan ini berasal dari aliran Sungai Amazon, Brasil dan sungai-sungai Amerika Selatan. Ikan ini hidup disela-sela akar tanaman air  dan menetaskan telurnya di sela-sela akar tersebut pula

CIRI-CIRI IKAN MOLLY, BLACK MOLLY, ATAU MOLLY HITAM
Menurut Saanin (1995), untuk jantan dapat dilihat dari ciri–ciri: berbadan ramping dengan sirip panjang, penampilan menarik, gerakan lincah dan gesit, serta memiliki alat kelamin yang disebut gonopodium. Sedangkan untuk betina antara lain: badan gemuk, perut buncit, alat kelamin berupa urogenital.

REPRODUKSI IKAN MOLLY, BLACK MOLLY, ATAU MOLLY HITAM
Menurut Dewa (2008), ikan molly adalah ikan yang melakukan proses reproduksi dengan cara melahirkan bukan bertelur seperti ikan pada umumnya. Oleh karenanya setelah pemijahan terjadi, kondisi akuarium dipantau setiap hari hingga n anak ikan molly lahir. Selanjutnya anak-anak ikan yang baru lahir ini dipindahkan ke akuarium budidaya ikan molly. Di dalam akuarium budidaya ikan molly, anakan diberi makan berupa kutu air, cacing sutra, atau pellet halus yang direndam air hangat. Anak-anak ikan molly dapat langsung dijual jika ada pihak yang berminat namun hal ini cukup jarang.

PERAN IKAN MOLLY, BLACK MOLLY, ATAU MOLLY HITAM DI PERAIRAN
Menurut Dewa (2008), kembali pada inti dari Aquascape adalah pemandangan alam yang menonjolkan keindahan alam berupa susunan bebatuan, ranting dan tanaman-tanaman hijau yang kita tanam adalah paling utama, dan untuk ikan dianjurkan memakai ikan yang cocok dengan ekosistem didalam aquascape yang secara tidak langsung bisa melakukan perawatan tanaman-tanaman, batu, kaca aquarium, dan air agar tetap bersih dari kotoran lumut dan algea.

Adapun ikan-ikan hias untuk aquascape banyak yang menggunakan ikan-ikan kecil agar pemandangan didalam aquascape terkesan lebih menonjol dan cantik apalagi kalau thema aquascape adalah miniatur alam seperti sungai, padang rumput, atau bukit-bukit pasti sangant cantik dan enak dipandang adalah salah saitunya ikan Molly.

TINGKAH LAKU IKAN MOLLY, BLACK MOLLY, ATAU MOLLY HITAM
Menurut Saanin (1995), tingkah laku ikan molly didentifiskasikan sebagai 'Livebearer Disease'. Tingkah laku seperti menggoyang-goyangkan badan di tempat seringkali terlihat pada ikan-ikan jenis ini. Tingkah laku ini bukan penyakit melainkan dipengaruhi oleh faktor eksternal yaitu kualitas/ parameter air, sehingga ikan bertindak kurang wajar. Di alam liar, ikan molly adalah omnivore dan akan memakan segala jkenis makanan ikan yang diberikan dalam aquarium, tetapi makanan utama ikan ini adalah lumut-lumutan sehingga pemberian makanan ikan berbahan dasar daging (protein) akan mengurangi masa hidup dari ikan ini.

MANFAAT IKAN MOLLY, BLACK MOLLY, ATAU MOLLY HITAM
Ikan molly, black molly, atau molly hitam terkenal dikalangan penghobi ikan hias, ikan ini memiliki manfaat sebagai hewan peliharaan para kolektor ikan hias, selain harganya yang murah ikan ini mudah dibudidayakan. Ikan ini sangat sedap dipandang karena bentuknya yang gemuk dan unik. Ikan molly wajib dipelihara apabila anda memang penghobi ikan hias sejati.

PENULIS
Nindi Safitriani
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

EDITOR
Gery Purnomo Aji Sutrisno
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015
         
DAFTAR PUSTAKA
Alderton D. 2005. Encyclopedia of Aquarium and Pond Fish. New York, USA: DK Publication Inc.
Arhayu, M. I. 2013. Fertilisasi. Jakarta
Bayu S., 2008.,Pembenihan Ikan Black Molly., Universitas Pajajaran.,Semarang
Dardiani dan I. R. Sary. 2010. Manajemen Pemeliharaan Induk. Diktat. Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta.
Dewa. 2008. Teknik Budidaya Ikan Molly. Penebar Swadaya, Jakarta
Djokosetiyanto. 2006. Perubahan ammonia (NH3-N), nitrit (NO2-N) dan (NO3-N) pada media pemeliharaan ikan nila merah (Oreochromis sp) di dalam system resirkulasi. Jurnal akuakultur Indonesia. 5(1) : 13-20
Gusrina. 2008. Budidaya ikan. Departemen pendidikan nasional:Jakarta. 355 hal.
Gusto T.,2009.,Budidaya Ikan Molly Black Gold Dalam Aquarium Terkontrol.,Universitas Sumatra Utara.,Medan
Lingga Pinus dan Heru Susanto, 1989, Ikan Hias Air Tawar, Penebar Swadaya Jakarta.
Prihatman, K. 2000. Budidaya Ikan Lele. Deputi Menegristek Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Jakarta.
Razi.F. 2004. Teknik budidaya ikan black molly (poecilia sphenops). Pusat penyuluhan kelautan dan perikanan badan pengembangan sdm kp kementerian kelautan dan perikanan. NO. 037/FPP/2014
Saanin. H., 1995., Taksonomi dan Kunci Identifikasi Ikan., Bina Cipta., Bandung.
Saputro A, Farmayanti N, Diatin I. 2007. Analisis strategi bisnis ikanhias air tawar (kasus di PT NAE Jakarta). Buletin Ekonomi Perikanan 7: 50–63.
Saryani Darti Lesmana dan Iwan Darmawan, 2001, Budidaya ikan Hias Air Tawar Populer, Penebar Swadaya Jakarta
Saxby A, Adams L, Snellgrove D, Wilson RW, Sloman KA. 2010. The effect of group size on the behaviour and welfare of four fish species commonly kept in home aquaria. Applied Animal Behaviour Science 125: 195–205.
Wemeyer. 1996. Physiology of fishin intensive Culture system. Chapman and hill

No comments:

Post a Comment