Monday, March 23, 2020

Ikan Piranha; Klasifikasi, Morfologi, Habitat Dll




Piranha adalah ikan air tawar omnivora yang hidup di sungai-sungai di Amerika Selatan. Di sungai-sungai Venezuela, mereka disebut caribes. Mereka terkenal dengan gigi tajam dan pemakan daging. Meskipun Hollywood sering memberikan citra negatif pada piranha, mereka sebenarnya tidak seberbahaya itu, dan sering dibudidayakan bagi pecinta ikan hias di seluruh dunia.

KLASIFIKASI IKAN PIRANHA
Klasifikasi Ikan Piranha (Pyghocentrus nattereri) menurut Uplix (2011), yaitu:
Kerajaan
: Animalia
Filum
: Chordata
Kelas
: Actino pterygii
Ordo
: Characi formes
Famili
: Serrasaimidae
Spesies
: Pyghocentrus nattereri

HABITAT IKAN PIRANHA
Menurut Duponchelle. F et al., (2007), kehidupan dari Ikan Piranha ( Pygocentrus nattereri) adalah bercirikan mereka hidup pada dua populasi pada bagian sungai atas yang menghubungkan sungai Madera, yaitu antara air putih sungai Mamoré dan air bening sungai Iténez. Karena air putih mengkondisikan daerah tropis yang lebih baik daripada air bening, maka ukuran saat dewasa, kesuburan, upaya pemijahan, kondisi dan pertumbuhan dari P.nattereri seharusnya lebih produktif pada air putih sungai Mamoré daripada di daerah air bening sungai Iténez yang kurang produktif. Periode menternakkannya pada saat musim tertinggi dan sama pada dua sungai dan terkena pengaruh kuat dari periode cahaya.

Ikan Piranha ini terkenal sangat ganas, agresif dan pemakan daging. Banyak terdapat disepanjang sungai amazone. Kebanyakan mengalir dalam batang sungai itu sepanjang daerah Brazilia dan Venezuela. Banyak jenisnya.Ikan piranha yang paling agresif ialah berukuran sedang. Rata-rata beratnya antara 600 sampai 700 gram. Ada yang satu kg tetapi jarang. Bahkan ada yang besar dan beratnya sampai 5 kg. Tetapi yang paling terkenal ganas dan agresif adalah yang berbadan sedang 600 sampai 700 gram itu (Putri, 2009).

FISIOLOGI IKAN PIRANHA
Insang ikan bertulang rawan tidak mempunyai tutup insang (operkulum) misalnya pada ikan piranha. Masuk dan keluarnya udara dari rongga mulut, disebabkan oleh perubahan tekanan pada rongga mulut yang ditimbulkan oleh perubahan volume rongga mulut akibat gerakan naik turun rongga mulut. Bila dasar mulut bergerak ke bawah, volume rongga mulut bertambah, sehingga tekanannya lebih kecil dari tekanan air di sekitarnya.

Akibatnya, air mengalir ke rongga mulut melalui celah mulut yang pada akhirnya terjadilah proses inspirasi. Bila dasar mulut bergerak ke atas, volume rongga mulut mengecil, tekanannya naik, celah mulut tertutup, sehingga air mengalir ke luar melalui celah insang dan terjadilah proses ekspirasi CO2. Pada saat inilah terjadi pertukaran gas O2 dan CO2.

MORFOLOGI IKAN PIRANHA
Piranha merah adalah salah satu spesies dari keluarga piranha. Piranha merah hidup di lembah sungai mazon, sungai dibagian pantai timur laut brazil dan lembah sungai Paraguai. Piranha dan Essequibo. Piranha merah memiliki reputasi sebagai ikan air tawar yang paling ditakuti di dunia. Piranha merah memiliki serangkai gigi yang tajam seperti silet yang mampu menguliti daging mangsa atau bangkai hewan. Seperti namanya, Piranha Merah memiliki perut yang berwarna merah ketika dewasa, sementara Piranha Merah yang masih kecil berwarna keperakan dengan bintik-bintik gelap. Piranha merah dapat tumbuh hingga 33 cm dengan berat 3,5 kg (Afif, 2011).  

Memiliki gigi runcing dan tajam. Ada kemiripan dengan gigi ikan hiu (cucut). Badan bagian bawahnya sepanjang perutnya berwarna merah dan ada yang berjenis bermata merah. Piranha bentuknya anggun, gagah, kukuh. Sedikit seperti ikan bawal atau ikan dorade atau ikan bulat (Ikan Hias, 2009).

CIRI-CIRI IKAN PIRANHA
Menurut Uplix (2007), Piranha adalah sejenis ikan yang istimewa. Apabila dilihat secara visual Ikan piranha mirip dengan ikan bawal yang hidup di air tawar. Piranha memilki ciri-ciri tersendiri, diantaranya mempunyai sifat yang agresif dengan mata yang besar bulat merah, dilengkapi gigi-gigi segitiga yang runcing dan tajam pada ujung-ujung mulutnya yang monyong maju ke depan. Rata-rata ikan ini mempunyai berat antara 600 gram sampai 700 gram, walaupun ada beberapa species di Amerika Selatan ada yang beretnya mencapai 4 kilogram. Seperti pada jenis piranha perut merah dan piranha hitam mata merah yang memiliki tubuh lebih besar dan jenis tersebut sangat berbahaya bagi manusia. Keganasan piranha terlihat jelas pada saat memangsa mangsanya. Piranha biasanya bergerombol dan apabila ada bau darah piranha apat langsung memakan mangsanya dengan gigi-giginya yang tajam bagaikan pisau dipasangi seperti tombak. Dengan menerkam dan merobek-robek daging mangsanya tak sampai satu jam dan yang tertinggal hanyalah rangka hewan yang bernasib malang. Ikan ini juga dapat membuat perlindungan bagi dirinya dari serangan ikan-ikan besar. Dengan membentuk kawanan atau berkelompok agar tidak menjadi mangsa ikan-ikan besar.

REPRODUKSI IKAN PIRANHA
Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa ikan-ikan yang tengah berada pada fase reproduksi akan dilindungi di bagian tengah gerombolan. Banyak sedikitnya jumlah ikan yang bergerombol juga menunjukkan seberapa besar ancaman yang mereka hadapi.

PERAN IKAN PIRANHA DI PERAIRAN
Menurut Kardi (2000), Ikan Piranha (Pyghocentrus nattereri) berperan sebagai predator dalam perairan. Karena ikan piranha memangsa makhluk hidup lain yang hidup di perairan. Bahkan ketika tidak ada lagi mangsa, ikan Piranha berubah menjadi kanibal yang memangsa sesama nya  yang lebih lemah.

TINGKAH LAKU IKAN PIRANHA

TINGKAH LAKU UMUM IKAN PIRANHA
Ikan piranha adalah ikan yang paling ganas di dunia. Bahkan ikan yang paling tangguh, hiu atau barakuda, biasanya menyerang hal-hal kecil dari diri mereka sendiri. Namun serangan piranha terbiasa hal yang jauh lebih besar dari diri mereka sendiri. Meraka akan snap jari dari tangan incautioudy tertinggal di dalam air mereka mencingcang perenang di setiap kota sungai Paraguay ada orang yang telah dimutilasi dengan demikian, mereka akan mengoyakkan dan melahap hidup setiap orang yang terluka atau binatang karena di dalam air membuat ikan ini semakin agresif (Pobersonai, 2011).

TINGKAH LAKU KHUSUS IKAN PIRANHA
Piranha memiliki sifat buas diantaranya disebabkan oleh fluktuasi temperatur air, keadaan sifat kimia air, masa perkawinan dan ketersediaan makanan yang cukup adalah hal yang merupakan hal yang penting bagi ikan piranha. Agar ia tenang sebaiknya faktor-faktor yang tersedia jangan ada yang mengganggu. Apabila dalam perairan ada binatang yang terluka, piranha mempunyai indra penciuman yang sangat tajam sehingga dapat dengan mudah mengetahuinya. Bau darah ini merangsang ikan ini untuk bertindak gila-gilaan, mereka memburu asal bau tersebut. Hal inilah yang menentukan bahwa piranha benar-benar buas dan rakus (Julian, 2011).

Piranha memiliki indera penciuman yang baik. Indera penciumannya mirip hiu yang dapat mencium bau darah dari jarak jauh. Namun ada ahli yang berpendapat Piranha dapat menemukan mangsa berdasarkan suara "keripak" dari mangsa yang berada di air

MANFAAT IKAN PIRANHA
Manfaat Ikan Piranha Bagi Manusia Adalah : Ikan Piranha salah satu ikan ganas, walaupun memiliki tubuh kecil dari ikan pemangsa lainnya. Piranha memiliki rahang serta gigi yang kuat mirip baji, sehingga ikan ini mampu mencabik-cabik mangsanya yang lebih besar. Ikan piranha termasuk kedalam ikan air tawar yang dapat ditemui di sungai daerah Amerika Selatan salah satunya Venezuela.

Di daaerah Peruvian mempercayai bhwa daging ikan piranha memiliki banyak khasiat. Daging ikan piranha mampu meningkatkan vitalitas pria, serta meningkatkan kesuburan bagi wanita. Menurut Dokter Flor salah satu dokter di daerah Peruvian mengatakan bahwa ikan piranha merupakan obat mujarab. Namun menurut Dekan Lima Pharmalogical Institute mengatakan bahwa belum ada penelitian ilmiah tentang khasiat ikan piranha.

Ada beberapa orang yang percaya khasiat ikan piranha yakni seorang nelayan, Miguel Soccoro mengaku telah melakukan disterilisasi sebelum mengkonsumsi ikan piranha. Namun, setelah dia mengkonsumsi ikan piranha tersebut, dia dan pasangannya dapat memiliki anak. Selain Miguel Soccoro, ada seorang wanita berusia 40 tahun dapat melahirkan seorang anak setelah mengkonsumsi piranha, padahal wanita tersebut belum pernah melahirkan.

Bagi yang ingin mendapatkan ikan piranha diperlukan keahlian khusus, berbeda dengan menangkap ikan tawar biasanya. Menurut Miguel Soccoro menangkap ikan piranha lebih menguntungkan dibandingkan dengan ikan lainnya, hal ini karena memiliki daya jual tinggi disebabkan khasiatnya. Kini ikan piranha sudah bisa ditemukan diberbagai negara salah satunya Indonesia, karena ada yang membudidayakan ikan piranha.

PENULIS
Inggrit Dwi Pratiwi
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

EDITOR
Gery Purnomo Aji Sutrisno
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

DAFTAR PUSTAKA
Anonimous. 2007. Mengatasi Permasalahan Budidaya Ikan Air Tawar.http://uplix-fish.blogspot.com/2007/11/edit-pembukaan-pembukaan yang pertama-html [28 Oktober 2011].Anonimous.2009.Ikan_Komet.
Anonimus. 2010. Colossoma macropomum (Cuvier, 1816). http://fishbase.org/Summary/speciesSummary.php?ID= 263&genusname=Colossoma&speciesname=macropom um&lang=English Download 12 Maret 2010.
aquaculture-unri.blogspot.co.id/2009/05/literatur-perikanan.html
Arie, U. 2000. Budidaya Ikan Bawal. Agromedia Pustaka. Jakarta.
Aristi, Dian. et al. 2007. Penggunaan Umpan. http://umpanpalsupiranti.blogspot.com. Diakses pada tanggal 6 Oktober 2013.
Berka R. 1986.,The Transport of Live Fish.A Review. EIFAC Tech. Pap.FAO
DJUHANDA, T. 1981. Dunia ikan. Armico Bandung. 190 halaman.
Dwi, 2011. LINEA LATERALIS. http://dwiciplux.wordpress.com/ Diakses tanggal 24 April 2011, pukul 19.15 WIB
Effendi H. 2003. Telaah Kualitas Bagi Pengolahan Sumber Daya dan Lingkungan Perairan. Yogyakarta.Kanisius
Effendie, M. I. 1992. Metoda Biologi Perikanan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Bagian Ichtiology. Institut Pertanian Bogor. 112 pp
Effendie, M. I. 1997. Biologi Perikanan. Yayasan Pustaka Utama.Yogyakarta enmygolan.blogspot.co.id/2009/03/deskripsi-dan-klasifikasi-ikan.html
Fpik, 2011. BENTUK GIGI. http://fpik.bunghatta.ac.id/request.php?70 Diakses tanggal 24 April 2011, pukul 19.15 WIB.
https://brainly.co.id/tugas/16706332
https://id.wikipedia.org/wiki/Piranha
Julian, P. 2012 (online). Food Borne Diseases.
Kottelat, M, AJ Whitten, SN Kartikasari, S Wirjoatmodjo. 1993. Freshwater Fishes of Western Indonesia and Sulawesi: Ikan Air Tawar Indonesia Bagian Barat dan Sulawesi. Jakarta: Periplus Editions (HK) Ltd. 
Kottelat, M., S. N. Kartikasari, A. J. Whitten, & S. Wirjoatmodjo. 1993. Freshwater Fishes of Western Indonesia and Sulawesi. Ed. Dua bahasa. Periplus Editions Limited. 67 pp.
Lagler, K. F., J. E. Bardach, R. R. Miller, & D. R. M. Passino. 1977. Ichthyology. 2nd ed. New York. John Wiley & Sons.
Manggau, M., Wahyuddin, E., Mufidah., Lindequist, U. matakuliahbiologi.blogspot.com/2012/04/food-borne-diseases.html (online). Diakses pada tanggal 27 Juni 2012.
Nikolsky, G. V. 1963. The Ecology of Fishes. Academic Press. 325 pp.
Purbayanto dkk,. 2010. Fisiologi dan tingkah laku ikan pada perikanan tangkap. PT Penerbit IPB Press. Bogor
Sibarani, T. Putri. 2009. Analsis Pengaruh Debt To Total Assets Ratio dan Debt To Equity Ratio Terhadap Earning Per Share Pada Perusahaan Sektor Properti dan Sektor Manufaktur yang Go Public di BEI.
Taki, Y. 1974. Fishes of The Lao Mekong Basin. Washington D. C. U. S. Agency for International Development Agriculture Division. 
Zaldi, 2010., Sistem pencernaan,IPB, Fakultas Perikanan, Bogor

No comments:

Post a Comment