Sunday, March 15, 2020

Ikan Mas Atau Ikan Karper; Klasifikasi, Morfologi, Habitat Dll



Ikan Mas atau Ikan Karper (Cyprinus carpio) adalah ikan air tawar yang bernilai ekonomis penting dan sudah tersebar luas di Indonesia. Di Indonesia, ikan mas mulai dipelihara sekitar tahun 1920-an. Ikan mas yang terdapat di Indonesia merupakan ikan mas yang dibawa dari Cina, Eropa, Taiwan dan Jepang. Selain itu "ikan mas punten" dan "ikan mas majalaya" merupakan hasil seleksi di Indonesia. Sampai saat ini sudah terdapat 10 ikan mas yang dapat diidentifikasi berdasarkan karakteristik morfologisnya.

KLASIFIKASI IKAN MAS ATAU IKAN KARPER
Menurut Saanin (1995) dalam Pratama 2010, klasifikasi ikan mas adalah sebagai berikut :
Filum
: Chordata
Sub-filum
: Vertebrata
Kelas
: Osteichtyes
Sub-kelas
: Actinopterygii
Ordo
: Cypriniformes
Sub-ordo
: Cyprinoidei
Famili
: Cyprinidae
Genus
: Cyprinus
Spesies
: Cyprinus carpio L

MORFOLOGI IKAN MAS ATAU IKAN KARPER
Menurut Bachtiar (2002), dilihat dari morfologi atau bentuk tubuhnya, Ikan Mas (Cyprinus carpio) memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
1.Bentuk badan memanjang dan sedikit pipih kesamping.
2.Mulut terletak diujung tengah (terminal) dan dapat disembulkan (protakstil) serta dihiasi dua pasang sungut. Selain itu didalam mulut terdapat gigi kerongkongan.
3.Dua pasang sungut Ikan Mas (Cyprinus carpio) terletak di bibir bagian atas, kadang-kadang  satu pasang sungut rudimeter atau tidak berfungsi.
4.Gigi kerongkongan (pharyngealteeth) terdiri dari tiga baris yang berbentuk geraham.
5.Memiliki sirip punggung, sirip perut, sirip dubur, dan sirip ekor.
6.Sirip punggung (dorsal) berbentuk memanjang dan terletak dibagian permukaan, berseberangan dengan permukaan sirip perut (ventral).
Bagian belakang sirip punggung memiliki jari-jari keras sedangkan dibagian akhir berbentuk gerigi.
7.Sirip dubur (anal) bagian belakang juga memiliki jari-jari keras, sedangkan dibagian akhir berbentuk gerigi.
8.Sirip ekor (caudal) berbentuk cagak dan berukuran simetris, memanjang sampai ke belakang tutup insang.
9.Sisik Ikan Mas (Cyprinus carpio) berukuran cukup besar dengan tipe sisik berbentuk lingkaran (cycloid) yang terletak beraturan.
10.Gurat sisi atau garis rusuk (Linea Lateralis) Ikan Mas (Cyprinus carpio) berada di pertengahanbadan dengan posisi melintang dari tutup insang sampai ke ujung belakang pangkal ekor.

Ikan Mas (Cyprinus carpio L.) pada umumnya memiliki tubuh memanjang dan sedikit pipih ke samping (compressed), mulutnya berada diujung tengah (terminal), terdapat dua pasang sungut (barbel) disetiap sisi mulutnya, sungut (barbel) dimulut bagian atas memiliki panjang yang lebih pendek. Sirip dorsal Ikan Mas (Cyprinus carpio L.) terdapat rusuk-rusuk yang kuat dan memanjang dengan jumlah rusuk sekitar 17-22. Sirip anal terdapat 6-7 rusuk halus, pada ujung posterior ke tiga dari sirip dorsal dan anal dihiasi oleh spinula tajam. Linea lateralis terdapat 32 sampai 33 sisik (Peteri, 2004), berada di pertengahan tubuh melintang dari tutup insang sampai ke ujung belakang pangkal ekor (Khairuman et al., 2008).

Sirip pectoral dibelakang operculum. Usus Ikan Mas (Cyprinus carpio L.) umumnya tidak begitu panjang bila dibandingkan dengan hewan pemakan tumbuhan. Ikan Mas (Cyprinus carpio L.) tidak memiliki lambung dan tidak memiliki gigi. Untuk mencerna makanannya Ikan Mas (Cyprinus carpio L.) menggunakan pharing mengeras sebagai pengganti gigi saat menghancurkan makanannya (Santoso, 1993). Ikan Mas (Cyprinus carpio L.) memiliki sisik yang relatif besar dan termasuk kedalam tipe cycloid, memiliki garis rusuk lengkap berada pada sirip ekor, gigi kerongkongan (pharyngeal teeth) terdiri dari tiga baris yang berbentuk geraham (Susanto, 2004 dalam Pratama, 2010).

FISIOLOGI IKAN MAS ATAU IKAN KARPER
Sistem pencernaan Ikan Mas (Cyprinus carpio L.) secara umum terdiri atas saluran pencernaan berturut-turut dari mulut, di dalam rongga dada sebagai berikut :
1.Rongga mulut, didalam rongga dada sebagai berikut :
a.Lidah yang melekat pada dasar mulutdan tidak dapat di gerakkan.
b.Kelenjar-kelenjar lendir, tetapi tidak terdapat kelenjar ludah.
c.Rahang dengan gigi-gigi kecil berbentuk kerucut.
2.faring, yaitu pangkal tenggorokan yang tempatnya sesuai dengan tempat insang.
3.Kerongkongan, kelanjutan faring yang terletak di belakang insang.
4.Lambung, kelanjutan kerongkongan yang merupakan pembesaran dari usus.
5.Ususnya panjang dan berliku-liku pada saluran pencernaan terdapat beberapa kelenjar pencernaan, antara lain :
a.Hati, terletak dibagian muka rongga badan meluas mengelilingi usus.
b.Pangkreas terletak di bagian lambung dan usus.
c.Jantung, terletak di dalam rongga tubuh yang dibatasi dekat daerah insang dan dibungkus oleh selaput. Disamping alat-alat yang terdapat dalam, rongga peritoneum dan pericardium, gelembung renang, ginjal, dan alat reproduksi pada sistem pernapasan ikan umumnya berupa insang (Bachtiar, 2002).

HABITAT IKAN MAS ATAU IKAN KARPER
Ikan Mas (Cyprinus carpio L.) menyukai tempat hidup (habitat) di perairan tawar yang airnya tidak terlalu deras. Seperti di pinggiran sungai atau danau. Ikan Mas (Cyprinus carpio) dapat hidup baik di daerah dengan ketinggian 150-600 meter diatas permukaan air laut (dpl) dan pada suhu 25-30°C meskipun tergolong ikan air tawar. Ikan Mas (Cyprinus carpio) kadang-kadang ditemukan di perairan payau atau dimuara sungai yang bersalinitas atau kadar garam 25-30% (Khairuman, 2013).

Ikan Mas (Cyprinus carpio) umumnya hidup di alam pada bagian tengah dan hilir sungai serta perairan dangkal tertutup. Ikan Mas (Cyprinus carpio) dapat tumbuh secara optimal pada kisaran suhu air sekitar 23-30°C, dengan pH antara 6,5-9,0. Ikan Mas (Cyprinus carpio) dapat bertahan hidup pada lingkungan perairan dengan kadar oksigen terlarut rendah (0,3 – 0,5 mg/l-1) dan juga pada situasi supersaturasi (Flajshans and Hulata, 2006).

CIRI-CIRI IKAN MAS ATAU IKAN KARPER
Berdasarkan cara memangsa makanannya, ikan tergolong jenis ikan pengisap (sucker) karena mengambil makanannya dengan cara menelan bahan makanan yang diisapnya tanpa dipilih. Ikan Mas (Cyprinus carpio) tergolong jenis ikan pemakan segala atau omnivora. Dari jenis makanan yang berasal dari tumbuhan sampai hewan renik. Makanan alami Ikan Mas (Cyprinus carpio) berupa organisme perairan, baik hewan maupun tumbuhan. Hewan air yang menjadi makanan Ikan Mas (Cyprinus carpio) diantaranya invertebrata air, udang-udangan, kerang-kerangan, serangga, dan larva air. Ikan Mas (Cyprinus carpio) juga suka memakan berbagai jenis biji-bijian tersebut. Sering dicampurkan sebagai zat tambahan pada makanan buatan (artifical foods). Sumber energi metabolisme berupa protein, vitamin, lemak dan mineral diperoleh dari organisme atau jasad renik seperti plankton tumbuhan (phytoplankton) dan plankton hewan (zooplankton). Karena itu Ikan Mas (Cyprinus carpio) mudah menyesuaikan diri dengan makanan yang sudah ada atau yang diberikan (Bachtiar, 2002).

Ikan Mas (Cyprinus carpio) bukan tergolong ikan yang sayang atau suka merawat anak-anaknya. Setelah memijah, induk tidak lagi menghiraukan kelangsungan hidup anak-anaknya. Oleh karena itu, dalam usaha pembenihan, petani ikanlah yang menjadi perawat telur dan anak-anak Ikan Mas (Cyprinus carpio). Ikan Mas (Cyprinus carpio) memiliki beberapa strain/varietas , antara lain strain majalaya, panten, merah, si nyonya, taiwan, kumpay, kasper kaca, kancradomas, yamato, fancy carp, dan koi (Ghufran dan Kordi, 2015).

REPRODUKSI IKAN MAS ATAU IKAN KARPER
Letak gonad betina Ikan Mas (Cyprinus carpio) membesar mengisi dua pertiga rongga perut atau hampir menutupi organ-organ tubuh saat melakukan pengamatan sebelum dilakukan pemburaian dan berwarna kuning kecoklatan. Organ-organ yang teramati yaitu gelembung renang, hati, dan lambung. Sehingga gonad Ikan Mas dari pengamatan yang dilakukan pada tingkat kematangan gonad (TKG) IV (Khairuman dan Amri, 2007).

Seperti pada gonad betina, gonad jantan Ikan Mas besar dan panjang, mengisi dua pertiga rongga perut atau hampir menutupi organ-organ tubuh sebelum dilakukan pemburaian dan. Gonad mengembung, memanjang ke depan dan berwarna putih jernih. Sehingga gonad Ikan Mas dari pengamatan yang dilakukan pada tingkat kematangan gonad (TKG) IV (Khairuman dan Amri, 2007).

Sebenarnya, pemijahan Ikan Mas dapat terjadi sepanjang tahun dan tidak tergantung pada musim. Namun, di habitat aslinya, ikan Mas sering memijah pada awal musim hujan, karena adanya
rangsangan dari aroma tanah kering yang tergenang air. Secara alami, pemijahan terjadi pada tengah malam sampai akhir fajar. Menjelang memijah, induk-induk ikan Mas aktif mencari tempat yang rimbun, seperti tanaman air atau rerumputan yang menutupi permukaan air. Substrat inilah yang nantinya akan digunakan sebagai tempat menempel telur sekaligus membantu perangsangan ketika terjadi pemijahan (Suseno, 2000:24).

TINGKAH LAKU IKAN MAS ATAU IKAN KARPER
Biasanya, benih ikan mas akan memakan Protozoa dan Crustacean. Benih yang berukuran 10 cm memakan jasad dasar seperti Chironomidae, Oligochaete, Epemenidae, Trichotera, Tubificidae, Mulusca dan lain sebagianya. Jasad – jasad tersebut dimakan bersama – sama dengan tanaman air yang membusuk dan bahan – bahan organik lainya.

Ikan mas (Cyprinus carpio L.) tergolong jenis ikan yang sangat toleran terhadap fluktuasi suhu air antara 14-32 C. Namun, suhu air optimum yang baik untuk pertumbuhan ikan mas berkisar antara 22-28 C. Ikan mas mampu beradaptasi terhadap perubahan kandungan oksigen terlarut dalam perairan. Ikan mas juga tidak sensitif terhadap perlakuan fisik seperti seleksi, penampungan, penimbangan, dan pengangkutan. Karena sifatnya sangat adaptif terhadap lingkungan baru, ikan mas dengan berbagai strain-nya tersebar hampir di seluruh penjuru dunia.

PERAN IKAN MAS ATAU IKAN KARPER DI PERAIRAN
Ikan mas (Cyprinus Carpio L.) dapat digunakan sebagai hewan uji hayati karena sangat peka terhadap perubahan lingkungan (Brinley cit. Sudarmadi, 1993). Di Indonesia ikan yang termasuk famili Cyprinidae ini termasuk ikan yang populer dan paling banyak dipelihara rakyat, serta mempunyai nilai ekonomis. Ikan Mas sangat peka terhadap faktor lingkungan pada umur lebih kurang tiga bulan dengan ukuran 8-12 cm. Disamping itu Ikan Mas di kolam biasa (Stagnan water) kecepatan tumbuh 3 cm setiap bulannya (Arsyad dan Hadirini cit. Sudaramadi, 1993).

MANFAAT IKAN MAS

1. Menurunkan risiko penyakit jantung
Salah satu kandungan yang dimiliki oleh ikan mas adalah omega 3. Omega 3 sangat baik untuk kesehatan jantung. Fungsi lainya adalah mampu mengontrol detak jantung agar normal. Ketika seseorang mengonsumsi 2 porsi seminggu, ternyata dapat mengurangi resiko gagal jantung

2. Mencerdaskan otak
Minyak ikan sangat baik untuk kecerdasan. Nutrisi DHA atau Docosa Hexaenoic Acid yang memiliki rantai panjang omega 3 dalam minyak ikan bisa merangsang perkembangan otak, sehingga otak akan lebih berkembang dan membuatnya lebih pintar. DHA juga mampu meningkatkan daya ingat pada otak, serta meningkatkan kemauan belajar.

3. Membantu pertumbuhan
Selain untuk kecerdasan, omega 3 juga membantu pertumbuhan. Hal ini terjadi karena omega 3 mampu merangsang sel-sel untuk berkembang lebih cepat.

4. Mencegah kanker
Menurut penelitian terakhir, ikan mampu menghambat pertumbuhan sel-sel kanker, terutama kanker payudara, usus, dan prostat.

5. Menyehatkan mental
Selain hal-hal yang berhubungan dengan fisik, ternyata mengonsumsi ikan dalam jumlah seimbang bisa membuat kita lebih tenang dan tidak mudah emosi. Hal ini terkait dengan kandunganya yang mampu mengontrol tekanan darah.

PENULIS
Ellen Madiyana
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

EDITOR
Gery Purnomo Aji Sutrisno
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

DAFTAR PUSTAKA
Adawiyah, R. Djuhanda, T., 1981.Dunia Ikan. Amico. Bandung. hal 191
Amri, K. 2007. Budidaya Ikan Patin. Penebar Swadaya. Jakarta
https://bobo.grid.id/read/08674906/5-manfaat-ikan-mas-salah-satunya-baik-untuk-pertumbuhan
https://id.wikipedia.org/wiki/Ikan_mas
Kerusakan insang. Jurnal Lingkungan dan Pembangunan 13;4 : hal. 247 – 260. Jakarta.
Lampung. Jurnal Lahan Suboptimal. ISSN2252-6188 Vol. 1, No.1: 92-101.
Mohardono (1979), .Ichtiology. Institut Pertanian Bogor, Bogor. Hal 110
Muslim. 2012. Perikanan Rawa Lebak Lebung Sumatera Selatan. Penerbit Unsri Press. Palembang.
Optimalisasi Perairan Rawa Di Provinsi Kalimantan Selatan. Program Studi Budidaya
Perairan. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Universitas Lambung Mangkurat.
Sudarmadi, Sigit. 1993. toksiologi Limbah pabrik kulit terhadap Cyprinus Carpio L. dan
Suseno, D. 1996. Pengelolaan Usaha Pembenihan Ikan Mas. Penerbit Penebar Swadaya : Jakarta.

No comments:

Post a Comment