Saturday, March 21, 2020

Ikan Keting; Klasifikasi, Morfologi, Habitat Dll


Image result for ikan keting

Ikan Keting (Bagrus nemurus) adalah seekor ikan yang memiliki perawakan kecil mungil. Ia memiliki kumis sebagaimana Lele, karena ikan ini memang masih menjadi keluarga dari Catfish. Keting biasanya ditemukan di perairan sungai, muara, dan pinggiran laut. Untuk menangkapnya biasanya dengan cara dipancing atau dijaring.

KLASIFIKASI IKAN KETING
Famili
: Bagridae
Filum
: Chordata
Kelas
: Actinopterygii
Ordo
: Siluriformes
Genus
: Hemibagrus
Kingdom
: Animalia
Marga
: Mystus
Spesies
: Bagrus nemurus
Nama Indonesia
: Keting
Ndaringan
kebogerang,
kelibere
sengiringan
berengit
Deskripsi
: Sirip di bagian depan sirip ekor terlihat lebih panjang
Daerah penyebaran
: Perairan sungai, waduk dan danau
Tersebar
: Jawa
Sumatera
Kalimantan
Sulawesi
Irian
Biologi
: Hidup di dasar air
Omnivora
melimpah musim hujan siang dan malam sama dominannya.

MORFOLOGI DAN FISIOLOGI IKAN KETING
Kelompok ikan dalam marga Mystus sangat beragam, terdiri dari jenis – jenis ikan yang berukuran kecil sampai sedang. Sistematika kelompok ini masih belum mantap dan memerlukan kajian lebih lanjut. Kekerabatan filogenik di dalam marga ini belum diketahui dengan jelas, meski diduga ada dua garis kekerabatan utama. Akan tetapi diyakini sejak tahun 2005 bahwa marga ini bersifat parafiletik.

Kelompok ikan yang termasuk dalam marga Mystus memiliki keragaman yang tinggi, yang terdiri dari berbagai jenis spesies ikan baik yang memiliki ukuran kecil sampai berukuran sedang. Sistematika dari kelompok ikan ini sendiri masih belum mantap dan  tentunya masih memerlukan kajian kajian yang lebih lanjut.  Banyak sekali pemancing yang membenci dan sebal terhadap ikan keting ini terutama pada saat mereka berburu ikan kakap putih atau barramundi.

HABITAT DAN CIRI – CIRI IKAN KETING
Marga Mystus diyakini memiliki asal usul dari wilayah Asia Selatan dan Tenggara. Sebelumnya, marga ini juga dekenal dengan nama lain Macrones, nama yang kini tidak dipakai lagi karena telah digunakan lebih dulu sebagai nama marga sejenis kumbang (Coleoptera).

Ikan tendon memiliki beberapa karakteristik khusus, termasuk kehadiran 3 buah patil atau sengatan, serta memiliki kumis, dengan kulit halus dan menghasilkan ikan tanpa sisik begitu licin. Tendon Ikan ini mirip dengan ikan Sembilang sekilas namun dengan ukuran yang lebih kecil dengan ekor yang memiliki cabang sebanyak 2.

REPRODUKSI IKAN KETING
Ikan keting memijah pada musim hujan, yaitu pada bulan Oktober sampai Desember (Amornsakun dan Hassan, 1997; Yusuf, 2005). Areal pemijahan biasanya ditumbuhi tanaman air seperti rerumputan, hydrilla dan lain-lain. Kematangan gonad pertama dicapai pada umur sekitar satu tahun dengan berat mencapai 200 g memiliki fekunditas sekitar 5000 butir telur. Pada umur yang lebih tua dan berukuran panjang 42 cm serta berat badanya sekitar 800 g, fekunditas ikan baung dapat mencapai sekitar 80.000 butir. Fekunditas terendah sekitar 5000 butir telur diperoleh dari induk berukuran 310 g (Cholik, 2005).

TINGKAH LAKU IKAN KETING
Ikan keting bersifat noktural, artinya aktivitas kegiatan hidupnya (mencari makan, dll.) lebih banyak dilakukan pada malam hari. Selain itu, baung juga memiliki sifat suka bersembunyi di dalam liang-liang di tepi sungai tempat habitat hidupnya.

PERAN IKAN KETING DI PERAIRAN
Keting juga memiliki sifat suka bersembunyi di dalam liang-liang di tepi sungai tempat habitat hidupnya. Di alam, baung termasuk ikan pemakan segala (omnivora). Namun ada juga yang menggolongkannya sebagai ikan karnivora, karena lebih dominan memakan hewan-hewan kecil seperti ikan-ikan kecil. Keting berperan sebagai penyeimbang ekosistem tempatnya tinggal.

MANFAAT IKAN IKAN KETING
·        Manfaat dan khasiat pada ikan keting adalah sebagai berikut:
·        Menjaga Kesehatan Sistem Limbik
·        Mencegah Presbiopi
·        Mengobati Belekan
·        Manfaat Ikan Keting dapat Mencegah Maag
·        Mencegah Batu Empedu
·        Membantu Penyembuhan Demam Viral
·        Mengurangi Gejala Typus
·        Mengobati Meningitis
·        Mencegah Infeksi Saluran Kemih
·        Mengandung Vitamin E
·        Mengandung Omega 3
·        Mengandung Zat Besi
·        Membantu Meregenerasi Sel
·        Mencegah Stroke
·        Meningkatkan Kecerdasan Otak
·        Membangun Otot
·        Menambah Energi

PENULIS
Hanik Cahyaningrum
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2012

EDITOR
Gery Purnomo Aji Sutrisno
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

DAFTAR PUSTAKA
Effendie, M. I. 1997. Biologi perikanan. Yayasan Pustaka Nusatama, Yogyakarta.
https://id.wikipedia.org/wiki/Baung
https://www.dictio.id/t/apa-saja-manfaat-dan-khasiat-ikan-keting/111685
Lingga Pinus dan Heru Susanto, 1989, Ikan Hias Air Tawar, Penebar Swadaya Jakarta.
Marshall, N. B. 1982. Biology of Fishes. New York: Capaprinon and Hall.
Ommanney, F.D. 1987. Ikan. Edisi Kedua. Diterjemahkan Para Editor Pustaka Time life. Tira Pustaka, Jakarta.
Team Agro Media Pustaka. Neon tetra. Jakarta : Agro media Pustaka, 2004.

No comments:

Post a Comment