Saturday, February 8, 2020

Ikan Selar; Klasifikasi, Morfologi, Habitat Dll



Ikan Selar adalah sejenis ikan laut dari suku Carangidae, dan satu-satunya anggota dari marga Selaroides. Terutama menyebar di wilayah pesisir dan laut-laut dangkal di kawasan perairan Indo-Pasifik Barat, selar kuning merupakan salah satu jenis ikan tangkapan yang penting bagi nelayan lokal. Dalam bahasa Inggris, ikan bertubuh kecil (biasanya < 15 cm) ini dikenal dengan berbagai nama seperti yellowstripe scad, yellowstripe trevally, yellow-banded trevally, smooth-tailed trevally, slender-scaled trevally dan juga slender trevally. Ikan Selar adalah salah satu jenis ikan pelagis kecil (ikan permukaan) yang hidup pada laut dalam kawasan tertentu. Ikan ini banyak tertangkap di perairan pantai serta hidup berkelompok sampai kedalaman 80 m dan merupakan salah satu ikan yang banyak diminati masyarakat.

KLASIFIKASI IKAN SELAR
Klasifikasi ikan selar yaitu sebagai berikut :
Kingdom
: Animalia
Phylum
: Chordata
Class
: Pisces
Ordo
: Percomorphi
Family
: Scombridae
Genus
: Caranx
Species
: Caranx melamphygus

MORFOLOGI IKAN SELAR
Ikan ini bertubuh kecil, panjang tubuh maksimal 22 cm, namun umumnya kurang dari 15 cm. Bentuk tubuhnya jorong memanjang dan pipih tegak, kurang lebih simetris pada lengkung punggung dan perutnya. Garis tengah mata sebanding atau lebih pendek daripada panjang moncong, dengan pelupuk mata berlemak setengah penuh pada separuh bagian belakang mata. Rahang atas tak bergigi, dan rahang bawah dengan sederet gigi kecil-kecil. Sisir saring insang pada lengkung insang yang pertama berjumlah 10-14 buah pada lengan (bagian) sebelah atas, dan 27-32 pada lengan bawah. Cleithrum (gelangan bahu) halus pada tepiannya, tanpa tonjolan-tonjolan.

Sirip punggung bagian depan dengan 8 jari-jari keras (duri), dan sirip punggung kedua dengan 1 duri dan 21-23 jari-jari lunak. Sisik-sisik pada gurat sisi menonjol, berderet melengkung di bagian depan dan lurus mendatar di bagian belakang tubuh; bagian datar dengan 13-25 sisik kecil-kecil diikuti oleh 24-29 sisik besar, kelokan dari bagian lengkung ke datar terletak kurang-lebih di bawah jari-jari lunak ke-10 hingga ke-12 sirip punggung kedua. Ikan ini memiliki 24 ruas tulang belakang.

Punggung ikan selar berwarna biru metalik, dengan suatu pita kuning terang yang lebar berjalan dari sisi atas mata ke belakang tubuh hingga ke batang ekor. Sebuah noktah hitam besar menonjol di bagian atas tutup insang, dekat bahu. Sisi tubuh dan perut keperakan. Sirip-sirip punggung, sirip dubur, dan sirip ekor kuning pucat atau kuning kelabu, sedangkan sirip perut berwarna putih.

REPRODUKSI IKAN SELAR
Usia dewasa dicapai pada panjang tubuh sekitar 8,8 cm di umur kurang dari setahun, namun ada juga yang mencatat pada panjang tubuh 11,4 cm. Musim berpijah ikan ini di India berlangsung hampir sepanjang tahun, antara Juli – Maret, dengan dua puncak, yaitu antara bulan-bulan Juli-Oktober dan Januari-April. Telur-telurnya bersifat pelagis, dan ditemukan baik di perairan pantai maupun di sekitar estuaria. Larvanya dan anak-anak ikan yang muda berasosiasi dengan ubur-ubur besar, dan memanfaatkannya sebagai perlindungan.

HABITAT IKAN SELAR
Selar kuning tersebar di wilayah tropis kawasan perairan Indo-Pasifik Barat, mulai dari pesisir selatan Semenanjung Arab, Teluk Persia, ke timur mengitari pesisir anak-benua India, Kepulauan Maladewa, pesisir dan laut-laut pedalaman di Asia Tenggara dan Nusantara; hingga menyeberang ke sisi barat Samudera Pasifik, ke utara sampai ke perairan Jepang bagian selatan, dan ke selatan sampai ke Kaledonia Baru, Vanuatu, dan pesisir benua Australia. Ikan ini umumnya ditemukan tidak jauh dari pantai, berenang dalam gerombolan besar di atas dasar laut yang berlumpur pada kedalaman kurang dari 50 m. Di Australia, selar kuning menghuni paparan benua yang dangkal hingga kedalaman 50 m, sementara di Malaysia tercatat hingga kedalaman 70 m, meskipun paling sering pada kedalaman 40-60 m.

Di perairan Australia utara, Filipina, dan sebagian wilayah India, selar kuning merupakan salah satu jenis ikan yang paling umum. Gerombolan ikan-ikan selar ini juga diketahui beruaya (migrasi) secara lokal di Taiwan, ke dekat-dekat pantai di musim panas dan kembali ke bagian laut yang lebih dalam di musim sebaliknya.

MANFAAT IKAN SELAR
Selar kuning merupakan ikan yang penting bagi nelayan, baik untuk diperniagakan maupun untuk memenuhi konsumsi lokal. Antara tahun 1990 dan 2010 FAO mencatat tangkapan ikan ini di dunia berkisar antara 113.000 dan 195.000 ton, dengan kecenderungan yang terus meningkat. Statistik ini sebetulnya baru memuat tangkapan dari Indonesia, Malaysia dan Uni Emirat Arab, sehingga jumlah tangkapan yang sebenarnya semestinya lebih besar lagi. Di antara ketiga negara itu, Indonesia yang paling tinggi dengan jumlah tangkapan antara 129.000 – 180.000 ton pada tahun 2000 hingga 2010. Tertangkap dalam campuran bersama jenis-jenis lain, selar kuning biasa menempati porsi yang cukup tinggi dari hasil tangkapan; satu penelitian di India mendapatkan bahwa fraksi selar kuning mencapai 36% dari hasil keseluruhan yang diperoleh pada survey ini. Di India, ikan ini kebanyakan tertangkap melalui penggunaan pukat harimau; meskipun juga biasa diperoleh dengan jaring insang, pukat cincin, dan lain-lain bentuk jaring.

Ikan selar kuning diperdagangkan dalam keadaan segar (basah), dibekukan, atau setelah diolah dengan berbagai perlakuan seperti diasinkan, dikeringkan dan lain sebagainya. Daging ikan ini juga diolah menjadi tepung ikan dan surimi.

CIRI-CIRI IKAN SELAR
Ikan   Selar   Kuning   tergolong   ikan   pelagis   yang   suka   bergerombol (schooling) ikan ini berkerabat dengan ikan pelagis lainnya seperti golongan famili scombridae danclupeidae.  Ikan Selar Kuning memiliki ciri-ciri morfologi seperti: memiliki   panjang   maksimum   22   cm   dan   rata-rata   15   cm.   Bentuk   badan pipih,lonjong   dan   memanjang,   sirip   punggung   dan   sirip   dubur   tanpa   sirip tambahan,  tidakterdapat  gigi  pada  rahang  bagian  atas,  sisik  yang  menebal  relatif besar, terdapatsebuah garis kuning lebar dari pinggiran bagian atas mata ke batang ekor, padaoperkulum bagian atas terdapat bintik hitam terang.  Ikan Selar  Kuning termasuk ikanlaut perenang cepat dan kuat (www.fishbase.org 2009).

TINGKAH LAKU IKAN SELAR
Selar kuning umumnya diketahui sebagai ikan nokturnal, meskipun ada pula yang mendapatinya aktif di siang hari.

PERAN IKAN SELAR DI PERAIRAN
Ikan Selar di perairan aslinya memakan fitoplankton, Acarthia, Oithona, Euterpina, dekapoda dan larva moluska dari kelompok rendah seperti Lucifer, Acetes, Mysids, dan ikan-ikan yang lebih tinggi ikut dimakan. Ia termasuk karnivora. Ikan-ikan ini memangsa aneka jenis hewan kecil. Di Australia utara, paling sering tercatat jenis-jenis ostrakoda, gastropoda, dan krill sebagai mangsanya, sementara di India jenis-jenis krustasea terutama dekapoda dan kopepoda yang lebih mendominasi. Ikan selar berfungsi sebagai penyeimbang ekosistem di perairan aslinya.

PENULIS
Yuliana Agus S
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan Tahun 2012

EDITOR
Gery Purnomo Aji Sutrisno
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan Tahun 2015

DAFTAR PUSTAKA
Febrianti, Asih., T. Efrizal Dan Andi Zulfikar. 2013. Kajian Kondisi Ikan Selar (Selaroides Leptolepis) Berdasarkan Hubungan Panjang Berat dan Faktor Kondisi Di LautNatuna Yang Didaratkan Di Tempat Pendaratan Ikan Pelantar KUD Tanjungpinang. Faculty Of Marine Science And Fisheries. University Maritime Rajja Ali Haji.
Fishbase.2010.Psettodeserumei.http://www.fishbase.org/summary/Psettodes  erumei.html (Diakses pada tanggal 20 Oktober 2015).
Google Image. 2015. Ikan Selar. http://www.ikan-selar (Diakses  pada tanggal 20 Oktober 2015).
Gunn, John S. 1990. A revision of selected genera of the family Carangidae (Pisces) from Australian waters". Records of the Australian Museum Supplement 12: 1–78.

No comments:

Post a Comment