Monday, February 10, 2020

Ikan Kerapu Macan; Klasifikasi, Morfologi, Habitat Dll



Ikan Kerapu (Epinephelus sp) umumnya dikenal dengan istilah "groupers" dan merupakan salah satu komoditas perikanan yang mempunyai peluang baik dipasaran domestik maupun  internasional dan selain itu nilai jualnya cukup tinggi. Eksport ikan kerapu melaju pesat sebesar 350% yaitu dari 19 ton pada tahun 1987 menjadi 57 ton pada tahun 1988 (Deptan, 1990 dalam Tarwiyah, 2001). Ikan kerapu memiliki 15 genera yang terdiri atas 159 spesis. Ikan kerapu ditemukan diperairan pantai Asia  Pasifik sebanyak 110 spesies dan di perairan  Filipina dan Indonesia sebanyak 46 spesies yang tercakup ke dalam 7 genera Aethaloperca, Anyperodon.

KLASIFIKASI IKAN KERAPU MACAN
MenurutMyers,  et.al,(2005),  menjelaskan  bahwa  kerapu  macan (Epinephelus fuscoguttatus) diklasifikasikan sebagai berikut :
Phylum
: Chordata
Sub phylum
: Vertebrata
Class
: Osteichtyes
Sub class
: Actinopterigi
Ordo
: Percomorphi
Sub ordo
: Percoidea
Family
: Serranidae
Sub family
: Epinephelinae
Genus
: Epinephelus
Cromileptes
Variola
Plectropomus
Spesies
: Epinephelus fuscoguttatus

MORFOLOGI IKAN KERAPU MACAN
Kerapu  macan  (Epinephelus  fuscoguttatus) mempunyai  bentuk  badanyang  pipih  memanjang  dan  agak  membulat(Direktorat  Jendral  SudirmanPerikanan  Deperteman   Pertanian,   1979). Mulut  lebar  dan  di  dalamnya terdapat gigi kecil yang runcing (Kordi, 2001). MenurutDirektorat Jendral PerikananDepertemen  Pertanian  (1979),  rahang  bawah  dan  atas dilengkapi dengan gigi yang berderet 2 baris lancip dan kuat. Kerapu macan  (Epinephelus fuscoguttatus) mempunyai jari-jari sirip yang keras pada sirip punggung 11 buah, sirip dubur 3 buah, sirip dada 1 buah dan sirip perut 1 buah.  Jari  sirip  yang  lemah  pada  sirip  puggung  terdapat  15-16  buah, sirip dubur 8 buah, sirip dada 17 buah dan sirip perut 5 buah. Kerapu macan (Epinephelus  fuscoguttatus) memiliki  warna  seperti  sawo  matang  dengan tubuh  bagian  verikal  agak  putih.  Pada  permukaan  tubuh  terdapat  4-6  pita vertical  berwarna  gelap  serta  terdapat  noda  berwarna  merah  seperti  warna sawo (Kordi, 2001).

REPRODUKSI IKAN KERAPU MACAN
Ikan  kerapu  macan  (Epinephelus  fuscoguttatus) bersifat  “Hermaprodit Protogini”, yaitu perubahan kelamin dari betina dan menjelang dewasa akan berubah  menjadi  jantan (Sunyoto  dan  Mustahal, 2000).  Ikan  kerapu  mulai suklus reproduksinya sebagai ikan betina, kemudian  akan berubah menjadi ikan  jantan  yang  berfungsi  masa  interseks  dan  masa  terakhir  masa  jantan (Afenddy,  1997).  Ketika  ikan  kerapu  masih  muda  (juvenile), gonadnya mempunyai  daerah  ovarium  dan  daerah  testis.  Jaringan  ovari  kemudian mengisih  sebagian  gonad  dan  setelah  jaringan  ovari  mampu menhasilkan  telur,  Kemudian  akan  terjadi  transisi  di  mana  testisnya  akan membesar dan ovarinya mengurut. Ikan kerapu macan (Epinephelus  fuscoguttatus) yang  sudah  tua  umumnya  ovarium  sudah  teroduksi  sekali sehingga sebagian besar dari gonad terisi oleh jaringan lain.  Fase produksi pada  induk  betina   di  capai  pada  panjang  tubuh  antara  45-50  cm  dengan berat  3-10  kg  dan  umur  kurang  lebih  5  tahun,  selanjutnya  menjadi  jantan yang matang gonad pada ukuran minimal 74 cm dengan berat kurang lebih 11 kg. Pada ikan kerapu macan betina mulai matang pada ukuran panjang total 51 cm atau bobot 3,0 kg sedangkan jantan mulai matang pada ukuran panjang total 60 cm atau bobot 7,0 kg (Slamet et al., 2001).

CIRI-CIRI IKAN KERAPU MACAN
Menurut wardana (1994) dalam Sulaiman (2010), ciri-ciri ikan kerapu adalah sebagai berikut:

1.   Bentuk tubuh pipih, yaitu lebar tubuh lebih kecil daripada panjang dan tinggi tubuh.
2.   Rahang atas dan bawah dilengkapi dengan gigi yang lancip dan kuat.
3.   Mulut lebar, serong ke atas dengan bibit bawah yang sedikit menonjol melibihi bibir atas.

4.   Serip ekor berbentuk bundar, sirip punggung tunggal dan memanjang di mana bagian yang berjari-jari keras kurang lebih sama dengan yang berjari-jari lunak.
5.   Posisi sirip perut berada di bawah sirip dada.
6.   Badan ditutupi sirip kecil yang bersisik stenoid.

Selain itu, kerapu macan juga memiliki ciri-ciri khas yaitu tubuhnya dipenuhi bintik-bintik yang menyerupai macan.

HABITAT IKAN KERAPU MACAN
Kerapu merupakan ikan bahari nan hayati pada berbagai habitat bergantung dari jenisnya. Kerapu macan sendiri ialah ikan yang hidup di habitat terumbu karang yang berada di perairan dangkal hingga 100 meter di bawah permukaan laut. Selain di kawasan terumbu karang, ikan ini juga hidup di bangkai kapal yang tenggelam Kerapu macan yang masih muda, biasanya tinggal di perairan yang dangkal. Biasanya kerapu muda memilih karang pantai yang memiliki kedalaman antara 0,5 m – 3, 0 meter di bawah permukaan laut. Kerapu macan akan berpindah habitat ke perairan nan lebih dalam begitu usianya menginjak dewasa. Kerapu macan ini tergolong ke dalam jenis kerapu nan mampu bertahan pada salinitas (kadar garam nan larut dalam air atau kadar keasinan air) yang cukup luas, yakni antara 22-35 ppt (part per thousand). Jenis ikan kerapu ini terdapat di berbagai perairan antara lain di Afrika, Taiwan, Filipina, Malaysia, Australia, Indonesia, dan Papua Nugini. Sementara di Indonesia, kerapu ditemukan di Teluk Banten, Segara Anakan, Kepulauan Seribu, Lampung, dan daerah muara sungai (Ghufran 2001 dalam Sulaiman, 2010).

MANFAAT IKAN KERAPU MACAN
Ikan Kerapu juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. salah satunya adalah mengurangi risiko terkena penyakit jantung. Selain itu Ikan Kerapu juga memiliki kandungan Asam Amino, Vitamin B Kompleks, Taurin, Selenium dan sangat kaya akan omega 3. Omega 3 adalah salah satu jenis lemak tak jenuh yang sangat baik bagi tubuh.  Antara lain manfaatnya yaitu menurunkan risiko jantung, menyehatkan mata, menurunkan kadar kolesterol tinggi, meningkatkan kesehatan otak, anti-inflamasi, membantu meningkatkan perkembangan anak dan mencegah penyakit alzheimer. selain itu adanya asam amino, vitamin B kompleks, dan selenium sangat penting sebagai zat pembangun jaringan dan imunitas tubuh, merawat sistem pencernaan serta antioksidan.

TINGKAH LAKU IKAN KERAPU MACAN

Kebiasaan Mencari Makan
Saat ikan kerapu macan mengamati umpan yang ada di depannya kemudian melesat secara tiba-tiba menyergap umpan/makanan yang ada di depannya dan menariknya ke tempat persembunyian, merupakan fase mengidentifikasi dan memakan umpan (uptake and finding balt) (Mulyono dan Effendy, 2005 dalam Dlan, dkk., 2007). Pada fase tersebut, organ yang digunakan adalah mata karena kemampuan mata untuk mengidentifikasi suatu benda yang masuk ke area pandangnya akibat intensitas sinar yang mengenai benda tersebut (Liang et al., 1998 dalam Dian, dkk., 2005).

Kebiasaan Berkelompok
Ikan kerapu macan adalah ikan karang yang habitatnya di batu karang dan merupakan ikan yang bergerombol dan selalu aktif mencari pakan, jika pemberian pakan kurang terutama pada ukuran panjang di bawah 4 cm, ikan ini akan memakan temannya (kanibal) (Alit, 2010).

PERAN IKAN KERAPU MACAN DI PERAIRAN
Kerapu macan merupakan jenis ikan pemangsa ikan-ikan kecil, udang, cumi-cumi, plankton hewani, dan hewan-hewan kecil lainnya. Dalam urusan makan, kerapu ini tergolong ikan yang sangat rakus. Kerapu sering berburu makanan sambil berenang. Sesekali mereka bersembunyi di lubang-lubang karang dan hanya memperlihatkan kepalanya saja ketika hendak menyergap mangsa.

PENULIS
Siti Nurul Huda
FPIK Universitas Brawijaya

EDITOR
Gery Purnomo Aji Sutrisno
FPIK Universitas Brawijaya

DAFTAR PUSTAKA
AlitMahendra,akses12mei2010,URL:http://www.prowebro.com/articles/konsep_content_company_profile.php)
Chou J, Yu CL, Kim J, Liang Y, Zhidong X, Biao H et al. Nasopharyngeal Carcinoma-Review Of the Molecular MechanismsofTumorigenesis, Head & Neck-DOI: 10.1002/hed.20833;2008:96-60
Direktorat Jenderal Perikanan. 1997. Pedoman Pengenalan Sumber Daya Perikanan. Jakarta : Departemen Pertanian.
http://romiandrian21.blogspot.co.id/2013/04/ikan-kerapu-macan-di-s-u-s-u-n-oleh_22.html (diakses pada tanggal 22 Oktober 2015 pukul 17:40 WIB)
http://rumbaru.blogspot.co.id/2014/10/mengenal-ikan-kerapu-macan-epinephelus.html (diakses pada tanggal 22 Oktober 2015 pukul 17:30 WIB)
http://seraiwangi.com/manfaat-ikan-kerapu-bagi-kesehatan-tubuh-detail-6510.html (diakses pada tanggal 22 Oktober 2015 pukul 18:06 WIB)
http://www.binasyifa.com/799/14/26/habitat-dan-kebiasaan-hayati-ikan-kerapu-macan.html (diakses pada tanggal 22 Oktober 2015 pukul 17:57 WIB)
Kordi, M. 2001. Usaha Pembesaran Ikan Kerapu dalam Tambak. Kanisius. Yogyakarta.
Myers, E. G & Myers, M T. 1992. The Dinamics of Human Communication Laboratory Approach. Mc. Graw-Hill, Inc. United States of America.
Sunyoto, Pramu dan Mustahal. 2000. Pembenihan Ikan Laut Ekonomis: Kerapu, Kakap, Baronang. Penebar Swadaya: Jakarta.
Tarwiyah, Kemal. 2001. Minyak Kelapa. Dewan Ilmu Pengetahuan,Teknologi dan Industri Sumatera Barat. http://warintek.ristek.go.id.

No comments:

Post a Comment