Monday, February 17, 2020

Ikan Anglerfish, Angler Fish Atau Ikan Sungut Ganda; Klasifikasi, Morfologi, Habitat Dll



Melanocetus johnsonii atau biasa disebut ikan angler (angler fish) merupakan ikan yg unik. Penampilannya sekilas menyeramkan karena tubuhnya berbentuk bulat & memiliki mulut yg lebar & bertaring melengkung panjang.

MORFOLOGI DAN CIRI-CIRI IKAN ANGLERFISH



Ciri khas lain ikan angler adalah organ lampu pada semacam “tali pancing” di bagian atas moncongnya. Ikan angler jenis lain, misalnya Thaumaticthys pagidostomus, memiliki organ cahaya di bawah giginya. Ikan angler tidak memiliki gelembung renang, karena pada kedalaman itu gelembung renang – dan paru-paru manusia – akan hancur akibat tekanan bawah laut, sehingga ikan itu menghabiskan seluruh hidupnya di laut dalam & tidak pernah naik ke permukaan. Panjang maksimum ikan ini hanya mencapai 5 inci.


Ikan angler sangat termodifikasi untuk bertahan di laut dalam. Di kedalaman ini, nyaris tidak ada makanan karena cahaya matahari tidak bisa menembus, sehingga tidak ada rumput laut sebagai produsen bawah laut. Karena itulah, makanan begitu berharga di sini. Mulut ikan angler lebar & bergigi tajam, sehingga mangsa apapun yg tertangkap mustahil untuk melarikan diri. Ikan ini bahkan sanggup membuka rahangnya amat lebar – seperti rahang ular – sehingga hewan yg berukuran lebih besar dari dirinya pun bisa ditelan. Karena tidak bisa berenang cepat & sulit melihat di kegelapan, ikan ini memancing mangsanya dengan organ cahaya. Organ cahaya itu sebenarnya merupakan kumpulan bakteri bercahaya yg menghisap darah inangnya. Ketika ada mangsa yg tetarik oleh umpan cahaya di kegelapan itu, mangsanya akan mendekat & ketika mangsanya tidak menyadari bahaya di dekatnya, ikan angler akan segera mencaploknya. Ikan angler juga bermetabolisme lambat sehingga bisa hidup hanya dengan memakan sedikit makanan


KLASIFIKASI IKAN ANGLERFISH
Kingdom
: Animalia
Phylum
: Chordata
Class
: Actinopterygii
Ordo
: Lophiiformes
Subordo
: Lophioidei
Family
: Melanocetidae
Genus
: Melanocetus
Species
: Melanocetus johnsonii

HABITAT IKAN ANGLERFISH
Melanocetus johnsonii (bahasa Inggris: Monkfish, Goosefish, Anglerfish) atau Ikan Sungut Ganda adalah ordo ikan bertulang sejati yang umumnya hidup di laut dalam. Habitatnya di Samudra Arktik, Samudra Pasifik, Samudra Hindia, Samudra Atlantik, dan Laut Mediterania. Ikan dari ordo Lophiiformes terlihat mencolok dengan bagian kepala yang besar dan lebar. Ikan ini adalah ikan karnivora, mulutnya besar dan bergigi. Ikan dari ordo Lophiiformes ini menyelam hingga ke dasar laut dan agar bisa menyerang ikan lain, mulutnya sedikit menghadap ke atas. Di bagian atas mulut terdapat antena yang bisa digerak-gerakkan sebagai umpan untuk menarik perhatian mangsa.


Laut dalam merupakan salah satu tempat paling gelap di dunia. Pada daerah laut dalam – lebih dari 1.000 m – cahaya matahari tidak pec menembus ke dalam, sehingga tempat itu selalu diliputi kegelapan abadi. Melanocetus jhonsoni atau lebih di kenal dengan sebutan angler fish adalah salah satu ikan dari perairan dalam yang habitatnya di kedalaman 3000 kaki atau lebih dari 900 meter. Ikan Melanocetus johnsonii tersebar di Samudra Arktik, Samudra Pasifik, Samudra Hindia, Samudra Atlantik, dan Laut Mediterania.


REPRODUKSI IKAN ANGLERFISH
Dengan menggunakan persediaan sperma dari pejantan yg menyatu pada dirinya, ikan angler betina membuahi telurnya sendiri. Seekor angler betina pec melepaskan jutaan butir telur sekali berpijah. Telur-telur itu kemudian akan mengapung & ketika menetas, mereka akan memakan plankton. Ketika tumbuh, ikan angler muda akan mengalami semacam pecialgsis ketika mulai turun pada kedalaman 1.000 m. Betina mulai menumbuhkan kail bercahaya pada moncongnya & tetap tumbuh normal, sementara pejantannya menumbuhkan gigi capit & berhenti tumbuh sejak ukuran tertentu (sekitar 15 cm). Seekor angler betina pec berukuran 12 kali lebih besar dari pejantannya. Ukuran tubuh jantan dan betina berbeda, yang jantan mempunyai ukuran tubuh lebih kecil di banding yang betina. Ukuran ikan angler jantan hanya sebesar ibu jari. Ikan jantan mempunyai pengait untuk menempel pada ikan betina, begitu mengait dengan ikan betina kait ikan jantan akan terhubung dengan pembuluh darah ikan betina dan seumur hidupnya akan terus menempel pada ikan betina seperti parasit dan menghisap sari makanan dari tubuh sang betina. Jika ikan jantan gagal mengait pada ikan betina, maka mereka akan mati kelaparan.


TINGKAH LAKU IKAN ANGLERFISH
Ikan Melanocetus johnsonii mempunyai organ yang dapat menghasilkan cahaya melalui proses bioluminensis yaitu Photophore, dan mereka menggunakannya untuk memancing mangsanya. Orang sering mengira bahwa semua ikan angler menghasilkan cahaya. Sebenarnya, hanya ikan betina yg menghasilkan cahaya. Ikan jantan ukurannya jauh lebih kecil dari betina & memiliki semacam gigi mirip kait di mulutnya. Ketika ikan jantan sudah dewasa, ia akan mencari ikan betina dari jenisnya. Jika sudah menemukannya, ikan jantan akan menggigit betina seperti lintah hinggap pada mangsanya. Lama kelamaan, gigi sang pejantan akan tertanam pecialg ikan betina & keduanya menyatu. Sejak itu, ikan jantan hidup dengan menghisap darah si betina. Ketika pejantan mati, maka ia berubah menjadi semacam kantong sperma yg melekat pada tubuh betinanya, sehingga betina tidak perlu repot-repot lagi mencari pasangan. Seekor ikan angler betina pec membawa 3 pejantan kecil melekat pada tubuhnya.


PERAN IKAN ANGLERFISH DI PERAIRAN
Peran ekologis selaku top predator di laut dalam, tak banyak diketahui nilai ekonomis bagi kebanyakan sungut gada dari zona ekstrem ini. Terlebih lagi ikan-ikan yang terbiasa hidup di lingkungan bertekanan tinggi akan segera mati begitu diangkat ke permukaan, sehingga memperkecil peluang penelitian dan kemungkinan budidayanya. Namun, ikan sungut gada dari pecia Lophiidae dapat diperoleh dari penangkapan dan bernilai ekonomis tinggi, yaitu Lophius litulon, Lophius setigerus (blackmouth angler) dan Lophius piscatorius. Ikan-ikan tersebut merupakan makanan bergengsi di Jepang, Korea dan beberapa wilayah Eropa.


MANFAAT IKAN ANGLERFISH
Masyarakat Jepang, khususnya di wilayah Ibaraki dan Kazamaura village, mengenal ikan spesial ini dengan nama anko yang merupakan kuliner sehat berharga premium. Anko di negeri sakura umumnya dari spesies Lophius setigerus yang panjang tubuhnya dapat mencapai 1 – 1,5 m. Anko disajikan sebagai makanan spesial musim dingin berupa anko nabe (hotpot).


PENULIS
Arwin Adiwinata

FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015


EDITOR
Gery purnomo Aji Sutrisno

FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015


DAFTAR PUSTAKA
http://viskamaretta.blogspot.co.id/2012/10/ikan-angler.html

https://en.wikipedia.org/wiki/Humpback_anglerfish

https://heptarina.wordpress.com/tag/ikan-sungut-gada/

https://id.wikipedia.org/wiki/Lophiiformes

https://www.fishbase.org/Summary/SpeciesSummary.php?id=2292&lang=bahasa

No comments:

Post a Comment