Tuesday, February 11, 2020

Ikan Kepe-Kepe Atau Butter Fly Fish; Klasifikasi, Morfologi, Habitat Dll



Ikan Kepe kepe adalah ikan yang mempunyai bentuk menarik, Kepe Kepe tampak seperti versi kecil dari ikan injel (Pomacanthidae), namun tidak seperti ikan injel, Kepe Kepe tidak memiliki duri pre operkulum pada tutup insang. Tubuhnya yang bulat pipih mudah dikenali di melimpahnya kehidupan terumbu karang, sehingga orang mengira bahwa warna mencolok itu dimaksudkan untuk komunikasi antarspesies. Ikan ini termasuk Order Perciformes dan Sub-order Percoidei yang masuk dalam Famili Chaetodontidae (Butterflifish), dimana terdapat 13 genera dan hampir 130 spesies, baik yang sudah ada keterangan maupun belum. Ikan ini merupakan keluarga besar, kemungkinan terdiri dari ikan yang berwarna-warni yang dapat dijumpai di alam bebas. Tubuh mereka bebentuk pipih seperti cakram dan ukurannya tidak terlalu besar sekitar 6 inci (15 cm). Di samping ukuran dan pola warna, mereka adalah ikan yang ramah. Sayangnya mereka membutuhkan kualitas air yang stabil dan tidak mudah membuat mereka memakan pakan yang diberikan, dimana makanan utama mereka adalah pakan hidup seperti polip koral, krustacea dan alga.

KLASIFIKASI IKAN KEPE-KEPE
Berikut adalah klasifikasi dari ikan Kepe Kepe :
Kingdom
: Animalia
Filum
: Chordata
Klas
: Actinopterygii
Ordo
: Perciformes
Famili
: Chaetodontidae
Genus
: Chaetodon
Spesies
: Chaetodon auriga

MORFOLOGI IKAN KEPE-KEPE
Ikan karang famili chaetodontidae atau disebut juga ikan kupu-kupu, mempunyai ukuran tubuh yang umumnya kecil. Panjang tubuhnya berkisar antara 12-22 cm, namun pada spesies Chaetodon ephipium tumbuh hingga 30 cm. Namanya merujuk pada tubuh yang berwarna terang dan berpola mencolok pada banyak spesies, dengan sentuhan warna hitam, putih, biru, merah, jingga, dan kuning. Namun beberapa spesies berwarna biasa saja. Banyak Kepe Kepe yang 'bintik mata' di sisi tubuhnya serta pita gelap yang melewati mata mereka, mirip pola yang terlihat di sayap kupu-kupu. Tubuhnya yang bulat pipih mudah dikenali di melimpahnya kehidupan terumbu karang, sehingga orang mengira bahwa warna mencolok itu dimaksudkan untuk komunikasi antarspesies. Ikan kepe kepe sirip punggung tidak terbagi-bagi, sirip ekornya membulat atau nampak terpotong tapi tidak bercabang.

REPRODUKSI IKAN KEPE-KEPE 
Ikan Kepe Kepe merupakan ikan yang bertelur pelagis, yaitu mereka menghasilkan banyak telur yang mengapung yang kemudian menjadi bagian plankton, melayang-layang terbawa arus hingga menetas. Anaknya melalui tahap yang disebut tholichthys, dimana tubuh dari ikan pascalarva tertutup lempengan tulang besar yang meluas dari kepala. Lempengan tulang itu menghilang saat mereka beranjak dewasa. Tahap yang dilindungi lempengan semacam itu hanya terlihat pada satu famili ikan lain, scat (Scatophagidae).

CIRI-CIRI IKAN KEPE-KEPE
Ikan kepe kepe umumnya mempunyai bentuk badan tubuh yang kecil dan mempunyai warna yang mencolok dan indah seperti warna kuning bergaris besar dan mimiliki tompel di tubuhnya.  Warna mereka juga menjadikan ikan Kepe Kepe ikan hias akuarium yang populer. Akan tetapi, banyak spesiesnya memakan koral, polip dan anemon. Ini menimbulkan masalah pada kebanyakan akuarium terumbu karang dimana keseimbangan yang rapuh harus dijaga. Oleh karena itu, spesies yang dipelihara pada hobi merupakan spesies yang makanannya umum ataupun spesialis pemakan zooplankton.

HABITAT IKAN KEPE-KEPE
Kondisi yang cocok untuk habitat mereka adalah suhu yang agak tinggi dan juga sepertinya tingkat keasinan yang cocok seperti kehidupan terumbu karang yaitu 1.025. Umumnya hidup berpasangan sebagian hidup bergerombol. Ikan Kepe Kepe hidup di perairan dangkal dengan kedalaman kurang dari 18 m. Ikan Kepe Kepe menyenangi daerah perairan hangat yang dekat dengan terumbu karang, hal ini berkaitan dengan perilaku hidupnya yang mencari makan. Untuk genus Chaetodon, wilayah penyebaran mereka sangat luas yaitu di barat dan pusat Samudera Pasifik, Hawai, tenggara Jepang dan pantai barat laut serta timur Australia, berlanjut sampai Samudera Atlantik.

MANFAAT IKAN KEPE-KEPE
Karena ikan Kepe Kepe memiliki warna mencolok yang cantik nan indah, ikan ini sering dimanfaatkan manusia sebagai ikan hias pada akuarium.

TINGKAH LAKU IKAN KEPE-KEPE
Umumnya aktif di siang hari dan sering berada di air dangkal berkedalaman kurang dari 18 m (meskipun beberapa spesies turun hingga 180 m), Kepe Kepe umumnya terikat pada rentang habitat tertentu. Kepe Kepe pemakan koral umumnya bersifat teritorial, membentuk pasangan-pasangan kawin dan mengklaim kepemilikan sendiri atas koral.

Berlawanan dengan itu, pemakan zooplankton membentuk kelompok satu spesies berjumlah besar. Pada malam hari, Kepe Kepe bersembunyi di antara celah-celah karang dan dan memperlihatkan warna tubuh yang berbeda dari warnanya di siang hari.

PERAN IKAN KEPE-KEPE DI PERAIRAN
Ikan karang famili chaetodontidae merupakan kelompok ikhtiofauna mencolok, memiliki penyebaran luas dan selalu ditemukan hidup berasosiasi dengan terumbu karang. Ikan ini dijadikan sebagai indikator kondisi karang karena merupakan penghuni karang sejati, sehingga apabila terjadi degradasi terhadap ekosistem terumbu karang, kehadiran ikan ini dapat digunakan sebagai petunjuk untuk menilai dan memantau kondisi terumbu karang.

PENULIS
Aulia Halidar Rahmah
FPIK Universitas Brawijaya

EDITOR
Gery Purnomo Aji Sutrisno
FPIK Universitas Brawijaya

DAFTAR PUSTAKA
http://biodiversitywarriors.org/isi-katalog.php?idk=586&judul=Ikan-Kepe Kepe
http://repository.unand.ac.id/16780/1/skripsi.pdf
https://id.wikipedia.org/wiki/Kepe Kepe
http://d-oceanaquarium.blogspot.co.id/2013/03/ikan-Kepe Kepe-butterfly-fish.html

No comments:

Post a Comment