Thursday, February 27, 2020

Ikan Kakatua; Klasifikasi, Morfologi, Habitat Dll



Ikan kakatua (Scarus croicensis) yang berasal dari famili Scaridae ini jinak namun lincah bergerak ke sana ke mari di antara batu karang. Selain itu ia bisa dicampur dengan jenis ikan hias lainnya, sehingga banyak diminati penggemar ikan hias. Jika dibiarkan di alam bebas ikan kakatua ini mempunyai kemungkinan mencapai ukuran 25 cm. Di dunia ditemukan banyak sekali jenis ikan ini. dengan ukuran kurang dari 10 cm, warna kakatua yang putih keabu-abuan terlihat suram. Semakin dewasa warna sisiknya jadi semakin jelas. Pada kakatua hijau, warna hijau metalik terlihat jelas pada sisik-sisik tubuh bagian atas. Di antara sisik akan terdapat warna merah muda. Wanra merah muda akan semakin dominan pada bagian yang agak kebawah, sehingga perpaduan kedua warna tadi terlihat sangat kontras. Terutama saat kakatua sedang menggerak-gerakkan badannya, maka sisik-sisiknya seakan-akan memancarkan sinar metaliknya. Ditambah lagi siripnya berwarna emrah muda dengan lis biru laut pada ujung siripnya. Bentuk kepala kakatua selintas terlihat sama dengan ikan emas. Tetapi jika diteliti lagi, kelihatan moncong kakatua lebih maju kedepan. Di atas moncong itu akan tampak selapis warna hijau, bak gadis memakai lipstick di bibirnya. Kakatua yang berwarna merah-pun tak kalah menariknya dengan yang berwarna hijau. Menurut cerita pedagang ikan pada tempat yang sama, seluruh tubuh kakatua merah termasuk kepalanya akan berwarna merah. Perbedaan warna ini tidak berpengaruh terhadap harga jual.

KLASIFIKASI IKAN KAKATUA
Kingdom
: Animalia
Phylum
: Chordata
Upaphylum
: Vertebrata
Kelas
: Actinopterygii
Ordo
: Perciformes
Famili
: Scaridae
Genus
: Scarus
Species
: Scarus croicensis

MORFOLOGI IKAN KAKATUA
Morfologi umum ikan Kakatua (Scaridae). Karakteristik utama: bentuk badan oblong dan kompres, bagian kepala bundar, gigi menjadi satu seperti gigi burung Kakatua. badan umumnya oblong (segi empat) dan pipih. Gigi pada rahang menyatu seperti pada burung Kakatua. Mulut kecil; sisik cycloid berukuran besar. Sirip ekor bervariasi dari bundar (rounded) sampai lunate, namun tidak sampai bercagak (forked). Warna bervariasi dan beragam sesuai dengan habitatnya pada Terumbu Karang. Nama lokal: Kerotong, Angke, Bayan, Perencong. Spesies yang paling terkenal sebagai ikan Kakatua adalah Bolbometopon muricatum.

HABITAT IKAN KAKATUA
Semua jenis ikan Kakatua hidup pada habitat Terumbu Karang di sekitar pantai sampai kedalaman 30 m. Termasuk ikan jenis ikan demersal dan bersifat herbivor, ikan ini sering memakan Alga yang menempel pada karang mati. Karena giginya yang kuat, ikan ini memakan Alga bersama karang. Kotorannya sering membentuk pasir laut.

REPRODUKSI IKAN KAKATUA
Reproduksi ikan kakatua dilakukan melalui pemijahan. Proses pemijahan terjadi secara alamiah pada induk yang sudah matang gonad. Penampakan morofologi pada induk yang sudah matang terlihat dari bentuk tubuh yang sudah membulat. Calon induk diletakkan pada akuarium secara berpasangan. Pada akuarium di tempatkan substrat berupa batu pipih yang bertujuan untuk tempat peletakkan telur. Dalam 1 periode, sepasang ikan dapat melakukan 4 kali proses pemijahan dengan selang waktu memijah berkisar 14 - 18 hari. Jumlah telur (fekunditas) yang dihasilkan lebih dari 1000 - 1900 butir. Derajat pembuahan tertinggi sebesar 96% dan derajat penetasan tertinggi sebesar 78,6%.

CIRI-CIRI IKAN KAKATUA
Ciri-ciri ikan kakatua adalah sebagai berikut :
1. Gigi menjadi satu seperti gigi burung Kakatua
2. Warna bervariasi dan beragam sesuai dengan habitatnya pada Terumbu Karang.

MANFAAT IKAN KAKATUA  
Ikan kakatua biasanya diburu untuk dimakan, sungguh disayang mengingat warna ikan ini begitu cantik, sayang sekali untuk dimakan.

TINGKAH LAKU IKAN KAKATUA
Ikan kakatua adalah ikan yang hidup di termbu karang. Ikan ini memiliki paruh seperti burung kakatua yang dapat mengikis terumbu karang.

PERAN IKAN KAKATUA DI PERAIRAN
Ikan kakatua merupakan salah satu jenis ikan pemakan alga di karang mati namun di beberapa sumber juga dikatakan bahwa ikan ini memiliki pengaruh yang kuat terhadap pertumbuhan Terumbu karang di laut . Kebanyakan merupakan herbivora meskipun ada beberapa yang juga memakan hewan karang.Parrotfish memiliki paruh seperti burung parrot yang berfungsi untuk mengikis algae dari terumbu karang. Aktivitas grazzing ikan ini memiliki arti penting bagi ekosistem terumbu karang. aktivitas grazzing ini mampu mengendalikan populasi algae, populasi algae yang berlebih akan mematikan terumbu karang.

PENULIS
Govinda Arsagriestian
FPIK Universitas Brawijaya

EDITOR
Gery Purnomo Aji Sutrisno
FPIK Universitas Brawijaya

DAFTAR PUSTAKA
http://googleimage.2015
http://www.biodiversitywarriors.org/isikatalog.php?idk=2735&judul=Ikan%20Kakak%20Tua
http://www.ngasih.com/2014/09/06/ikan-kakatua-si-pembersih-karang/

No comments:

Post a Comment