Monday, February 10, 2020

Ikan Lidah; Klasifikasi, Morfologi, Habitat Dll



Ikan lidah (Cynoglossus lingua) adalah jenis ikan laut yang memiliki bentuk badan pipih (lateral) seperti ikan sebelah, mulut kecil dengan posisi inferior dan kedua mata berada pada satu sisi tubuh bagian atas (namun terletak dibagian tengah). Sirip punggung mulai dari depan mata bersambung sampai ke ekor. Pinggir preoperkulumnya kelihatan. Dagu mencolok dan memiliki warna dari coklat muda sampai coklat tua . 


KLASIFIKASI IKAN LIDAH
Berikut adalah klasifikasi dari ikan lidah:

Kingdom
: Animalia
Ordo
: Heterosomata
Famili
: Soleidae
Genus
: Cynoglossus
Spesies
: Cynoglossus lingua

MORFOLOGI IKAN LIDAH
Ikan ini mempunyai tubuh yang non bilateral simetris. Bentuk mulutnya non proctractile dan ukuran mulutnya sempit. Ikan ini tergolong dalam kelas Osteichthyes dengan cirinya yang memiliki rahang dan overculum, dirhinous dan memilki rangka tulang sejati. Ikan ini juga mempunyai Linea Lateralis lengkap. Jumlah linea lateralisnya adalah lebih dari satu.  Posisi sudut mulut ikan ini adalah tegak lurus dengan bagian belakang bola mata. Bibirnya tak berlipatan dengan ukuran sedang. Bibir atas dan bawahnya bersambungan. Moncong ikan ini adalah tumpul, dan ikan ini tidak mempunyai sungut sama sekali. Ikan ini mempunyai sirip punggung yang menyatu dengan sirip ekornya. Begitu juga dengan sirip perut,dada, dan sirip anusnya yang menyatu. Ikan ini mempunyai sisik diseluruh tubuhnya.


REPRODUKSI IKAN LIDAH
Reproduksi ikan diawali dengan bercampurnya spermatozoid dari ikan jantan dengan telur (ovum) dari ikan betina sehingga menghasilkan telur yang dibuahi. Selanjutnya telur ini akan mengalami pembelahan sel berulang-ulang, berkembang dan akhirnya membentuk individu baru. Pada sebagian besar ikan, betina dan jantan merupakan individu terpisah. Akan tetapi, pada beberapa famili, seperti Sparidae dan Serrinadae, jantan dan betinanya bisa terdapat pada satu invidu sehinga mereka dapat melakukan pembuahan sendiri. Fenomena ini dikenal sebagai hermaphroditic. Pada hermaphroditic, telur dan sperma sama-sama dihasilkan (baik pada waktu sama, maupun berbeda), selanjutnya mereka kawin dengan jenis hermaprodit lainnya. Pembuahan sendiri secara eksternal bisa terjadi pada ikan hermaphrodit yang akan mengeluarkan telur dan sperma secara simultan. Pada jenis hermaphrodit yang lain pembuahan internal sendiri juga dapat berlangsung.


CIRI-CIRI IKAN LIDAH
Ikan lidah mempunyai tubuh pipih mendatar seperti lidah, tubuh non bilateral simetris, termasuk ke dalam group Agnatha (ikan yang tidak berahang) dan digolongkan dalam kelas Cephalaspidomorphi. Bentuk ekornya meruncing, sirip berpasangan kepala tumpul dan tidak bersisik. Biasanya monorhinous dengan ukuran mulut yang sempit, tidak mempunyai sungut dan hal yang menarik mata terletak di satu sisi.


HABITAT IKAN LIDAH
Ikan lidah termasuk jenis ikan laut. Biasannya hidup di perairan pantai, sampai kedalaman 75 m dan hidup didasar perairan terutama laut jawa bagian timur sumatera,kalimatan,sulsel,laut Arafura,teluk siam,Teluk Benggala, sepanjang laut china selatan. Ikan lidah merupakan jenis ikan demersal yang hidup di dasar perairan dengan substrat lumpur atau lumpur campur pasir, di muara – muara sungai, di perairan pantai, di perairan estuary dan laut. Sebagai ikan demersal ikan ini merupakan ikan bergerak lambat sehingga penyebarannya tidak terlampau jauh (Sari, 2006).


MANFAAT IKAN LIDAH
Ikan Lidah adalah bahan makanan yang biasa dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia.  Ikan Lidah mengandung energi sebesar 104 kilokalori, protein 15,6 gram, karbohidrat 2 gram, lemak 3,2 gram, kalsium 30 miligram, fosfor 143 miligram, dan zat besi 2 miligram.  Selain itu di dalam Ikan Lidah juga terkandung vitamin A sebanyak 110 IU, vitamin B1 0,03 miligram dan vitamin C 0 miligram.  Hasil tersebut didapat dari melakukan penelitian terhadap 100 gram Ikan Lidah, dengan jumlah yang dapat dimakan sebanyak 48 %.


TINGKAH LAKU IKAN LIDAH
Ikan lidah biasanya berenang di atas dasar, kadang menyembunyikan diri di dasar pasir atau pasir berlumpur. Tingkah laku ikan sangat dipengaruhi oleh cara ikan beradaptasi dengan lingkungannya. Tingkah laku tersebut diwujudkan dalam bentuk gerakan tubuh baik dari dalam maupun dari luar tubuh ikan itu sendiri.


PERAN IKAN LIDAH DI PERAIRAN
Ikan lidah termasuk kedalam ikan predator. Didalam perairan, ikan ini biasannya memangsa ikan-ikan kecil dan Benthos.

PENULIS
Nurul Burhanul F
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

EDITOR
Gery Purnomo Aji Sutrisno
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

DAFTAR PUSTAKA

Andreas dan Soeharmoko. 1997. Inventarisasi Jenis Ikan Yang Tertangkap Dengan Jaring    Di Kabupaten Bengkalis. Riau.

Djuhanda, T. 1981. Dunia Ikan. Armico. Bandung. 190 hal.

http://deviputrajaya.blogspot.co.id/2012/01/klasifikasi-dan-nama-latin-ikan.html (diakses pada tanggal 23 Oktober 2015 pukul 14.40 WIB)

Jeffri. 2010. Morfologi Ikan, Universitas Sriwijaya, Palembang.

Lagler, K.F., J. E. Bardech, R.R. Miller,. D.R. Dassino. 1977. Ichthyologi. Jhon Wiley and Sons, inc. New York. 506 p.

Manda, R., I. Lukystiowati, C. Pulungan dan Budijono. 2005. Penuntun Praktikum Ichthyologi. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Riau. Pekanbaru.

Mustamin, 1997. Pemijahan Ikan Kerapu Macan (Epinephelus fuscoguttatus) Dengan Intervensi Hormon LH-R Analog. Loka Bududaya laut Batam. Batam. 19 hal.

Rahardjo.M.F dkk, 2011. Ikhtiology, Lubuk Agung, Jakarta.

Romimohtarto, K. 2005. Ilmu Pengetahuan Biota Laut. Djambatan. Jakarta. 540 hal.

Saanin, H. 1984. Taksonomi dan Kunci Identifikasi Ikan. Jilid I dan II. Bina Cipta. Bandung.

Sari, Citra. 2006. Kebiasaan Makan Ikan Lidah Di Perairan Ujung Pangkah Jawa Timur. repositoryipb.ac.id [30 September 2012].

Sunyoto. P dan Mustahal. 1997. Pembenihan Ikan Laut Ekonomis. Penebar Swadaya. Jakarta. 84 hal.

Tim Iktiologi. 1989. Iktiologi. IPB Fakultas Perikanan Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan. Bogor.

Weber dan L. F Beaufort, 1931. The Fishes of Indonesia – Australian Archipelago. Laiden

No comments:

Post a Comment