Sunday, January 12, 2020

Kerang Laut Cypraea; Klasifikasi, Morfologi, Habitat Dll



Kerang Laut Cypraea adalah kerang laut yang  banyak ditemukan di daerah bebatuan. Siput laut ini ini bernafas dengan menggunakan insang. Cypraea merupakan salah satu jenis hewan Mollusca yang termasuk dalam kelas gastropoda yang banyak ditemukan di laut. Siput laut ini memiliki cangkang yang keras dan berbentuk mirip seperti helm yang ditelungkupkan. Warna cangkangnya putih dengan mosaik bintik-bintik coklat. Cangkang siput laut ini memiliki tekstur permukaan yang licin, mengkilap dan memiliki motif yang sangat indah. Sehingga dapat dijadikan sebagai hiasan. Jika dilihat secara keseluruhan, Cypraea memiliki bentuk cangkang yang berbelit-belit. Di lihat dari bagian atas, cangkang tubuhnya berbentuk oval dan bagian bawahnya rata bergerigi. Pada bagian dalam kerangnya dikelilingi oleh mantel dan dilengkapi oleh filament tentakuler. Pada kerang ini tidak terdapat operkulum. Pada waktu muda kerangnya mempunyai siphon yang panjang.

KLASIFIKASI KERANG LAUT CYPRAEA 
Kingdom
: Animalia
Superphylum
: Eutrochozoa
Phylum
: Mollusca
Subphylum
: Conchifera
Class
: Gastropoda
Subclass
: Orthogastropoda
Superorder
: Caenogastropoda
Order
: Neotaenioglossa
Suborder
: Hypsogastropoda
Infraorder
: Littorinimorpha
Superfamily
: Cypraeoidea
Family
: Cypraeidae
Tribe
: Cypraeini
Genus
: Cypraea
Species
: Cypraea bistrinotata

MORFOLOGI DAN CIRI-CIRI KERANG LAUT CYPRAEA 
Morfologi cypraea sama dengan anggota tubuh gastropoda lainnya, yaitu empat bagian tubuh utama yang terdiri dari kepala, kaki, isi perut, dan mantel. Pada bagian kepala terdapat dua mata, dua tentakel,sebuah mulut, dan sebuah siphon. Mantel pada cypraea merupakan struktur pembentuk cangkang termasuk corak dan warnanya. Cangkang sebagian besar terbuat dari kalsium karbonat, dan sisanya terdiri dari fosfat, bahan organic, conchiolin, dan air. Cangkang gastropoda pada umunya berbentuk spiral dan bulat. Pada Genus Cypraea, cangkang bagian luarnya mengkilap dikarenakan mantelnya keluar ke atas permukaan cangkang dan menyelimutinya dari dua arah, yaitu dari sisi kiri dan sisi kanan. Morfologi cangkang Cypraea dapat berkembang mengikuti pertumbuhan hewan ini.

Gastropoda mempunyai badan yang tidak simetri dengan mantelnya terletak di depan, cangkangnya berikut isi perutnya tergulung spiral kea rah belakang. Pertumbuhan pada gastropoda termasuk cypraea terjadi lebih cepat saat umurnya masih muda dibandingkan dengan cypraea dewasa. Ada gastropoda yang tumbuh sepanjang hidupnya ada pula yang pertumbuhannya berhenti setelah dewasa.

HABITAT KERANG LAUT CYPRAEA 
Kelas Gastropoda merupakan golongan yang paling berhasil menyesuaikan diri untuk hidup di berbagai habitat seperti dasar laut, perairan air tawar dan sebagian daratan. Secara alami, gastropoda umumnya menyenagi hidup secara berkelompok, membenamkan diri di dalam lumpur dan daun lamun. Namun ada juga yang hidup secara soliter, tergantung kondisi bioekologis dari lingkungan hidup. Oemarjati dan wardana (1990), menyatakan bahwa jenis-jenis cypraea hidup pada daerah pasang surut di antara batu karang dan banyak ditumbuhi algae. Family cypraeidae mereka umum menempel pada batu atau karang mati untuk membenamkan diri pada pasir.

REPRODUKSI KERANG LAUT CYPRAEA 
Dharma (1988) menyatakan bahwa, setiap individu Gastropoda termasuk cypraea  mempunyai alat kelamin jantan dan betina (Hermaprodit). Gastropoda yang melangsungkan perkawinannya dengan cara sel telur setelah dibuahi oleh soerma akan terbentuk zigot dan menjadi telur. Telur ini akan dikeluarkan dari saluran telur satu persatu dari saluran telur cypraea betina. Hewab ini mengamnkan telurnya denga meletakkan di dalam selaput agar-agar. Bentuk selaput perlindungan ini bermacam-macam, banyak di antaranya yang berbentuk kapsul dan setiap kapsul dapat berisi satu sampai ratusan telur di dlamnya. Ada induk yang menjaga telurnya tetapi ada pula yang meninggalkan telurnya.

PERAN KERANG LAUT CYPRAEA DI PERAIRAN
Hewan ini memiliki peran yaitu:
Hewan ini berperan penting dalam proses rantai makanan.
Dijadikan sebagai salah satu indicator kualitas air pada perairan laut.
Kebanyakan bentos berumur panjang, sehingga dapat digunakan untuk mendeteksi pencemaran pada masa sebelumnya.

TINGKAH LAKU KERANG LAUT CYPRAEA 
Cypraea bistrinotata merupakan hewan nocturnal, yaitu hewan yang melakukan aktivitasnya di malam hari. Mereka dapat ditemukan di habitat yang berasosiasi dengan terumbu karang dan beberpa habitat yang berbeda.

MANFAAT KERANG LAUT CYPRAEA 
Gastropoda memanfaatkan makroalgae sebagai salah satu sumber makanannya serta sebagai tempat berlindung. Gastropoda juga berperan dalam perkembangbiakan makroalga. Makroalgae merupakan habitat bagi beberapa macam hewan dari kelas Gastropoda seperti Strombus sp. Dan Cypraea sp (Suryanti, 2008).

PENULIS
Rizqi Aim
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

EDITOR
Gery Purnomo Aji Sutrisno
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

DAFTAR PUSTAKA
Academia.2015.Bentos,Lamun.Online(https://www.academia.edu/9145663/bentos_lamun)
Dharma, B. 1988. Siput Dan Kerang Indonesia. PT. Sarana Graha. Jakarta
Karyatulisilmiah.2015.MorfologiCypraeasp.Online(http://karyatulisilmiah.com/morfologi-cypraea-sp/)
Oemarjati, Boen S,. Wisnu W. 1990. Taksonomi Avertebrata. Cetakan I. Penerbit UI-Press. Jakarta
Suryanti, 2008. Korelasi antara Struktur Komunitas Makroalgae dengan Gastropoda di Pulau Menjangan Besar, Karimunjawa. Jurnal Ilmu Kelautan FPIK Universitas Diponegoro Semarang. 13(4): 227-232.
Suwignyo. 1989. Avertebrata Air. Lembaga Sumberdaya Informasi, IPB
Zipcodezoo. 2015. Kalsifikasi Cypraea bistrinotata. Online (http://zipcodezoo.com/index.php/Cypraea_bistrinotata)
http://biologiduniakumj1311.blogspot.com/2015/04/mollusca.html

No comments:

Post a Comment