Thursday, January 2, 2020

Kerang Macoma (Macoma Phenax); Klasifikasi, Morfologi, Habitat Dll



 Macoma phenax adalah spesies dari kelas bivalvia. Morfologi Bivalvia ialah memiliki tubuh bilateral simerti,pipih secara lateral kaki berbentuk seperti baji, insang tipis berbentuk seperti papan, umumnya mempunyai kelamin terpisah, tetapi beberapa diantaranya hermaprodit. Tubuh biasanya dilindungi oleh cangkang yang terdiri dari tigalapis yaitu; periostrakum, lapisan primatik dan lapisan mutiara (Sugiri, 1989).


Menurut Wesz (1973) ciri-ciri umum Bivalvia : hewan lunak, sedentary (menetap pada sedimen), umumnya hidup di laut meskipun ada yang hidup di air tawar, pipih di bagian lateral dan mempunyai tonjolan di bagian dorsal, tidak memiliki tentakel, kaki otot berbentuk seperti lidah, mulut dengan palps (lembaran berbentuk seperti bibir), memiliki radula , insang dilengkapi dengan silis untuk filter feeding (makan dengan menyaring larutan), alat kelamin terpisah atau ada yang hermaprodit, perkembangan lewat trocophora dan viliger pada perairan laut dan tawar.


Macoma phenax adalah spesies dari kelas bivalvia. Reproduksi pada kerang kelas bivavia adalah bersifat hermaprodit dan kebanyakan hewan ini mempunyai alat kelamin yang terpisah. Pada saat terjadi perkawinan, alat kelamin jantan akan mengeluarkan sperma ke air dan akan masuk dalam tubuh hewan betina. Melalui sifon air masuk, sehingga terjadilah pembuahan. Ovum akan tumbuh dan berkembang yang melekat pada insang dalam ruang mantel, kemudian akan menetas dan keluarlah larva yang disebut glokidium. Larva ini akan keluar dari dalam tubuh hewan betina melalui sifon air keluar, kemudian larva tersebut menempel pada insang atau sirip ikan dan larva tersebut akan dibungkus oleh lendir dari kulit ikan. Larva ini bersifat sebagai parasit kurang lebih selama 3 minggu. Setelah tumbuh dewasa, larva akan melepaskan diri dari insang atau sirip ikan dan akan hidup bebas.


Macoma phenax adalah spesies dari kelas bivalvia. Pertumbuhan pada kelas bivalvia tampak garis konsentris yang sejajar, garis ini disebut sebagai garis pertumbuhan yang menunjukkan masa pertumbuhan lamban atau tidak ada pertumbuhan. Garis ini berselangseling dengan pita pertumbuhan yang menunjukkan pertumbuhan cepat. Semakin banyak garis dan pita pertumbuhan, maka makin tua umur hewan tersebut. Macoma phenax adalah spesies dari kelas bivalvia. Fisiologi pada hewan kelas bivalvia atau lebih umum dikenal dengan nama kerang-kerangan.

KLASIFIKASI KERANG MACOMA (MACOMA PHENAX)
Kingdom : Animalia 

Phylum : Mollusca 

Class : Bivalvia

Subclass : Heterodonta 

Infraclass : Euheterodonta

Order : Veneroida 

Superfamily : Tellinoidea

Family : Tellinidae 

Subfamily : Macominae 

Genus : Macoma

Species : Macoma phenax 


SISTEM PENCERNAAN KERANG MACOMA (MACOMA PHENAX)
Alat pencernaan telah berkembang sempurna, terdiri atas mulut, kerongkongan yang pendek, lambung, usus, dan anus. Salurannya memanjang dari mulut hingga anus. Pada mulut telah ditemukan lidah bergerigi atau radula dan hampir semua jenis mollusca memilikinya dalam mulutnya yang digunakan untuk makan, anusnya terbuka ke rongga mantelanus tersebut terletak di bagian anterior tubuh. Kelenjar pencernaan telah berkembang baik. Pada bagian belakang mantel terdapat dua lubang yang disebut sifon. Sifon atas berfungsi untuk keluarnya air, sedangkan sifon bawah sebagai tempat masuknya air.

Makanan kerang berupa hewan kecil yang terdapat dalam perairan yang masuk bersama air melalui sifon. Anus terdapat di saluran yang sama dengan saluran untuk keluarnya air. Sedangkan makanan golongan hewan kerang ini adalah hewan-hewan kecil yang terdapat dalam perairan berupa protozoa diatom, dll. Makanan ini dicerna di lambung dengan bantuan getah pencernaan dan hati. Sisa-sisa makanan dikeluarkan melalui anus.


SISTEM RESPIRASI KERANG MACOMA (MACOMA PHENAX)
Alat pernapasan kerang berupa insang dan bagian mantel. Insang kerang berbentuk W dengan banyak lamella yang mengandung banyak batang insang. Pertukaran O2 dan CO2 terjadi pada insang dan sebagian mantel. Mantel terdapat di bagian dorsal meliputi seluruh permukaan dari cangkang dan bagian tepi. Antara mantel dan cangkang terdapat rongga yang di dalamnya terdapat dua pasang keping insang, alat dalam dan kaki. Insang kerang berlapis-lapis dan berjumlah dua pasang. Dalam insang ini banyak mengandung pembuluh darah.


SISTEM SARAF DAN INDERA KERANG MACOMA (MACOMA PHENAX)
System sarafnya terdiri dari 3 pasang ganglion yang saling berhubungan yaitu: (1) ganglion anterior terdapat di sebelah ventral lambung, (2) ganglion pedal terdapat pada kaki, (3) ganglion posterior terdapat di sebelah ventral otot aduktor posterior. Ketiganya dihubungkan dengan serabut-serabut saraf.


Hewan kelas bivalvia atau lebih umum dikenal dengan nama kerang-kerangan,juga  mempunyaidua keping atau belahan kanan dan kiri yang disatukan oleh satu engsel yang bersifat elastis disebut ligamen dan mempunyai dua otot yaitu abductor dan adductor dalam cangkangnya, yang berfungsi untuk membuka dan menutup kedua belahan cangkang tersebut (Barnes, 1982)


Macoma phenax adalah spesies dari kelas bivalvia. Tingkah laku kerang ini membenamkan 2/3 bagian tubuhnya dalam substrat lumpur dan bagian yang terlihat pada permukaan substrat adalah siphon.Ada juga kerang yang membenamkan tubuh di dalam substrat dan ada juga yang seluruh tubuhnya terletak di atas permukaan substrat. Penduduk setempat menamakan kerang. Perilaku ini mungkin merupakan salah satu tingkah laku kerang untuk dapat beradaptasi dengan kondisi lingkungan.


Macoma phenax adalah spesies benthos dari kelas bivalvia. Peran organisme ini dalam perairan adalah mengkonsumsi bangkai hewan yang tenggelam ke dasar laut, mengeluarkannya sebagai kotoran, yang kemudian larut menjadi nutrisi yang akan dibawa kembali ke permukaan dan dipergunakan oleh organisme lain. Dengan cara ini, karbon tidak hanya tinggal di dasar laut, melainkan dikembalikan ke dalam siklus kehidupan.Tanpa benthos, selama jutaan tahun semua karbon akan tetap tinggal di dasar laut dan tidak bisa dimanfaatkan oleh organisme hidup lain.


PENULIS

Apriliyanto Sidiq

FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

EDITOR
Gery Purnomo Aji Sutrisno
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015



DAFTAR PUSTAKA
Amazine. 2015. (Online). Http://Www.Amazine.Co/25981/Apa-Itu-Benthos-Ciri-Peran-Contoh-Organisme-Dasar-Laut/.Diakses Pada 3 November 2015
Ernanda, Ramli. 2012. Fisiologi Invertebrata. (Online). Http://Ramli-And-Brother.Blogspot.Co.Id/2012/09/Fisiologi-Invertebrata.Html / Diakses Pada 5 November 2015.
Marinespesies.2015.(Online).Http://Www.Marinespecies.Org/Aphia.Php?P=Taxdetails&Id=156798  ./Diakses Pada 3 November 2015
Nas, Nasnet. 2014. Ciri-Ciri Pelecypoda (Bivalvia ). (Online). Http://Ilmuharapanbangsa.Blogspot.Co.Id/2014/06/Ciri-Ciri-Pelecypoda-Bivalvia.Html / Diakses Pada 3 November 2015
Nurdin, Jabang. Marusin, Neti. Izmiarti. Asmara, Anjas. Deswandi, Rio. Dan Marzuki, Jufri. 2006. Kepadatan Populasi Dan Pertumbuhan Kerang. (Bivalvia: Arcidae) Di Teluk Sungai Pisang, Kota Padang, SumateraBarat.(Online).Vol.10,No.2,96101.Http://Idci.Dikti.Go.Id/Pdf/Jurnal/Jurnal%20makara%20seri%20sains/Vol%2010%20no.2%20november%202006/197.Pdf./ Diakses Pada 5 November 2015
Ummi.2011.Bab1.(Online).Http://Repository.Usu.Ac.Id/Bitstream/123456789/26780/4/Chapter%20ii.Pdf / Diakses Pada 3 November 2015

No comments:

Post a Comment