Saturday, October 26, 2019

Fekunditas (Biologi Perikanan)



Fekunditas adalah jumlah telur yang terdapat pada ovari ikan betina yang telah matang gonad dan siap untuk dikeluarkan pada waktu memijah. Pengetahuan tentang fekunditas dibidang budidaya perikanan sangatlah penting artinya untuk memprediksi berapa banyak jumlah larva atau benih yang akan dihasilkan oleh individu ikan pada waktu mijah sedangkan dibidang biologi perikanan untuk memprediksikan berapa jumlah stok suatu populasi ikan dalam lingkungan perairan (Heriyanto, 2011).


Fekunditas
Dipelajari Dari Aspek Natural History & Dinamika Populasi, Sifat Rasial, Produksi & Stok – Rekruitmen
Secara Tidak Langsung Dapat: (1) Menaksir Jumlah Anak Ikan Yang Akan Dihasilkan; (2) Menentukan Jumlah Ikan Dalam Kelas Umur Yang Bersangkutan
Jumlah Telur Yang Dikeluarkan  Satu Mata Rantai Penghubung 1 Generasi Dengan Generasi Berikutnya
Umumnya Tidak Ada Hubungan Yang Jelas Antara Fekunditas Dengan Jumlah Telur Yang Dihasilkan

Macam-Macam Fekunditas
Fekunditas : “Semua Telur-Telur Yang Akan Dikeluarkan Pada
                                    Waktu Pemijahan”
Definisi Umum Tsb Lebih Dikembangkan Karena:
          - Komposisi Telur Yang Heterogen
          - Tingkat Kematangan Gonad Yang Tidak Seragam
          - Waktu Pemijahan Yang Berbeda

Bagenal (1978):
          - Fekunditas: Jumlah Telur Matang Yang Akan Dikeluarkan
          - Fertilitas   : Jumlah Telur Matang Yang Dikeluarkan Oleh Induk

Nikolsky (1963):
Fekunditas Individu = Fekunditas Mutlak = Fekunditas Total :
          “Jumlah Telur Yang Terdapat Dalam Ovari Ikan”
          - Memperhitungkan Telur Yang Ukurannya Berlain-Lainan
          - Memperhitungkannya Harus Diikutsertaan Semuanya
          - Telur Diambil Dari Beberapa Bagian Ovari

Nikolsky (1969):
Fekunditas Individu :
          “Jumlah Telur Dari Generasi Tahun Itu Yang Akan Dikeluarkan Tahun Itu Pula”
          - Telur Yang Besar Akan Dikeluarkan Pada Tahun Itu, Yang Kecil Th Berikutnya
          - Penentuan Fekunditas Ikan Apabila Ovari Dalam Tkg Ke 4
          - Yang Paling Baik Sesaat Sebelum Terjadi Pemijahan

Royce (1972):
Fekunditas Individu:
          “Jumlah Telur Yang Dihasilkan Ikan Selama Hidup”

Fekunditas Relatif
“Jumlah Telur Per Satuan Berat Atau Panjang”
Ikan Yang Tua Dan Besar  Fekunditasnya Relatif Lebih Kecil
Fekunditas Relatif Akan Maksimum Pada Golongan Ikan Yang Masih Muda

Fekunditas Untuk Ikan Mujair (Bagenal, 1978):
Ovarian Fecundity :   Jumlah Telur Matang Yang Ada Dalam Ovarium          
                                    Sebelum    Dikeuarkan Dalam Pemijahan
Brooding Fecundity : Jumlah Telur Yang Sedang Dierami Dimulutnya

Fekunditas Pada Golongan Vivipar (Bagenal, 1978):
-    Prefertilized Fecundity : Jumlah Telur Di Ovarium Sebelum Fertilisasi
Fertilized Fecundity     : Jumlah Telur Yang Dibuahi Di Dlm Ovarium
Larval Fecundity : Jumlah Telur Yang Sudah Menetas Menjadi
                                              Larva, Tetapi Belum Dikeluarkan

Fekunditas Dengan Panjang
Sering Dihubungkan Dengan Panjang D/P Berat
Sampling Yang Berulang Harus Hati-Hati – Waktu Gonad Sedang Tumbuh
Hubungan Fekunditas Mutlak Dengan Panjang:
          F = A L B

Fekunditas Dengan Berat
Karena Berat Lebih Mendekati Kondisi Ikan Itu D/P Panjang
Terdapat Beberapa Kendala:
          - Berat Cepat Berubah Pada Musim Pemijahan
          - Material Untuk Pertumbuhan Gonad Diambil Dari Jaringan Somatik
          F = A + Bw

Fekunditas Dalam Akuakultur
Jumlah Telur Yang Dihasilkan Oleh Ikan Pada Waktu Pemijahan (Alami / Buatan) Kegunaannya Terutama Dalam Persiapan Fasilitas Budidaya Ikan Untuk Keperluan Selanjutnya

Kegiatan Yang Berhubungan Dengan Kajian Fekunditas:
          - Cara Mendapatkan Telur
          - Cara Mengawet Telur
          - Cara Menghitung Telur

Cara Mendapatkan Telur
Pada Waktu Musim Pemijahan Dengan Induk Ikan Dengan Telur Yang Sudah Masak, Induk Tidak Dibunuh
          - Pengeluaran Telur Dengan Stripping
          - Ditampung Pada Suatu Tempat   Dihitung / Diawet
          - Telur-Telur Yang Tertinggal Tidak Dapat Dihitung
          - Dipakai Untuk Pemijahan Buatan

Mengambil Telur Dari Induk Ikan Dengan Mengangkat Seluruh Gonad Dari Dalam Perut Ikan (Segar/Awetan)
Digunakan Untuk Ikan Yang Sudah Mati
Langsung Mengawet Ikan Contoh  Ke Dalam Es

Cara Mengawet Telur
Umumnya Dilakukan Di Laboratorium

Telur Yang Digunakan Harus Sudah Diawet (Utuh Atau Telurnya Saja)

Bahan Yang Digunakan
 - Larutan Formalin  Umumnya 10%
           - Larutan Gilson  Mengeraskan Telur, Melepaskan Jar. Ovarium
          (100 Ml Alkohol 60%; 880 Ml Air; 15 Ml Asam Nitric; 18 Ml Asam Asetat Glacial; 20 Gr Hgcl)
- Pendinginan  Untuk Telur Dalam Keadaan Segar
Cara Menghitung Telur
Menjumlah Langsung:
          - Paling Baik Dan Tepat Hasilnya
          - Tidak Efisien Karena Banyak Menggunakan Waktu

Volumetrik
          - Gonad Kering-Angin Diukur Volumenya (Teknik
         Pemindahan Air)
          - Dikering-Anginkan Lagi
          - Ukur Sebagian Kecil Telur, Ukur Volumenya
          - Jumlah Telur     X : X = V : V

3. Gravimetrik

Sama Dengan Cara Volumetrik, Isi Diganti Dengan Berat

Berat Tiap-Tiap Telur Sama

Hilangkan Pengaruh Kelembaban

Seluruh Gonad Harus Benar-Benar Kering Udara

Jumlah Telur   X  :  X  =  G  :  G

4. Gabungan
Gravimetrik, Volumetrik & Hitung
Apabila Butirnya Sangat Kecil

Setelah Gonad Ditimbang, Ambil Telur Dari Berbagai Tempat  Timbang Sehingga Capai Ukuran Tertentu (Q)

Berat Telur Contoh Diencerkan  100 Cc

Hitung Jumlah Telur Dari 1 Cc Cairan

Fekunditas   G  X  V  X X   
                                          Q

Publisher
Gery Purnomo Aji Sutrisno
Fpik Universitas Brawijaya Angkatan 2015

No comments:

Post a Comment