Saturday, October 26, 2019

Seksualitas Ikan (Biologi Perikanan)



Seksualitas Reproduksi merupakan hal yang sangat penting bagi kelangsungan hidup suatu organisme. Bayangkan apabila ada suatu organisme yang tidak melakukan reproduksi, tentu saja akan menganggu keseimbangan alam. Ingat rantai makanan? Bayangkanlah salah satu mata rantai tersebut hilang. Tentu akan tidak seimbang proses alam ini. Yang akan menghancurkan sebuah ekosistem,atau bahkan peradaban.

Ikan melakukan reproduksi secara eksternal. Dalam hal ini, ikan jantan dan betina akan saling mendekat satu sama lain kemudian si betina akan mengeluarkan telur. Selanjutnya si jantan akan segera mengeluarkan spermanya, lalu sperma dan telur ini bercampur di dalam air. cara reproduksi ini dikenal sebagai oviparus, yaitu telur dibuahi dan berkembang di luar tubuh ikan. 


KONSEP TENTANG SEKSUALITAS IKAN
IKAN JANTAN : mempunyai organ penghasil sperma
IKAN BETINA  : mempunyai organ penghasil telur
POPULASI HETEROSEKSUAL: tdr dr ikan berbeda seks
POPULASI MONOSEKSUAL: tdr dr satu jenis seks saja

PERLU HATI-HATI DALAM PENENTUAN SEKS IKAN TERTENTU 
terdapat macam2 seksualitas: hermaprodit sinkroni, protandri, protogini s/d gonokorisme

HERMAPRODITISME

HERMAPRODIT SINKRONI
- Sel Seks J & B Masak Bersama-Sama   Serranidae
- Pembuahan Sendiri / Tidak
- Gonad Terpisah Menjadi 2 Bagian:
* Serranus cabrilla
* Hepatus hepatus
- Di Alam/Akuarium Dapat Berpijah
*betina (warna bergaris vertikal)  setelah berpijah | (hilang)      berubah menjadi fase jantan.
* Serranus subligerius


HERMAPRODIT PROTANDRI
Proses Diferensiasi Gonad Fase Jantan  Fase Betina  Ikan Muda: Gonad Punya Ovarium & Testis, Ikan Tua: Testis Tereduksi Sekali Fase Jantan – Transisi – Fase Betina :
- Sparus auratus      - Pagullus mormyrus
- Sargus annularis    - Lates calcarifer
- Pagullus centrodontus   

HERMAPRODIT PROTOGINI
Proses Diferensiasi Fase Betina  Jantan | Sesudah 1x Pemijahan: Ovarium Mengkerut

MASA JUVENIL (HERMAPRODIT) | MASA BETINA (BERFUNGSI) | MASA INTERSEKS | MASA JANTAN (BERFUNGSI)
- Monopterus albus
- Epinephelus tauvina

*    Famili Labridae (Halichoeres sp) :
(1) ikan jantan seperti betina;
(2) ikan jantan dari perubahan ikan betina
- Labrus ossifagus  jantan (biru), betina (merah)

* HERMAPRODIT PROTANDRI & HERMAPRODIT PROTOGINI | HERMAPRODIT BERIRING

GONOCHORISME
Kondisi Seksual Berganda  Juvenil (Gonad Tdk Jelas Status Jantan/Betina) – Berkembang Menjadi Ovarium  50% Nya Menjadi Ovarium 50% Nya Menjadi Testis
“Gonochoris Yang Tidak Berdiferensiasi”
- Keadaan Tidak Stabil
- Dapat Terjadi Interseks Spontan
* Anguilla Anguilla
* Salmo Gairdneri  – Jarang
* Clupea Harengus – Sering
* Pteriopthalmus Vulgaris – Seolah-Olah Ada 2 Jenis, Dalam Spesies Yang Sama

SIFAT SEKSUAL

PRIMER :  ADA ORGAN YG LANGSUNG BERHUBUNGAN DENGAN PROSES REPRODUKSI

SEKUNDER : TANDA-TANDA LUAR UTK TENTUKAN J & B
- Seksual dimorfisme       sifat morfologi
- Seksual dikromatisme    warna

SEMENTARA 
* Ovipositor  Rhodeus Amarus  (Bitterling)                               
* Jerawat Di Kepala Saat Musim Pemijahan : Nocomis Biguttatus & Semotilus atromaculatus
                                                           
TETAP 
- bulatan hitam pada ekor : Amia calva (j)
- gonopodium : Gambusia affinis
- clasper : Elasmobranchii
- warna menyala : Lebistes, Beta, Ikan Karang

MACAM ALAT KELAMIN

ANGGOTA TUBUH/PENONJOLAN ALAT KELAMIN

ALAT KOPULASI
* Gonopodium  modifikasi pada sebagian sirip anal
- Gambusia affinis       
- Hemirhampidae
* Pterygopodium(clasper)  modif sebagian dari sirip ventral
- ikan pari               
- ikan hiu
    
INTROMITTANT
* genital tassel : Tilapia    ke mulut yang betina      
* ovipositor : Cyprinid   ke mulut kerang Kuda laut  ke kantung induk

SETIAP IKAN MEMPUNYAI SEPASANG GONAD | TESTIS & OVARI
BEBERAPA PERKECUALIAN
- swamp eel (Fluta alba)  hanya punya ovari kiri saja
- Cichlid ( Haplochromis spp)  yang kiri < yang kanan

SIFAT SEKSUAL PRIMER | TESTIS & OVARI
SIFAT SEKSUAL SEKUNDER | BERVARIASI
- jantan:       
* warna tubuh lebih mencolok
* sirip/durinya lebih panjang
* bentuk kepala aneh
* terdapat alat kelamin
- betina:     
* ukuran tubuh lebih besar
* ovipositor yang dapat dimasukkan.

BACAAN SEKSUALITAS TAMBAHAN 1

BACAAN SEKSUALITAS TAMBAHAN 2

BACAAN SEKSUALITAS TAMBAHAN 3

BACAAN SEKSUALITAS TAMBAHAN 4

PENULIS
Prof. Ir. Marsoedi, PhD.
Dosen FPIK Universitas Brawijaya

EDITOR
Gery Purnomo Aji Sutrisno
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

No comments:

Post a Comment