Friday, March 12, 2021

Ikan Bawal Hitam (Parasfromateus niger); Fisiologi, Ciri Khusus, Peran bagi perairan



Klasifikasi Ikan Bawal Hitam (Parasfromateus niger)

Menurut Fujaya (2008), klasifikasi bawal hitam adalah sebagai berikut:

Kingdom : Animalia

Filum : Chordata

Kelas : Osteichtyes

Ordo : Peroformes

Famili : Formionidae

Genus : Formio

Spesies : Parasfromateus niger

 

Habitat Ikan Bawal Hitam (Parasfromateus niger)

Daerah penyebaran ikan bawal hitam hampir terdapat diseluruh perairan indonesia terutama laut jawa, selat malaka sepanjang perairan kalimantan, sulawesi selatan, sepanjang laut cina selatan dan filipina. pada umunya ikan ini hidup pada dasar perairan yang berlumpur, terutama muara sungai (Sanjana, 2008)

 

Ikan bawal hitam dapat berenang dengan posisi miring seperti  ikan sebelah. Ikan ini terdapat banyak dimuara sungai dan biasanya bergerombol di tengah lautan. Jenis ikan ini terdapat dilautan india. Indonesia malaysia dan cina (Djunanda, 2011)

 

Fisiologi Ikan Bawal Hitam (Parasfromateus niger)

Sistem Urogenitalia ini akan nampak dengan cara mengangkat bagian-bagian pada sistem digestoria. Bagian-bagian yang nampak adalah berupa organ genital seperti gonat, sinus urogenitalis dan porus urogenitalis. System urogenitalia. Bagian ventral terdapat anus, dan lubang urogenital. Colossoma macropomum betina memiliki satu lubang urogenital, namun jantung lubangnya terpisah antara lubang geniotal dengan lubang urinnya. Terdapat siripnya bersinar/mengkilap dengan dilapisi membrane yang licin, sirip berfungsi menjaga kesetabilan ikan dan mengatur pergerakannya (Berka, 1986).

 

Morfologi Ikan Bawal Hitam (Parasfromateus niger)

Secara morfologi bentuk tubuh ikan bawal hitam adalah pipih. Badannya memanjang hingga hampir menyerupai belah ketupat (compressed). Bawal hitam dapat berenang pada posisi miring seperti ikan sebelah (Rizki,2013)

 

Bawal hitam bentuk tubuhnya pipih dengan badan tinggi sehingga hampir menyerupai belah ketupat, ikan ini bewarna hitam. Sirip punggung hanya satu mempunyai 5 jari-jari keras dan 42-44 jari-jari lunk. Sirip dubur besarnya hampir sama dengan sirip punggung, disokong oleh 3 jari-jari keras dan 35-39 jari-jari lunak (Djarijah, 2011)

 

Ciri Khusus Ikan Bawal Hitam (Parasfromateus niger)

Ikan bawal termasuk pemakan plankton kasar (invertebrata) hidup diperairan yang dasarnya berlumpur sampai kedalaman 100m, sering masuk air payau dan membentuk gerombolan besar. Sirip-siripnya sedikit gelap. Umunya panjang ikan bawal yang tertangkap adalah 15-20cm dan panjangnya bisa mencapai 29cm (Djunanda, 2011)

 

Ikan bawal hitam habitatnya sangat luas mulai dari air laut, payau dan tawar. Disekitar muara sungai yang kadar garamnya (salinitas) sedang, ikan bawal hidup mencari makan dengan baik.

 

Reproduksi Ikan Bawal Hitam (Parasfromateus niger)

Syamsul Akbar menyatakan, untuk memijahkan Bawal air tawar sangat susah. Sebab, induk dari alam yang akan dijadikan induk sangat sensitif. Kalau tidak berhati-hati akan gampang terkena penyakit. Selain itu, pemijahan bawal air tawar juga harus memperhatikan kualitas air. Kalau tidak, parasit akan cepat menyerang. 

 

Peran bagi perairan Ikan Bawal Hitam (Parasfromateus niger)

Ikan bawal air tawar dalam perairan berperan sebagai ikan omnivor yang mengkonsumsi zooplankton, insekta, siput, dan tumbuh-tumbuhan yang telah hancur. Ikan Bawal juga dapat dikatakan sebagai pengukur kesuburan perairan. Jika ikan bawal berkembang dengan cepat berarti perairan tersebut berlimpah pakan alami.

 

Penulis

Hendra Lesmana

FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno

FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

 

Daftar Pustaka

Berka R. 1986.,The Transport of Live Fish.A Review. EIFAC Tech. Pap.FAO

Djarijah. 2011. Panduan lengkap agribisnis ikan. Jakarta: penebar swadaya

Djunanja, siregar. 2011. Pakan ikan alami. Yogyakarta: konisius

Fujaya, Y. 2008. Fisiologi ikan dasar pengembang teknologi perikanan. Jakarta :DF rineka cipta

Lingga dan susanto. 2007. Bioekonomi dam[pak keberadaan rampan terhadap kelestarian sumberdaya

Rizki,T.K. 2013. Budidaya ikan mas dan ikan lele

Sanjana. 2008. Penuntun praktikum ichtyologi. Jurnal perikanan universitas hasanuddin. Ujung pandang

Wulandari, P. Hasan , K. Fotoni. 2010. Teknologi pengalengan pangan E-learning departement ilmu dan teknologi pangan. Ipb:bogor

No comments:

Post a Comment