Wednesday, October 14, 2020

Ikan Kerapu Sunu, Sunuk Atau Kerapu Merah (Plecetropomus leopardus); Klasifikasi, Morfologi, Habitat, Penyebaran



Gambar Ikan Kerapu Sunu (Plecetropomus leopardus)

(Sumber : Randall, 2007). Dalam (Ghassani, 2016).

                                                                                

Ikan kerapu sunu (Plectropomus leopardus) merupakan salah satu jenis konsumsi yang mempunyai nilai ekonomi tinggi. Sebagai komoditas perikanan laut yang banyak diminati untuk pembudidaya skala besar atau skala rumah tangga, maka membutuhkan induk yang berkualitas untuk menghasilkan kualitas telur dan benih yang baik (Ghassani, 2016).

 

Klasifikasi Ikan Kerapu Sunu, Sunuk Atau Kerapu Merah (Plecetropomus leopardus)

Menurut Heemstra dan Randall (1993), Dalam (Ghassani, 2016). kedudukan taksonomi ikan kerapu sunu (Plecetropomus leopardus) adalah sebagai berikut :

Phylum : Chordata

Subphylum : Vertebrata

Class : Teleostei

Sub Class : Actinopterygii

Ordo : Perciformis

Sub Ordo : Percoidea

Family : Ephinephelinae

Sub Family : Serranidae

Genus : Plecetropomus

Spesies : Plecetropomus Leopardus

 

Morfologi Ikan Kerapu Sunu, Sunuk Atau Kerapu Merah (Plecetropomus leopardus)

Ikan kerapu sunu biasa disebut leopard coral trout dan merupakan golongan kerapu genus Plecetropomus. Kerapu sunu memiliki tubuh memanjang silindris. Rumus sirip dari kerapu sunu adalah sebagai berikut, sirip dorsal terdiri dari 7 atau 8 jari-jari keras yang langsing dan 10–12 jari-jari lunak, jari-jari ketiga dan keempat lebih panjang dari yang lain. Sirip anal terdiri dari 3 jari-jari keras dan 8 jari-jari lunak, jari-jari yang pertama dan kedua tertanam sehingga sukar dilihat pada individu dewasa. Sirip pectoral (sirip dada), hampir sama dengan sirip perut dari 15–17 jari-jari lunak (Heemstra dan Randall, 1993). Dalam (Ghassani, 2016).

 

Warna tubuh ikan kerapu sering berubah, dipengaruhi kondisi lingkungan dan tingkat stres ikan. Ikan kerapu sunu sering bewarna merah sehingga dikenal juga kerapu merah dan kadang bewarna kecoklatan. Pada tubuhnya terdapat bintik-bintik bewarna biru dengan tepi gelap. Ikan ini memiliki enam buah pita bewarna gelap yang dalam kondisi tertentu sering tidak tampak. Kerapu sunu jenis Plecetropomus Leopardus memiliki bintik-bintik kecil yang berukuran seragam (Ghufran dan Kordi, 2001). Dalam (Ghassani, 2016).

 

Habitat dan Penyebaran Ikan Kerapu Sunu, Sunuk Atau Kerapu Merah (Plecetropomus leopardus)

Habitat larva kerapu sunu muda adalah perairan pantai yang pasirnya berkarang dan banyak ditumbuhi padang lamun (ladang terumbu karang). Pada siang hari larva kerapu biasanya tidak muncul ke permukaan air sebaliknya pada malam hari larva kerapu banyak muncul ke permukaan air. Hal ini sesuai dengan sifat kerapu sebagai organisme nocturnal, yakni pada siang hari lebih banyak bersembunyi di liang-liang karang dan pada malam hari aktif bergerak di kolom air untuk mencari makanan, dan pada umumnya siklus hidup kerapu sunu muda hidup di perairan karang pantai dengan kedalaman 0,5–3 meter selanjutnya menginjak masa dewasa beruaya ke perairan yang lebih dalam antara 7–40 meter, biasanya perpindahan ini berlangsung pada siang hari dan senja hari, telur dan larva bersifat pelagis (berada di kolom air) sedangkan kerapu muda hinggga dewasa bersifat demersal (berdiam di dasar kolam) (Subyakto dan Cahyaningsih, 2003). Dalam (Ghassani, 2016).

 

Ikan kerapu sunu tergolong kedalam famili Seranidae hidup di perairan coral reef, penyebaran meliputi daerah tropis dan subtropics mulai Pasifik Barat dari Jepang bagian Selatan hingga Palau, Guam, New Caledonia, Queensland Selatan, Australia dan lautan India Timur dari Nicobar hingga Broome, Australia Barat (Heemstra dan Randall, 1993). Perairan di Indonesia yang memiliki jumlah populasi kerapu cukup banyak adalah perairan Pulau Sumatera, Jawa, Sulawesi, Pulau Buru, dan Ambon (Subyakto dan Cahyaningsih, 2003). Dalam (Ghassani, 2016).

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno S.Pi

 

Daftar Pustaka

Ghassani, G. A. 2016.Teknik Pemeliharaan Induk Kerapu Sunu (Plectropomus Leopardus) Pada Bak Beton Di Balai Besar Penelitian Dan Pengembangan Budidaya Laut Gondol-Bali. Laporan Praktek Kerja Lapang Program Studi S-1 Budidaya Perairan. Fakultas Perikanan Dan Kelautan Universitas Airlangga Surabaya.69 Halaman

No comments:

Post a Comment