Tuesday, October 13, 2020

Ikan Kerapu Kertang (Epinephelus lanceolatus); Klasifikasi, Morfologi, Habitat



Kerapu kertang (Epinephelus lanceolatus) dan status konservasi:rentan, ikan bertulang sejati (Osteichthyes) terbesar di terumbu karang dan merupakan salah satu ikan terpopuler di perairan Indonesia. Ikan ini juga menjadi emblem negara bagian Queensland, Australia. Habitat alaminya adalah perairan terumbu dengan kedalaman sampai 100 m (330 ft) di seluruh kawasan Indo-Pasifik dengan perkecualian Teluk Persia, selain itu ia juga dapat menasuki muara/estuarin (Febrianti, 2018).

 

Kerapu Kertang merupakan salah satu kerapu unggul dibanding kerapu – kerapu lainnya. Kerapu kertang tumbuh lebih cepat dibanding kerapu lainnya. Dari aspek pasar kerapu kertang memiliki pangsa yang lebih luas. Jenis ini dapat dipasarkan dalam bentuk fillet (irisan daging beku). Sementara jenis lain selama ini pemasarannya hanya dalam bentuk hidup. Kerapu asal Indonesia sejauh ini banyak dipasarkan ke Hongkong dan Taiwan serta mulai masuk ke China Daratan. Dengan sediaan bentuk fillet diharapkan mampu menembus pasar Eropa dan AS. Harga kerapu kertang tidak jauh berbeda dengan kerapu macan yang tiap kilonya dihargai sekitar Rp 100 ribu. Jenis pakan yang diberikan mulai larva hingga induk sama dengan kerapu lainnya (Febrianti, 2018).

 

Klasifikasi Ikan Kerapu Kertang (Epinephelus lanceolatus)

Klasifikasi ikan kerapu ketang : (Bloch, 1790) Dalam Febrianti, (2018):

Kingdom : Animalia

Filum : Chordata

Kelas : Actinopterygii

Ordo : Perciformes

Famili : Serranidae

Genus : Epinephelus

Spesies : Epinephelus lanceolatus

 

Morfologi Ikan Kerapu Kertang (Epinephelus lanceolatus)

Kerapu kertang mengalami perubahan warna tubuh tergantung pada fase kehidupannya. Pada fase awal kehidupannya (juvenil) yang kurang dari 100 cm panjangnya, ikan ini memiliki warna kuning berbintik hitam di siripnya, dan badan hitam dengan bercak-bercak putih dari kepala hingga pangkal ekornya. Karena warnanya ini, ikan kerapu kertang yang masih juvenil seringkali diperdagangkan sebagai ikan hias daripada sebagai ikan konsumsi. Menginjak masa matang gonad dengan ukaran panjang tubuh mencapai 130 cm, marking (warna dasar pada tubuh ikan), menarik tadi akan menghilang dan berubah menjadi cokelat dengan bintik putih di seluruh tubuhnya, dengan warna sirip yang masih kekuningan. Ketika berkuran dewasa, ikan ini memiliki warna biru gelap dengan sedikit bercak putih di sekujur tubuhnya. Dalam fase ini, ikan kerapu kertang akan lebih dimanfaatkan sebagai ikan konsumsi daripada ikan hias karena ukuran tubuhnya (Febrianti, 2018).

 

Habitat Ikan Kerapu Kertang (Epinephelus lanceolatus)

Ikan ini lebih sering menghabiskan hidupnya di dasar perairan, dengan berbaring dan tidak bergerak untuk waktu yang lama di dasar perairan berkarang dan akan berenang keluar ketika mencari mangsa. Sesekali ikan ini juga ditemukan berenang perlahan di dasar perairan. Ikan ini ditemukan hidupnya di periran berkarang, berbatu dan memiliki gua yang cukup besar untuk menampung badannya (Febrianti, 2018).

 

Ikan ini ditemukan mulai dari pesisir berat Afrika hingga di Hawaii (Indo-Pasifik) di perairan yang beriklim tropis maupun sub-tropis. Di Australia, ikan ini banyak ditemukan di daerah Queensland, sehingga  orang Australia juga menyebut ikan ini dengan nama "Queensland groper" (Febrianti, 2018).

 

Di Indonesia, ikan ini dapat ditemukan di perairan yang memiliki kondisi terumbu karang yang masih bagus. Namun meski penyebarannya yang paling luas diantara jenis kerapu lain, frekuensi kehadiran kerapu ini cenderung langka dan jarang ditemukan secara langsung di alam liar. Hal ini mungkin dikarenakan karena ikan ini bukan tipe ikan yang suka menjelajah dan cenderung berdiam diri di dalam sarangnya. Ikan ini juga bersifat soliter, atau lebih suka hidup sendiri, sehingga di alam liar ikan ini seringkali dijumpai secara individu (Febrianti, 2018).

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno S.Pi

 

Daftar Pustaka

Febrianti, A. I. 2018. Pembenihan Ikan Kerapu Kertang (Epineohelus Hemiochus) Di Kolam. Paper. Program Studi Teknologi Akuakultur Jurusan Teknologi Pengelolaan Sumberdaya Perairan Sekolah Tinggi Perikanan Jakarta. 15 Halaman

Gambar Ikan Kerapu Kertang. 2020. https://pengetikan.co.id/ikan-kerapu-kertang/. Diakses Pada 24 September 2020

No comments:

Post a Comment