Monday, August 10, 2020

Morfologi dan Klasifikasi Ikan Mas (Cyprinus carpio)

(Moshayedi et al., 2016) 


Morfologi dan Klasifikasi Ikan Mas (Cyprinus carpio)

Menurut Khairuman et al. (2008), klasifikasi ikan mas (Cyprinus carpio)  adalah sebagai berikut :

Phyllum (filum) : Chordata

Subphyllum (anak filum) :Vertebrata

Superclass (indukkelas) :Pisces

Class (kelas) : Osteichthyes

Subclass (anakkelas) : Actinopterygii

Ordo (bangsa) : Cypriniformes

Subordo (anakbangsa) : Cyprinoidea

Family (suku) : Cyprinidae

Subfamily (subsuku) : Cyprininae

Genus (marga) :Cyprinus

Species (jenis) : Cyprinus carpio L.

 

Menurut Bakos dan Gorda (2001), bentuk tubuh ikan mas (Cyprinus carpio) memiliki peran signifikan dalam berbudaya. Bentuk tubuh berbentuk bulat, kepala relatif kecil dan ekor pendek memberikan kesan yang baik dalam pembudidayaan. Bentuk tubuh ditentukan oleh struktur dari kerangka, namun dalam bentuk akhir, kelimpahan makanan dan kondisi lingkungan memainkan peran penting dalam pertumbuhan juga. Gigi faring adalah karakteristik yang membedakan dalam keluarga Cyprinid. Ikan mas (Cyprinus carpio) dipelihara dalam kondisi produksi.

 

Menurut BPPT (2000) dan Saanin (1984) dalam  Mudlofar et al. (2013), dalam ilmu taksonomi hewan, klasifikasi ikan mas adalah sebagai berikut :

Class : Osteichthyes

Sub Class : Actinopterygii

Ordo :  Cypriniformes

Family : Cyprinidae    

Genus : Cyprinus                           

Species : Cyprinus carpio

 

Menurut Singh dan Vanyal (2013), ikan mas (Cyprinus carpio) memiliki bentuk tubuh lateral compress, agak memanjang dan ditutupi dengan sisik lingkaran besar. Moncong tumpul, mulut besar dan rendah. Dua pasang barbel pendek ada di setiap sisi rahang atas. Bibir tebal, mulut tanpa gigi, dengan rahang atas sedikit menonjol. Salah satu sirip punggung panjang ada 21 bagian, dan terdapat tulang belakang yang terletak di depan sirip punggung dan anus. Sirip dada dengan 14 bagian sirip. Sirip panggul dada terdiri dari 8 bagian sirip, berasal dari bawah sirip punggung, satu sirip dubur dengan 5 bagian sirip bercabang. Warna gelap pada punggung dan emas di sampingnya. Perut, dada dan pelvic berwarna kuning menyala, warna abu-abu pada sirip ekor dengan warna oranye.

 

Habitat Ikan Mas (Cyprinus carpio)

Menurut Ford dan Beitinger (2005) dalam Bosco et al. (2012), bahwa ikan mas (Cyprinus carpio) dominan hidup di dalam ekosistem danau. Ikan mas toleransi terhadap kondisi lingkungan yang ekstrim ( suhu endah, tingginya tingkat polusi, air keruh dan rendahnya persentase oksigen), kesuburan tinggi. Toleransi suhu merupakan faktor penting dalam kelulushidupan ikan mas (Cprinus carpio) sekitar 0,3 sampai 43,6 derajat. Spesies ini hidup di kolam dangkal, danau kaya vegetasi dan sungai yang berarus rendah. Serah tinggal diliang lumpur saat musim kering atau lumpur.

 

Ikan mas dapat hidup baik di daerah dengan ketinggian 150-600 meter di atas permukaan laut  (dpl0). Suhu ideal yang dapat membuat nyaman ikan ini yaitu antara 25-30 derajat Celsius. Meski demikian, ikan mas tergolong yang mampu bertahan hidup dalam air yang suhunya mengalami perubahan ekstrem. Selama masih dalam kisaran 4-30 derajat Celsius ikan mas masih dapat hidup. Walaupun tergolong ikan air  tawar, ikan mas terkadang ditemukan di  perairan payau atau muara sungai yang berkadar garam 25-30 % (Supriyatna, 2013).

 

Kebiasaan Makan Ikan Mas (Cyprinus carpio)

Berdasarkan macam pakan yang dimakannya, ikan dapat dibedakan menjadi 3 golongan, yaitu (1) pemakan tumbuhan-tumbuhan (herbivora), (2) pemakan daging (carnivora), dan (3) pemakan campuran (omnivora). Jenis ikan pemakan campuran adalah ikan pemakan plankton dan ikan pemakan hancuran bahan organik (detritus). Jenis ikan pemakan campuran (omnivora) tidak banyak memilih pakan yang akan dimakannya. Ikan ini lebih mudah dalam menyesuaikan dengan makanan yang ada (diberikan). Contoh ikan omnivora adalah ikan mas (Cyprinus carpio); ikan nila (Oreochromis carpio) dan lainnya (Djarijah, 1995).

 

Biasanya, pembudidaya ikan mas (Cyprinus carpio) lebih sering memberikan pakan berupa dedak atau pellet. Padahal, ikan ini tergolong ikan pemakan segala (omnivora). Hal ini bisa dibuktikan dengan pemberian tanaman air yang lunak. Biasanya pula, benih ikan mas (Cyprinus carpio)  akan memakan Protozoa dan Crustacea. Benih berukuran 10 cm akan memakan jasad dasar seperti Chironomidae, Oligochaete, Epemenidae, Trichoptera, Tubificidae, dan Mollusca yang dimakan bersamaan dengan tanaman air yang membusuk dengan bahan-bahan organik lainnya. Ikan mas (Cyprinus carpio)  dewasa sering merusak pematang kolam, terutama dasarnya. Hal itu karena kebiasaan makan ikan mas yang sering mengaduk-aduk dasar kolam untuk mencari jadas-jasad organik (Susanto, 2014).

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno

Fpik Universitas Brawijaya Angkatan 2015

 

Daftar Pustaka

Bakos, J and S.Gorda .2001. Genetic Resources of Common Carp at the Fish Culture Research.  Food & Agriculture Org : Szarvas. 106p.

Bosco, A. D., C. Mugnai, E. Mourvaki and C. Castellini. 2012. Seasonal changes in the fillet fatty acid profile and nutritional characteristics of wild Trasimeno Lake goldfish (Carassius auratus L.). Food Chemistry. 132  : 830–834.

Djarijah, A. S. 1995. PAKAN IKAN ALAMI. Kanisius: Yogyakarta. 88 hlm.

Khairuman., B. Gunadidan D. Sudenda .2008. Budi Daya Ikan Mas secara Intensif.   AgroMedia: Jakarta. 104 hlm.

Moshayedi F. , S. Eagderi and M.Iri. 2016. Body shape change in common carp, Cyprinus carpio var. Sazan (Teleostei: Cyprinidae), during early development using geometric morphometric method.  Iran. J. Ichthyol. 3(3): 210–217

Mudlofar, F., E. Yurisinthae dan A. Santoso. 2013.  Analisis usaha pembesaran ikan mas (Cyprinus carpio) pada keramba jaring apung di kelurahan Parit Mayor kecamatan Pontianak Timur. Jurnal Eksos. (3): 153-175.

Singh V. and H. S. Banyal. 2013. Study on fish species recorded from khajjiar lake of chamba district, himachal pradesh, india. International Journal of Science and Nature. 4(1): 96-99.

Susanto, H. 2014. Budidaya 25 Ikan di Pekarangan. Penebar Swadaya: Jakarta. 220 hlm.

No comments:

Post a Comment