Thursday, July 2, 2020

Ankistrodesmus Adalah; Klasifikasi, Morfologi, Habitat Dll



Ankistrodesmus adalah ganggang hijau yang termasuk divisi chlorophyta.

KLASIFIKASI ANKISTRODESMUS
Domain : Eukariotik
Kingdom : Plantae
Devisio : Chlorophyta
Classis : Chlorophyceae
Ordo : Chlorococcales
Familia : Oocystaceae
Genus : Ankistrodesmus
Spesies : Ankistrodesmus sp.

MORFOLOGI ANKISTRODESMUS
Organisme ini berwarna hijau dan tidak motil dan biasa bersel satu, , selnya berbentuk cresent tipis. Biasanya berkoloni empat hingga delapan dengan membentuk sudut satu dengan lainnya. Organisme ini seringkali mengkontaminasi perairan dan dapat hidup pada pipa saluran air, air dalam kendi, dan air tandon. Tidak umum dikultur sebagai pakan.

Keluarga: Unicells atau koloni nomor non-tetap sel; variabel sel tubuh dalam bentuk; satu atau lebih kloroplas variabel dalam bentuk; reproduksi aseksual oleh autospore atau autocoenobium (Ilustrasi Jepang segar air Algae, 1977).

Genus: Koloni 4-32 sel; sel tubuh sabit panjang atau spindle dalam bentuk, meruncing di kedua ujungnya; Sel-sel melekat satu sama lain di tengah tubuh, sejajar atau radial diatur; ada selubung agar-agar; kloroplas; ada pyrenoids; planktonik (Panduan buku untuk "Photomicrographs dari Freshwater Algae", 1998).

HABITAT ANKISTRODESMUS
Spesies ankistrodesmus biasa ditemukan pada kolam air tawar maupun danau danau. Jenis yang hidup di air tawar bersifat kosmopolit, terutama hidup di tempat yang cahayanya cukup seperti: kolam, danau, genangan air hujan, pada air mengalir (sungai atau selokan).

Hidup di habitat yang lembap, basah, atau perairan, baik air tawar maupun air laut yang masih dapat ditembus oleh cahaya matahari

REPRODUKSI ANKISTRODESMUS
Sel-sel baru terbentuk Ankistrodesmus dari divisi aseksual sel induk. Itu
orangtua pecah dinding sel untuk melepaskan 1-16 auto spora yang berkembang menjadi sel-sel baru.

Reproduksi aseksual terjadi melalui pembentukan Zoospora maupun Aplanospora, yaitu spora yang memiliki flagel sehingga dapat bergerak atau berpindah tempat dan tidak berdinding. Zoospora berbentuk seperti buah pir dengan dua sampai empat bulu cambuk, mempunyai vakuola kontraktil, dan kebanyakan mempunyai satu bintik mata (stigma). APlanospora merupakan spora tak berflagel, berdinding dan tidak banyak Chlorophyta yang membentuk spora macam ini.

Reproduksi seksual berlangsung dengan konjugasi, yaitu bersatunya individu yang berlainan jenis. Hasil konjugasi berupa suatu suatu zigospor

TINGKAH LAKU ANKISTRODESMUS
Ankistrodesmus hidup secara autotrof. Namun ada pula yang bersimbiosis dengan organism lain, mislanya dengan jamur membentuk lumut kerak.

Ankistrodesmus ada yang hidup soliter, berkoloni, atau bersimbiosis dengan organisme lain. Yang berkoloni terbentuk karena pada saat pembelahan biner sel-sel nya tetap berikatan satu dengan lainnya melalui untaian sitoplasma atau matriks bergelatin. Sel tidak dapat melakukan reproduksi bila diisolasi dan sel lainnya.

PERAN ANKISTRODESMUS DI PERAIRAN
1. Sebagai plankton dan merupakan komponen penting dalam rantai makanan air tawar.
2. Dapat dipakai sebagai makanan
3. Penghasil O2 dari proses fotosintesis yang diperlukan oleh hewan-hewan air.
4. Dapat mengganggu bila perairan terlalu subur, sehingga air akan berubah warna dan berbau.
5.  Ganggang yang bersifat saprofit membantu menguraikan sisa makanan.
6. Merupakan produsen penting di perairan (fitoplankton) yang penting.
7.  Di semua lingkungan menghasilkan gas oksigen selama fotosintesis. Pada unit pengolahan limbah, gas ini merupakan gas penting untuk degradasi limbah oleh bakteri aerob.
8.  Menghasilkan bahan industri dan bahan makanan yaitu: tanah diatom, algin, keragen, agar-agar, vitamin, dan protein.
9.  Beberapa jenis menghasilkan racun. Racun dihasilkan secara ekstraseluler atau dilepaskan

PENULIS
Mega Charisma Amelia
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2014

EDITOR
Gery Purnomo Aji Sutrisno
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

No comments:

Post a Comment