Sunday, June 28, 2020

Chroococcus Turgidus Adalah; Klasifikasi, Morfologi, Habitat Dll



Chroococcus Turgidus Adalah Ganggang Bersel Tunggal Yang Termasuk Kelas Cyanophyceae.

KLASIFIKASI CHROOCOCCUS TURGIDUS
Kingdom : Plantae
Divisi : Schizophyta
Kelas : Cyanophyceae
Ordo : Chroococcales
Family : Chroococcaceae
Genus : Chroococcus
Spesies : Chroococcus turgidus.

MORFOLOGI CHROOCOCCUS TURGIDUS
Ganggang bersel tunggal, struktur tubuh masih sangat sederhana, ukuran mikroskopis, tubuh ditutupi lendir, merupakan uniselular atau tidak berkoloni tanpa spora,  warna  biru kehijauan.

HABITAT CHROOCOCCUS TURGIDUS
Chroococcus turgidus banyak ditemukan diperairan-perairan air tawar seperti pada kolam. tumbuh pada suhu dan pH optimum yaitu pada rentan suhu 32-35ºC dan pH 6,0. Biasanya hidup dilingkungan yang sedikit asam hingga basa, tumbuhan ini menyebabkan air menjadi berwarna kehijauan.

Habitat anggota Cyanophyta bervariasi, dapat ditemukan di perairan dengan salinitas yang bervariasi, juga di temukan di dalam tanah. Beberapa ditemukan di atmosfer. Ada juga jenis – jenis yang ditemukan di sumber air panas yang suhunya 73 - 74°C. Sejumlah alga hijau biru tumbuh berasosiasi dengan organisme lain, misalnya Anabaena yang hidup pada akar Cycas dan paku air Azolla.

FISIOLOGI CHROOCOCCUS TURGIDUS
Chroococcus, Hidup didasar kolam yang tenang, berkembang biak secara vegetatif dengan membelah diri, mempunyai pengikat sel-sel muda
• Struktur tubuh terdiri atas satu sel, ada pula yang bersel banyak. Yang bersel banyak berupa benang atau koloni.
• Tidak berkloroplas, tetapi berklorofil
• Sel-sel bersifat prokariotik yaitu bahan ini belum terbungkus oleh membran inti atau karioteka
• Mempunyai pigmen fikosianin
• Sebagai vegetasi perintis, yaitu dapat hidup pada daerah yang tumbuhan lain tidak dapat hidup.
• Cara hidupnya sebagai epifit atau sebagai endofit pada hewan atau tumbuhan dan sebagai plankton
• Pada umumnya alga biru berkembang biak secara vegetatif, yaitu dengan membelah diri atau fragmentasi

REPRODUKSI CHROOCOCCUS TURGIDUS
Reproduksi aseksual terjadi melalui pembelahan sel menghasilkan dua sel anak yang masing-masing akan menjadi individu baru. Reproduksi dengan cara pembelahan sel umumnya terjadi pada alga bersel tunggal. Alga berbentuk koloni tanpa filamen atau yang berbentuk filamen umumnya bereproduksi melalui fragmentasi. Fragmentasi adalah terpecah-pecahnya koloni menjadi beberapa bagian.

Selain melalui pembelahan sel dan fragmentasi, alga juga dapat bereproduksi melalui pembentukan zoospora. Zoospora merupakan sel tunggal yang diselubungi oleh selaput dan dapat bergerak atau berenang bebas dengan menggunakan satu atau lebih flagela. Setiap zoospora merupakan calon individu baru.

MANFAAT CHROOCOCCUS TURGIDUS
Penemuan baru yang masih terus diuji coba dalam penelitian menunjukkan bahwa Cyanophyceae jenis Chroococcus turgidus dapat digunakan sebagai pestisida hayati yang dapat membunuh laeva nyamuk Aides aigepty.

Tetapi Beberapa spesies cyanobacteria memproduksi neutrotoksin, hepatotoksin, sitotoksin, dan endotoksin, membuat mereka berbahaya bagi hewan dan manusia.

PENULIS
Bonaventura Brama Bagaskara
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2014

EDITOR
Gery Purnomo Aji Sutrisno
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

DAFTAR PUSTAKA
Gambarchroococcusturgidushttp://Diatom.Org/Lakes/Taxa/Cyano/Limnococcus/TB-Limnococcus_Limneticus.Htm

No comments:

Post a Comment