Monday, February 24, 2020

Ikan Tembang Atau Atlantik Menhaden; Klasifikasi, Morfologi, Habitat Dll



Ikan tembang atau atlantik menhaden (Brevoortia tyrannus) adalah ikan dengan kulit warna keperakan, memiliki isi sangat padat ikan,termasuk ordo Clupeidae. Makanannya adalah plankton.

Ikan yang berukuran kecil dan ramping, panjang tubuh sekitar 15 cm atau kurang, namun ada pula yang dapat mencapai lebih dari 20 cm. Tembang bertubuh lebih lebar dan pipih, dengan tinggi tubuh sekitar 30% panjang standar. Sirip punggung berukuran sedang, di tengah tubuh, kira-kira sejajar dengan sirip perut. Sirip ekor berbagi dalam. Sisi bawah tubuh berlingir (berlunas tajam). 

KLASIFIKASI IKAN TEMBANG ATAU ATLANTIK MENHADEN
Kingdom
: Animalia
Phylum
: Chordata
Sub Phylum
: Vertebrata
Class 
: Actinopterygii
Ordo
: Clupeiformes
Family
: Clupeidae
Genus
Sardinella
Spesies
:Brevoortia tyrannus
Sardinella fimbriata

MORFOLOGI IKAN TEMBANG ATAU ATLANTIK MENHADEN
Ciri morfologi dari ikan tembang atau menhaden atlantic adalah pada bagian mulut dari ikan tembang. Pada bagian mulut ikan tembang terdapat lidah dari ikan tembang yang berwarna bening dan sangat keras. Bentuk lidahnya memang tidak jauh berbeda dari bentuk lidah dari manusia, namun lidah dari ikan tembang sangat keras dan berwarna bening. Warna ikan tembang inipun sangatlah unik. Warnanya seperti warna emas keperak-perakkan. Warna emas pada ikan tembang ini terlihat pada bagian sirip atas dan sirip belakang atau ekor dari ian tersebut, sedangkan bagian lainnya berwarna perak. Pada punggung ikan terdapat garis tengah yang dinamai Linea lateralis. Alat ini berfungsi sebagai indera keenam untuk ikan. Pada bagian bawah tubuh ikan tembang terdapat saluran yang dapat bertindak menjadi banyak fungsi, yaitu saluran urogenital.

Ikan tembang memiliki bentuk badan memanjang dan gepeng. Sisik-sisik duri terdapat di bagian bawah badan. Awal sirip punggung sedikit ke depan dari pertengahan badan, berjari-jari lemah 16-19. Tapisan insang halus, berjumlah 60-80 pada busur insang pertama bagian bawah. Ikan ini hidup bergerombol membentuk gerombolan besar. Ukurannya dapat mencapai 16 cm, namun umumnya 12,5 cm. Warnanya biru kehijauan pada bagian atas, putih perak pada bagian bawah. Warna sirip-siripnya pucat kehijauan dan tembus cahaya (Sardjono, 1979).

HABITAT IKAN TEMBANG ATAU ATLANTIK MENHADEN
Menhaden atau ikan tembang berjalan dalam jumlah yang besar di Atlantik Utara, mulai dari Nova Scotia, Kanada untuk sentral Florida, Amerika Serikat, meskipun kehadiran mereka di perairan utara telah berkurang di abad ke-20. Mereka berenang dalam kelompok besar, beberapa dilaporkan sampai dengan 40 mil (64 km) lamanya. Atlantik menhaden/ikan tembang( Brevoortia tyrannus) dapat ditemukan di muara dan perairan pantai dari utara Florida ke Nova Scotia.

REPRODUKSI IKAN TEMBANG ATAU ATLANTIK MENHADEN
Kematangan seksual dari ikan tembang dimulai tepat sebelum usia tiga tahun. Mayoritas pemijahan lepas pantai terjadi terutama selama musim dingin. Telur ikan tembang menetas di laut dan larva dibawa ke anak muara daerah oleh arus laut. Pada usia dewasa, mereka menghabiskan sebagian besar tahun pertama mereka hidup di muara, yang bermigrasi ke laut di akhir musim gugur. Dewasa dan remaja menhaden bermigrasi ke selatan pada musim gugur / musim dingin, dan bermigrasi ke utara di musim semi.

Menurut Hari (2010) pemijahan ikan tembang  terjadi di perairan pantai ketika salinitas rendah pada musim penghujan. Tipe pemijahan ikan tembang merupakan tipe yang tidak menjaga telurnya (non guard parental) dan eksternal spawning dimana proses pemijahan terjadi di luar tubuh induknya secara berkelompok. Pada ikan yang tidak menjaga telurnya biasanya memiliki telur yang banyak yang berkaitan dengan strategi dalam menjaga kelangsungan hidup keturunanannya. Siklus reproduksi ikan tembang pada bulan Desember, sedangkan puncak rekruitmentnya pada bulan April – Mei dan November. Menurut Ismail ikan tembang jantan pertama kali matang gonad pada ukuran 174 mm dan ikan betina 156 mm.

CIRI-CIRI IKAN TEMBANG ATAU ATLANTIK MENHADEN
Ikan tembang (Sardinella fimbriata) memiliki  ciri – ciri bentuk tubuh langsing memanjang dan tidak begitu kompres. Sirip punggung berjari – jari lemah   30 – 35 dan punggung jari – jari keras 8, sirip dubur terdiri dari dua jari – jari keras bergabung dengan 26 – 30 jari – jari lemah. Kebanyakan ikan ini berwarna agak cerah yaitu warna tubuhnya yang bertingkat, di bagian dorsal berwarna biru kemudian bagian sisik keperak – perakan, dan putih bagian perut panjang tubuh ikan ini biasanya mencapai 21 cm. (Dirjen Perikanan, 1998).

MANFAAT IKAN TEMBANG ATAU ATLANTIK MENHADEN
Tembang biasa dijual dalam keadaan segar, akan tetapi kebanyakan ikan ini diolah menjadi ikan asin, ikan pindang, atau sardencis. Umumnya dijual di pasar-pasar tradisioal karena harga nya yang ekonomis.

TINGKAH LAKU IKAN TEMBANG ATAU ATLANTIK MENHADEN
Ikan tembang berada di sekitar bingkai bagan, pola distribusi ikan membentuk pola spherical. Pola pergerakan ikan diluar daerah pencahayaan membentuk pola tersusun secara vertikal seperti pita (ribbon). Ikan-ikan kawanan kecil cenderung mempunyai pergerakan cepat, dan menurun kecepatannya di sekitar pencahayaan akibat padatnya kawanan dan aktifitas makan (Saleh, 2010).

PERAN IKAN TEMBANG ATAU ATLANTIK MENHADEN DI PERAIRAN
Ikan tembang dewasa dapat menyaring hingga empat galon air per menit, dan mereka memainkan peran penting dalam penyaringan air laut. Ikan tembang yang berukuran kecil itu berjalan secara berkelompok seperti ikan sardine.

Insang mereka membentuk alat penyapu keranjang khusus yang efisien untuk menangkap makanan kecil. Menhaden menyediakan link antara produksi primer dan organisme yang lebih tinggi dengan mengkonsumsi plankton dan menyediakan makanan bagi spesies seperti striped bass, bluefish, dan juga terkadang menjadi mangsa (makanan) bagi banyak ikan, burung laut dan mamalia laut.

PENULIS
Sabrina Eka P
FPIK Universitas Brawijaya

EDITOR
Gery Purnomo Aji Sutrisno
FPIK Universitas Brawijaya

DAFTAR PUSTAKA
https://id.wikipedia.org/wiki/Sardinella#Pemanfaatan
http://ganesha-raztaman.blogspot.co.id/2010/01/bab-i-pendahuluan-1.html
http://andre4088.blogspot.co.id/2012/08/klasifikasi-dan-ciri-morfologi-ikan.html
http://cacingannelida.blogspot.co.id/2014/01/biologi-reproduksi-ikan-tembang.html

No comments:

Post a Comment