Saturday, January 11, 2020

Kerang Mata Kucing Atau Cypraea Maculifera; Klasifikasi, Morfologi, Habitat Dll



KLASIFIKASI KERANG MATA KUCING ATAU CYPRAEA MACULIFERA
Phylum
: Mollusca
Sub-Phylum
: Gastropoda
Class
: Gastropoda
Sub-Class
: Caenogastropoda
Order
: Littorinimoipha
Sub-order
: Hyposogastropoda
Family
: Cypaerdae
Genus
: Cypreaea
Species
: Cypraea maculifera
Nama lokal
: Kerang mata kucing

MORFOLOGI KERANG MATA KUCING ATAU CYPRAEA MACULIFERA
Cypraea maculifera atau yang biasa disebut dengan kerang mata kucing itu memiliki cangkang yang sangat kokoh , dan juga ada yang mempunyai bentuk bulat seperti telur , ada juga yang berbentuk lonjong . Puncak menara permukaanya pendek , dan sangat halus biasanya jelas bermotif dengan alur yang rendah . Pada garis tengah sisi dorsal , sisi ventral , kurang lebih rata dengan kapala . hidup diperairan dangkal tropis . Ditepi ada bintik-bintik coklat besar . Dsar warna merah adalah coklat atau merah muda pucat putih atau pucat . Memiliki permukaan dorsum kerang bebas dan mengkilap umunnya berwarna coklat tua dengan titik kebiruan yang berbeda besar (Rusyana , 2013) .

REPRODUKSI KERANG MATA KUCING ATAU CYPRAEA MACULIFERA
Menurut Barnes, (1968) Semua Prosbrobranchia merupakan hemaprodit , satu sigle gamet memproduksi dua sel kelamin . Sekaligus yaitu menghasilkan sel telur dan juga sperma . Kemudian saluran genital dibagi masing-masing morfologi dan fisiologinya . Dan alat reproduksinya terdapat dibagian kaki dan otot pengikat , kelenjar genital mula-mula menjadi gonad jantan yang berwarna susu . Sistem reproduksi cyprae maculifera adalah bersifat terpisah . Divecrow adalah peristiwa yang dilakukan dalam tubuh . Aktivitas seksual Cypraea maculifera dimulai ketika kerang jantan memegang kepala keong betina lalu membaliknya .Posisi cupertur betina berhadapan dengan aparature jantan dan kemudian keong jantan memasukan kepala dan kakinya kedalam aperature bentina yang terbuka kemudian terjadilah pembuahan

FISIOLOGI KERANG MATA KUCING ATAU CYPRAEA MACULIFERA
Menurut Barnes ,( 1968) Sistem pencernaan Cypraea maculifera terdiri dari mulu , pharynx yang berotot , kerongkongan , lambung , usus dan anus . Mulut dilengkapi dengan lidah perut dan gigi radula . Cypraea maculifera terdiri dari mulu , termasuk organisme pemakan yang kuat . Mengandung calsium carbonat dan pigmen . Masuk ke dalam plasma darah dan diedarkan keseluruh tubuh kemudia calsium carbinat serta pigmen diserap oleh mantel . Mucus yang berisi tanaman makanan dilihay dari bebatuan dengan radula , kemudia dimasukan kemulut . Kerongkongan memasukan makanan keperut dan kemudian menuju usus partijel makanan disortir . Makanan yang dibutuhkan kemudia dibawa ke sepanjang pucuk . Ridge dari sistem menuju ke saluran kelenjar pencernaan. Terdapat getah-getah yang dapat membantu pada pencernaan.

Menurut Wijarni , (1984 ) Pertukaran gas pada Cypraea maculifera terjadi melalui insang . Dan bisa juga pertukaran gas berlangsung pada celah atau lewak lubang-lubang kecil pada kerangka ditubuh hewan . Hal tersebut biasa dilakukan oleh hewan-hewan primitif . Cypraea maculifera juga termasuk didalamnya , karena juga termasuk dalam subkelas prsobranchia . Insang yang paling primitif , terdiri dari dua baris dan mungkin satu baris .

PERAN KERANG MATA KUCING ATAU CYPRAEA MACULIFERA DI PERAIRAN
Menurut Barnes,(1968) Peran didalam perairan , karena Cypraea maculifera hidupnya diperairan dangkal tropis , perairan subtidal dan rendah intertidal  . Nilai ekonomis dari hewan ini sangat tinggi . Dapat dijadikan penelitian yang mendekati dengan logam kuat . Gastropoad juga berguna sebagai makanan bagi sebagan manusia didunia seperti amerika bahkan juga prancis . Untuk dunia medis berfungsi sebagai alat bagi parasit termakoda pada manusia dan menjinakannya . cangkang gastropoda meruoakan salah satu cangkang cemerlang , begitu juga dengan cangkang yang dimililki Cypraea maculifera  . dan nilai ekonominya cangkang gastropoad memiliki nilai jual , selain itu juga dapat dijadikan sumber bahan makanan karena mengandung nutrien. 

PERTUMBUHAN KERANG MATA KUCING ATAU CYPRAEA MACULIFERA
Menurut Nontji , (1993)  Gastropoda mempunyai bentuk tubuh yang tidak simetri dengan mantelnya yang terletak di bagian depan, cangkang berikut isi perutnya tergulung spiral ke arah belakang. Karena letak mantel di bagian depan inilah yang mengakibatkan gerakan torsi atau perputaran poros pertumbuhan siput gastropoda. Proses torsi ini dimulai sejak dari perkembangan larvanya. Pada umumnya pergerakan berputar dengan arah yang berlawanan dengan arah jarum jam dengan sudut 1800 sampai kepala dan kaki kembali lagi ke posisi semula.

TINGKAH LAKU KERANG MATA KUCING ATAU CYPRAEA MACULIFERA
Kelas kerang-kerangan memiliki tingkah laku yang hampir sama yaitu lebih banyak berdiam diri di dasar laut. Hal ini terjadi karena cangkang dari kerang-kerangan yang terbuat dari calsium carbonat cukup berat untuk dapat aktif bergerak. Biasanya pada kelas gastropoda alat gerak ialah kaki perut. Pada waktu aktif permukaan bawah kaki menjadi bergelombang dengan amplitude kecil dikarenakan adanya aktivitas otot-otot dalam dindingnya. Gelombang-gelombang gerakan ini dikordinasikan oleh susunan syaraf (Nontji , 1993).

PENULIS
Qolbi Putrawan Y
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

EDITOR
Gery Purnomo Aji Sutrisno
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

DAFTAR PUSTAKA
Barnes , Robert . 1968 . Invertebratar air . USA : WB
Google image. 2015. http://www.googleimage.com/diaskes pada 14 oktober 2015
Nontji, Anugrah. 1993. Laut Nusantara. Cetakan Kedua. Djambatan: Jakarta.
Rusyana , Adan . 2013 . Zoologi Invertebrata . Bandung : Alfabeta
Wijarni . 1984 . Avertebrata Air . Malang : Universitas Brawijaya

No comments:

Post a Comment