Monday, October 28, 2019

Karbondioksida (C02) (Oseanografi Atau Oceanografi)



KARBONDIOKSIDA DALAM AIR




         CO2 (gas)  +  H2O        «  CO2 (terlarut)  +  H2O

         CO2 (terlarut)   +  H2O  «  H2CO3 as karbonat

         H2CO3                          «  HCO3 bikarbonat  +  H+

         HCO3                       «  CO3= karbonat  +  H+

 

BATUAN KARBONAT

AKTIFITAS BIOTA (KARANG) MENGGABUNGKAN

KALSIUM DAN ION KARBONAT  MEMBENTUK

KALSIUM KARBONAT  YANG DIENDAPKAN

Ca++ + 2HCO3  à CaCO3 + CO2 + H2O

 

BENTUK  KARBONDIOKSIDA

         DALAM AIR SULING (AIR LUNAK) TERBENTUK  H2CO3  YANG SEDIKIT MENGALAMI IONISASI

         DALAM AIR SADAH DAN AIR LAUT SE AGIAN BESAR BERBENTUK HCO3  DAN CO3=

 

KELARUTAN  KARBONDIOKSIDA

         Daya larut CO2 > O2 maupun N2, tetapi karena tekanan parsial CO2 di atmosfer sangat kecil, maka  (bila tidak ada faktor lain yang ikut berperan) jumlah CO2 yang dapat larut sedikit sekali.

 

KELARUTAN  KARBONDIOKSIDA

         Adanya keseimbangan karbonat, maka proses fotosintesis hanya menggeser keseimbangan reaksi (karbonat melepaskan CO2 ke dalam air)

         Adanya garam-garam terlarut, air laut kelebihan basa, sehingga CO2 yang larut dapat mencapai 45 ppm.

         jika air laut bersifat netral CO2

                hanya 0,5 ppm)

 

ALKALINITY

q Alkalinitas : ukuran konsentrasi ion yang dapat berinteraksi dengan H+

q  atau ukuran kemampuan larutan menetralkan penambahan asam

         Unitnya mg/l CaCO3

         Dalam air laut, terutama disebabkan oleh HCO3 + sejumlah kecil CO32– , H2BO3  dan  BO32–

 

PENAMBAHAN  ASAM  KE  AIR  LAUT

Ø HCO3 + H+ → CO2 + H2O

Ø  CO3−2 + 2H+ → CO2 + H2O

Ø  B(OH)4 + H+ → B(OH)3 + H2O

Ø  OH + H+ → H2O

Ø  PO4−3 + 2H+ → H2PO4

Ø  HPO4−2 + H+ → H2PO4

Ø  [SiO(OH)3] + H+ → [Si(OH)40]

 

PENAMBAHAN DAN
PENGURANGAN
CO2



q Alkalinitas dan total CO2 digambarkan oleh titik A.

         + CO2  ® total CO2 naik (A bergeser ke kanan)

         karena CO2 netral, alkalinitas tidak akan berubah

         Penambahan HCO3

          air sungai masuk & air (murni) laut menguap

         Jika - 1 milimole HCO3 titik A bergeser dengan jarak yang sama, arah berlawanan

v 1 milimole HCO3 ditambahkan ke 1 kg air

         total CO2 naik 1 milimole dan alkalinitas naik 1 meq

         Titik A bergeser ke atas & kanan dengan sudut 45o.



q larutnya batu kapur

          CaCO3  à  Ca2+  +  CO32–

v 1 milimole CO32– ditambahkan ke 1 kg air

         total CO2 naik 1 milimole dan alkalinitas naik 2 meq, karena karbonat bermuatan 2 negatif

         Titik A akan bergeser ke atas dan kanan dengan membentuk sudut 60o

         Pengendapan CaCO3, mengurangi kandungan CO32– menyebabkan gerakan yg berlawanan



         ditambah HCl à tambahan ion H+ akan berekasi dengan HCO3 membentuk H2CO3

          à alkalinitas turun &

              total CO2 konstan

          à titik A bergerak turun

         + asam terlalu banyak à kelebihan H+, dapat melebihi HCO3 dan OH

          à alkalinitas negatif

         + NaOH à alkalinitas naik, total CO2 konstan

          à titik A bergerak naik



         Jadi air murni mempunyai alkalinitas nol, sebab [OH] =  [H+], masing-masing 10–7 meq/kg

 

Penulis

Mulyanto

Dosen FPIK Universitas Brawijaya

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno

FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

No comments:

Post a Comment