DZIKIR & DOA

Astaghfirullāha wa atūbu ilaih.

Subḥānallāh, walḥamdulillāh, wa lā ilāha illallāh, wallāhu akbar.

Lā ḥawla wa lā quwwata illā billāh.

Subḥānallāhi wa biḥamdih, subḥānallāhil-‘aẓīm.

Lā ilāha illallāhu waḥdahu lā syarīka lah, lahul-mulku wa lahul-ḥamdu wa huwa ‘alā kulli syai’in qadīr.

Allāhumma ṣalli ‘alā Muḥammadin wa ‘alā āli Muḥammad, kamā ṣallaita ‘alā Ibrāhīma wa ‘alā āli Ibrāhīm, innaka ḥamīdum majīd.

Allāhumma bārik ‘alā Muḥammadin wa ‘alā āli Muḥammad, kamā bārakta ‘alā Ibrāhīma wa ‘alā āli Ibrāhīm, innaka ḥamīdum majīd.

Allāhumma innī a‘ūdzu bika min ‘adzābi jahannam, wa min ‘adzābil-qabr, wa min fitnatil-maḥyā wal-mamāt, wa min fitnatil-masīḥid-dajjāl.

Rabbighfir lī wa liwālidayya warḥamhumā kamā rabbayānī ṣaghīrā.

Rabbanā hab lanā min azwājinā wa dzurriyyātinā qurrata a‘yunin waj‘alnā lil-muttaqīna imāmā.

Rabbanā ātinā fid-dunyā ḥasanatan, wa fil-ākhirati ḥasanatan, wa qinā ‘adzāban-nār.

Walḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn.


No.Dzikir / DoaArtiSumberManfaat / Keutamaan
1Astaghfirullāha wa atūbu ilaihAku memohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya.Hadis sahih — Nabi ﷺ banyak beristighfar dan bertaubat kepada Allah. (HR. Bukhari & Muslim)Memohon ampun atas dosa, mengakui kekurangan diri, dan kembali kepada Allah dengan taubat.
2Subḥānallāh, walḥamdulillāh, wa lā ilāha illallāh, wallāhu akbarMahasuci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada sesembahan yang benar selain Allah, dan Allah Mahabesar.Hadis — empat kalimat ini memiliki banyak keutamaan. (HR. Muslim dan lainnya)Mengandung tasbih, tahmid, tauhid, dan takbir. Merupakan kalimat-kalimat dzikir yang sangat utama dan dicintai Allah.
3Lā ḥawla wa lā quwwata illā billāhTidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.HR. Bukhari & MuslimMenanamkan tawakal dan pengakuan bahwa kemampuan untuk melakukan kebaikan serta menghadapi kesulitan berasal dari pertolongan Allah. Nabi ﷺ menyebutnya sebagai salah satu perbendaharaan surga.
4Subḥānallāhi wa biḥamdih, subḥānallāhil-‘aẓīmMahasuci Allah dan segala puji bagi-Nya; Mahasuci Allah Yang Mahaagung.HR. Bukhari & MuslimNabi ﷺ menyebut dua kalimat ini ringan di lisan, berat di timbangan, dan dicintai Ar-Raḥmān.
5Lā ilāha illallāhu waḥdahu lā syarīka lah, lahul-mulku wa lahul-ḥamdu wa huwa ‘alā kulli syai’in qadīrTidak ada sesembahan yang benar selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya kerajaan dan segala puji. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu.HR. Bukhari & MuslimDzikir tauhid yang sangat utama. Jika dibaca 100 kali sehari, terdapat keutamaan besar: seperti memerdekakan 10 budak, dicatat 100 kebaikan, dihapus 100 kesalahan, dan menjadi perlindungan dari setan hingga sore.
6Allāhumma ṣalli ‘alā Muḥammadin wa ‘alā āli Muḥammad, kamā ṣallaita ‘alā Ibrāhīma wa ‘alā āli Ibrāhīm, innaka ḥamīdum majīdYa Allah, limpahkanlah shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah melimpahkan shalawat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Mahaagung.HR. Bukhari & Muslim — bagian dari shalawat Ibrahimiyah yang diajarkan Nabi ﷺBershalawat kepada Nabi ﷺ. Membaca shalawat mendapatkan keutamaan besar; Nabi ﷺ bersabda bahwa siapa yang bershalawat kepadanya sekali, Allah bershalawat kepadanya sepuluh kali. (HR. Muslim)
7Allāhumma bārik ‘alā Muḥammadin wa ‘alā āli Muḥammad, kamā bārakta ‘alā Ibrāhīma wa ‘alā āli Ibrāhīm, innaka ḥamīdum majīdYa Allah, limpahkanlah keberkahan kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana Engkau telah melimpahkan keberkahan kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Mahaagung.HR. Bukhari & Muslim — bagian dari shalawat IbrahimiyahMemohon keberkahan bagi Nabi ﷺ dan keluarganya. Ini melengkapi permohonan shalawat dan keberkahan kepada Nabi ﷺ.
8Allāhumma innī a‘ūdzu bika min ‘adzābi jahannam, wa min ‘adzābil-qabr, wa min fitnatil-maḥyā wal-mamāt, wa min fitnatil-masīḥid-dajjālYa Allah, aku berlindung kepada-Mu dari azab Jahannam, azab kubur, fitnah kehidupan dan kematian, serta fitnah Al-Masih Ad-Dajjal.HR. Bukhari & MuslimMemohon perlindungan dari empat perkara besar. Nabi ﷺ mengajarkannya dalam shalat, khususnya sebelum salam.
9Rabbighfir lī wa liwālidayya warḥamhumā kamā rabbayānī ṣaghīrāYa Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, dan sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku ketika aku kecil.QS. Al-Isrā’ 17:24Doa untuk memohon ampunan dan rahmat bagi kedua orang tua, sekaligus menunjukkan bakti kepada mereka.
10Rabbanā hab lanā min azwājinā wa dzurriyyātinā qurrata a‘yunin waj‘alnā lil-muttaqīna imāmāYa Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan dan keturunan sebagai penyejuk hati dan jadikanlah kami sebagai teladan bagi orang-orang yang bertakwa.QS. Al-Furqān 25:74Memohon pasangan dan keturunan yang menjadi penyejuk hati, serta memohon agar diri menjadi teladan dalam ketakwaan.
11Rabbanā ātinā fid-dunyā ḥasanatan, wa fil-ākhirati ḥasanatan, wa qinā ‘adzāban-nārYa Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia, kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka.QS. Al-Baqarah 2:201Salah satu doa Qur'ani yang sangat komprehensif: mencakup permintaan kebaikan dunia, kebaikan akhirat, dan keselamatan dari neraka.
12Walḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīnDan segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam.Al-Qur'an — makna/lafaz dasarnya terdapat dalam QS. Al-Fātiḥah 1:2; bentuk dengan wa juga terdapat dalam beberapa ayat, misalnya QS. Yunus 10:10Penutup yang berisi pujian kepada Allah. Mengingatkan bahwa segala pujian pada akhirnya kembali kepada Allah, Tuhan seluruh alam.

Post a Comment for "DZIKIR & DOA"