Friday, April 9, 2021

Beardless barb Cyclocheilichthys apogon (Valenciennes, 1842) (Cypriniformes, Cyprinidae)



Figure 1. Specimen of Cyclocheilichthys apogon collected on Nyanyi River, South Bali. (Hasan et al., 2021)

 

Indonesia bagian Barat dan beberapa kawasan di Asia Tenggara masih terhubung sebagai satu kawasan yang disebut Sundaland pada era glasial terakhir, di mana banyak blok sungai yang saling terhubung, memanjang dari Indocina hingga Bali utara. Kenaikan besar permukaan laut di Laut Jawa dan Laut Cina Selatan terjadi pada masa itu yang membagi Sundalandia menjadi beberapa kepulauan. Perubahan geografis ini mengakibatkan terisolasinya beberapa ikan air tawar, salah satunya adalah apogon Beardless Barb Cyclocheilichthys. Cyclocheilichthys apogon adalah ikan air tawar asli Indonesia bagian Barat dan banyak wilayah di Asia Tenggara. Di Indonesia, apogon Cyclocheilichthys tersebar luas di danau, waduk, dan sungai di seluruh Sumatera, Jawa dan Kalimantan.

 

Cyclocheilichthys apogon dibedakan dari spesies Cyclocheilichthys lainnya dengan tidak adanya duri di moncongnya tetapi terdapat lipatan kulit yang mencolok di atas bibir atas. Karakter spesifik lain dari keempat spesimen yang diawetkan adalah sebagai berikut: sirip punggung 12; sinar sirip dubur 8; sinar sirip dada 17; sisik gurat sisi 34; kepala runcing, bibir bengkak; punggung sangat cekung; cekung anal; caudal bercabang. Pewarnaan pada spesimen segar: perak kekuningan, bagian atas berwarna coklat, dan tiap sisik terdapat bercak hitam di pangkal; sirip vertikal memiliki warna kecoklatan, yang lainnya lebih kurang hialin. Ada bercak hitam di batang ekor.

 

Keberadaan C. apogon di Sungai Nyanyi, Bali Selatan, merupakan rekor pertama spesies ini di luar lokalitas tipenya (daratan Sumatera, Kalimantan, Jawa), Pulau Madura, dan merepresentasikan perpanjangan timur dari sebaran yang diketahui sebelumnya sekitar 280 km . Rekor apogon Cyclocheilichthys di Sungai Nyanyi, Bali Selatan, merupakan rekor pertama spesies ini di luar daratan Sumatera, Kalimantan, Jawa dan Pulau Madura. Untuk spesies asli, catatan baru merupakan kontribusi penting untuk memahami keanekaragaman spesies dan biogeografi. Rekor baru C. apogon membantu meningkatkan pengetahuan spesies karena memperluas jangkauan distribusi spesies lebih jauh ke timur. Penemuan C. apogon di Bali Selatan dapat disebabkan oleh Sungai Nyanyi yang terhubung dengan Sungai Sunda Timur pada era glasial terakhir, kemudian terputus dan diisolasi karena naiknya permukaan air laut. Selain faktor geologi, penyebaran ikan air tawar di luar daratan bisa terjadi karena faktor introduksi manusia.

 

Penulis

R Adharyan Islamy, S.Pi., MP.

Magister FPIK Universitas Brawijaya

 

Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno, S.Pi

 

Sumber

Hasan, V., Wijayanti, A., Tamam, M. B., Islamy, R. A., & Widodo, M. S. (2021, February). Beardless barb Cyclocheilichthys apogon (Valenciennes, 1842)(Cypriniformes, Cyprinidae): Distribution extension and first record from South Bali. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science (Vol. 679, No. 1, p. 012077). IOP Publishing.

1 comment:

  1. Izin promo ya Admin^^

    Bosan gak tau mau ngapain, ayo buruan gabung dengan kami
    minimal deposit dan withdraw nya hanya 15 ribu rupiah ya :D
    Kami Juga Menerima Deposit Via Pulsa x-)
    - Telkomsel
    - GOPAY
    - Link AJA
    - OVO
    - DANA
    segera DAFTAR di WWW.AJOKARTU.COMPANY ....:)

    ReplyDelete