Friday, February 28, 2020

Ikan Japuh Atau Sarden Rainbow; Klasifikasi, Morfologi, Habitat Dll



Ikan Japuh atau Sarden Rainbow (Dussumieria acuta) adalah ikan bertulang penting untuk perikanan budidaya dan perikanan komersial. Panjang tubuhnya hanya dapat sampai 17 cm. Permulaan sirip punggung lebih dekat ke sirip ekor dari pada ke ujung moncongnya. Jari-jari sirip lunak dubur ada 15-17. Jumlah sisik-sisik gurat sisi ada 40-42 keping. Hidupnya bergerombol kecil,pada lapisan permukaan laut tidak jauh dari pantai, makanannya berupa plankton. Penyebarannya dari laut Philipina dan Formosa sampai ke laut Arabia. juga di perairan Maluku masih terdapat ikan Japuh, tetapi meluas sampai ke Timur.

KLASIFIKASI IKAN JAPUH
Kingdom
: Animalia
Phylum
: Chordata
Upaphylum
: Vertebrata
Kelas
: Actinopterygii
Ordo
: Clupeiformes
Famili
: Clupeidae
Genus
: Dussumieria
Species
: D. acuta

MORFOLOGI IKAN JAPUH
Morfologi umum ikan Japuh (Clupeidae). Karakteristik utama ikan ini mempunyai scute bentuk huruf-W pada dada, posisi sirip perut terletak di bagian tengah sirip punggu (ditarik vertikal). Ikan Japuh (Dussumieria acuta), panjang tubuhnya hanya dapat sampai 17 cm. Permulaan sirip punngung lebih dekat ke sirip ekor dari pada ke ujung moncongnya. Jari-jari sirip lunak dubur ada 15-17. Jumlah sisik-sisik gurat sisi ada 40-42 keping.

HABITAT IKAN JAPUH
Hidupnya bergerombol kecil,pada lapisan permukaan laut tidak jauh dari pantai. ikan pelagis kecil yang hidup di daerah pelagis dekat pantai, bergerombol,  dan menyukai perairan yang tenang serta tersebar luas di daerah Indo Pasifik.

REPRODUKSI IKAN JAPUH
Ikan Japuh berkembang biak dengan menggunakan gonad dan ovarium. Diameter telur adalah garis tengah atau ukuran panjang dari suatu telur dengan mikrometer berskala yang sudah ditera. Garis tengah telur pada gonad yang sudah matang berguna untuk menduga frekuensi pemijahan yaitu dengan melihat modus penyebaran diameter telur ikan dan lama pemijahan dapat diduga dari frekuensi ukuran telur ikan (Sumantadinata, 1983). Ovarium yang mengandung telur ikan masak berukuran sama menunjukkan waktu pemijahan yang pendek, sebaliknya waktu pemijahan yang panjang ditandai dengan bervariasinya ukuran telur ikan. Purdom (1993) menyatakan bahwa pada umumnya kisaran diameter telur maksimal pada telur yang sudah matang berkisar antara 1 - 2 mm.

CIRI-CIRI IKAN JAPUH
Badan memanjang berbentuk cerutu, tetapi secara melintang agak pipih sedangkan bagian perut membulat. Sirip punggung dan sirip perut lebih dekat dengan ekor dibdaningkan kepala. Terdapat scute antara sirip perut dan dubur. Pada ikan yang lebih muda, terdapat garis keemasan pada sisi badan (warna tersebut semakin samar pada ikan dewasa). Warna punggung hijau kebiruan, sedangkan perut berwarna keperakan. Jenis yang terdapat di Indonesia adalah Dussumieria acuta dan D. elopsoides. Nama lokal: Tembang Jawa, Janggul, Tamban Bulat, Tamban Buluh, Tamban Bines, Tembang Bines.

MANFAAT IKAN JAPUH
Ikan Japuh biasa ditangkap oleh para nelayan. Ikan ini biasanya dijadikan sumber protein oleh manusia. Karena jumlahnya yang berlimpah, ikan ini biasanya di asinkan terlebih dahulu. Banyak olahan yang dapat dibuat dari ikan ini, salah satunya adalah pepes ikan japuh yang banyak digemari oleh kalangan umum.   

TINGKAH LAKU IKAN JAPUH
Ikan Japuh adalah ikan yang suka hidup bergerombol, karena ikan ini adalah ikan yang termasuk kedalam golongan ikan kecil. Ikan ini memiliki kebiasaan makan yaitu berupa plankton.

PERAN IKAN JAPUH DI PERAIRAN
Karena ikan Japuh merupakan type ikan kecil yang suka bergerombol, maka ikan ini termasuk kedalam produsen makanan di laut, sebagai sumber makanan bagi para ikan predator. 

PENULIS
Govinda Arsagriestian
FPIK Universitas Brawijaya

EDITOR
Gery Purnomo Aji Sutrisno
FPIK Universitas Brawijaya

DAFTAR PUSTAKA
http://indahfitriasari.blogspot.co.id/
http://googleimage.2015
http://alansmart.blogspot.co.id/2012/06/ikan-japuh-dussumieria-acuta.html
http://www.iktiologi-indonesia.org/jurnal/10-1/10_0001.pdf

No comments:

Post a Comment