Saturday, October 26, 2019

Perikanan Lampu (Metode Penangkapan Ikan (MPI))



PROSES & FUNGSI PERIKANAN LAMPU

·        Cahaya yang masuk ke dalam air akan mengalami pereduksian yang jauh lebih besar bila dibandingkan dalam udara

·        Cahaya merangsang ikan dan menarik ikan untuk berkumpul pada sumber cahaya yang di namakan light fishing atau dari segi lain dapat juga dikatakan memanfaatkan salah satu tingkah laku ikan untuk menangkap ikan.

·        Fungsi cahaya dalam penangkapan ikan untuk mengumpulkan ikan sampai pada suatu catchable area tertentu, lalu ditangkap (Menggunakan Alat Tangkap)

 

RESPON IKAN

 

Respon Ikan Pelagis Terhadap Cahaya

·        Intensitas , Sudut Penyebaran, Polarisasi, Komposisi Spektralnya, Arah, Panjang Gelombang dan Lama Penyinaran Mempengaruhi Langsung Maupun Tidak Langsung

·        Ikan mempunyai respon terhadap rangsangan yang disebabkan oleh cahaya, meskipun besarnya kekuatan cahaya tersebut berkisar antara 0,01-0,001 lux.

·        Hasil pengamatan dengan echosounder dapat diketahui bahwa suatu lampu yang oleh mata manusia hanya   mampu diindera oleh manusia sampai kedalaman 15 m          saja, ternyata mampu memikat ikan sampai kedalaman 28 m.

·        Ikan sangat peka terhadap sinar yang datang dari arah dorsal tubuhnya.

·        Ikan ternyata tidak menyukai cahaya yang datang dari arah bawah tubuhnya (ventral).

                  

SYARAT-SYARAT LAMPU

·        Mampu mengumpulkan ikan yang berada jauh, baik secara horisontal maupun vertikal.

·        Ikan-ikan tersebut diupayakan berkumpul ke sekitar sumber cahaya.

·        Setelah ikan terkumpul, hendaklah ikan-ikan tersebut tetap senang berada dalam area sumber cahaya.

 

LAMPU PERMUKAAN

·        Memerlukan waktu yang lebih lama untuk menarik ikan berkumpul.

·        Kurang efisien dalam penggunaan cahaya, karena sebagian cahaya akan diserap oleh udara, terpantul oleh permukaan gelombang yang berubah-ubah dan diserap oleh air.

·        Diperlukan waktu yang lama supaya ikan dapat naik ke permukaan air.

·        Setelah ikan-ikan berkumpul karena tertarik oleh sumber cahaya dan berada di permukaan, sulit untuk menjaga ikan tetap tenang, karena pantulan cahaya pada permukaan air yang terus bergerak.

 

LAMPU DI BAWAH PERMUKAAN

·        Waktu yang diperlukan untuk mengumpulkan ikan lebih sedikit.

·        Cahaya yang digunakan lebih efisien, cahaya tidak ada yang memantul ataupun diserap oleh udara maupun air.

·        Ikan-ikan yang bergerak menuju sumber cahaya dan berkumpul, lebih tenang dan tidak berserakan, sehingga kemungkinan ikan yang tertangkap lebih banyak.



KARAKTERISTIK DAN TINGKAH LAKU IKAN PELAGIS TERHADAP PURSE SEINE

 

Purse seine: untuk menangkap ikan pelagis yang membentuk gerombolan dan berada dekat dengan permukaan air seperti ikan kembung, selar, tetengkek, dan tembang.

 

Ikan kembung  

Di perairan Indonesia terdiri atas dua spesies, yaitu kembung perempuan (Rastrelliger neglectus) dan kembung lelaki (Rastrelliger kanagurta).

 

Ikan selar

Dua jenis ikan selar yang dominan tertangkap di perairan Indonesia: selar kuning (Selaroides leptolepis) dan selar bentong (Selar crumenophthalmus).

 

Ikan tembang (Sardinella fimbriata)

Memiliki ciri-ciri morfologi: bentuk badan bulat memanjang, terdapat ventral scute yang dimulai dari bawah pangkal sirip dada sampai dubur.

 

Ikan tetengkek (Megalaspis cordyla)

merupakan ikan pelagis yang terdapat hampir di seluruh perairan pantai Indonesia

PERHITUNGAN CAHAYA

 

E  =  F / A ,     E  =  I / R2

E       =  Kuat penerangan (Lux)

F       =  Flux cahaya (lumen)

A       =  Luas sebaran cahaya (m2)

I         =  Intensitas cahaya (candela)

R       =  Radius penerangan (meter)

 

PUBLISHER

Gery Purnomo Aji Sutrisno

Fpik Universitas Brawijaya Angkatan 2015

No comments:

Post a Comment