Saturday, October 26, 2019

Dasar Kloning Dan Transgenik (Bioteknologi)



Kloning

Merupakan proses menggandakan sejumlah individu untuk memperbanyak keturunan  tanpa melalui proses pembuahan yang berasal dari induk yang sama, dan mempunyai susunan (jumlah gen) yang sama.

 

Macam-Macam Kloning

      Kloning DNA rekombinan

          Merupakan pemindahan sebagian rantai DNA yang diinginkan dari suatu organisme pada satu elemen replikasi genetik. Contohnya penyisipan DNA dalam plasmid bakteri untuk mengklon satu gen.

       Kloning Reproduktif

          Merupakan teknologi yang digunakan untuk menghasilkan hewan yang sama. Contohnya Domba Dolly dengan suatu proses yang disebut SCNT (Somatic Cell Nuclear Transfer).

      Kloning Terapeutik

          Merupakan suatu kloning untuk memproduksi embrio manusia sebagai bahan penelitian. Teknologi kloning ini digunakan untuk mendapatkan sel  baru yang dapat digunakan untuk mempelajari perkembangan manusia dan penyembuhan penyakit.

 

Proses Kloning

Proses kloning gen secara sederhana :

ü Mempersiapkan sel stem.

ü Sel stem diambil inti sel yang mengandung informasi genetik kemudian dipisahkan dari sel.

ü Mempersiapkan sel telur.

ü Inti sel stem diimplantasikan ke sel telur.

ü Sel telur dipicu supaya terjadi pembelahan dam pertumbuhan. Setelah membelah menjadi embrio.

ü Sel embrio terus membelah (blastosis) kemudian  mulai memisahkan diri dan siap diimplantasikan ke tempat perkembangan embrio(rahim).

ü Embrio tumbuh dalam rahim menjadi bayi dengan kode genetik persis sama dengan sel stem induknya.

 

Kelebihan dan Kekurangan Proses Kloning

Kelebihan :

ü Dapat menghasilkan individu baru yang memiliki sifat unggul.

ü  Proses kloning pada hewan dapat menyelamatkan spesies yang langka.

Kekurangan :

ü Jika proses kloning gagal akan mengakibatkan kecacatan pada spesies.

 

Contoh Individu Hasil Kloning

      Domba Dolly

          Dikloning oleh Ian Wilmut dan timnya di Institut Roslyn di Edinburgh, Skotlandia, pada tahun 1997.Dolly dikloning  dari sel kelenjar susu yang diambil dari domba dewasa.

 


 

Transgenik

          Merupakan suatu produk rekayasa genetika melalui transformasi atau pemindahan gen dari suatu individu ke individu lain untuk menghasilkan individu  baru yang memiliki sifat unggul yang lebih baik dari individu  sebelumnya. Transgenik biasanya dilakukan kepada tumbuhan untuk mendapatkan bibit unggul. Namun, ada juga yang dilakukan pada hewan.

 

Dampak Positif

      Rekayasa transgenik dapat menghasilkan produk lebih banyak dari sumber yang lebih sedikit.

      Rekayasa tanaman dapat hidup dalam kondisi lingkungan ekstrim akan memperluas daerah pertanian dan mengurangi bahaya kelaparan.

      Makanan dapat direkayasa supaya lebih unik,menarik dan lezat.

 

Dampak Negatif

      Berubahnya urutan informasi genetik yang dimiliki, maka sifat organisme yang bersangkutan juga berubah.

      Bakteri hasil rekayasa yang lolos laboratorium atau pabrik yang dampaknya tidak dapat diperkirakan.

      Kemungkinan menimbulkan keracunan.

      Kemungkinan menimbulkan alergi

 


 




Publisher

Gery Purnomo Aji Sutrisno

Fpik Universitas Brawijaya Angkatan 2015

No comments:

Post a Comment