Saturday, October 26, 2019

Persaingan Dan Pemangsaan (Biologi Perikanan)



Biologi perikanan adalah suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari keadaan ikan sejak individu ikan tersebut menetas (hadir ke alam) kemudian makan, tumbuh, bermain, bereproduksi, dan akhirnya mengalami kematian, baik kematian secara alami ataupun dikarenakan faktor-faktor lain.

Ilmu pengetahuan biologi perikanan ini menguraikan tentang struktur organisme ikan (morfologi), struktur tubuh ikan (anatomi), faktor kimia dan fisika pada ikan (fisiologi), dan proses beserta kebiasaan kehidupannya, sehingga pengetahuan biologi perikanan ini merupakan pengetahuan dasar ketika mendalami pengetahuan dinamika populasi ikan, pengembangan spesies ikan untuk dikelola menjadi ikan budidaya dan upaya pelestarian spesies ikan yang akan mengalami kepunahan di perairan alaminya. 


KEBIASAAN UMUM :
Persaingan dan Pemangsaan tdk dapat dipisahkan, hubungan sangat erat.

PERSAINGAN  :
1. Sarang tempat berpijah.
2. Makanan.
3. Ruang gerak (niche).

TERJADI PADA :
1. Individu didalam 1 species  (intraspesifik).
2. 1 species dengan species lain  (interspesifik).
d.p.l. Rebutan dua organisme/lebih terhadap sesuatu yang sama.

DEFINISI  :
1. Nilne, (1972)  : usaha dari 2 binatang/lebih untuk mendapatkan sesuatu yang sama/bila persediaan tidak cukup untuk keduanya atau  seluruh binatang tsb.
2. Weatherley,(1972): suatu keadaan memastikanpersediaan dari sumber yang sama dalam suatu daerah lingk.ttt. yang menghasilkan suatu interaksi yang menimbulkan effek buruk masing-masing organisme.
3. Clemen dan Shelford (1972) : pers.biologis adalah permintaan 2 indiv/lebih yang sama dalam populasi.

PAKAN : 
lele, udang, oscar, gabus, nila, dll.

TERITORIAL :
lele, gabus, patin.
Gandrung kawin :  lele.    Cerita ..!

AKIBAT PERSAINGAN :
1.dalam populasi tidak menonjol ?
2.pertumbuhan. ?
3.gerak ?
4.kurus  ----  mortalitas ?
5.kanibalisme ?     lele, udang , dongeng  ?
Keast  dalam Steele, 1970 : ikan berukuran kecil menggunakan tingkatan  makanan /niche tunggal. Makin besar akan mengisi niche yang lebih besar.

Bila ikan gelondongan dimasukkan kedalam populasi ikan lebih besar akan terjadi persaingan.

Penting !!  disamping persaingan makanan juga persaingan dalam membuat sarang/perusakan sarang sebagai teritori pemijahan

CONTOH :
1.Salmon yg terlambat datang didaerah pemijahan, biasanya akan merusak sarang temannya, terjadi perkelahian dlm membuat sarang.
2.Stickle back,Gasterosteus aculeatus
3.Ikan introduksi yang jadi heboooh, yaitu
a.Piranha, yang baru-baru ini ditemukan di perairan Indonesia. Siapa yang mendatangkan ? Pengusaha ikan hias? Petugas karantina ? Kolusi  ?
b.Sepat jawa, ikan akuarium, tidak disenangi di Perairan Irian Timur,  Pesaing ? Habitat cocok disana untuk memijah.
c.Lele diketemukan di Miami AS. Rakyat takut, karena dapat berjalan dimalam hari.
d.Gabus,  dilarang masuk ke AS, kecuali untuk penelitian.

Penting  !!!
1.Ikan yang kalah bersaing akan menempati tempat baru untuk memijah, yang mungkin kurang baik untuk kehidupan anak-anaknya.
2.Sering kali terjadi perkelahian untuk memperebutkan sarang untuk memijah.
3.Pada musim pemijahan biasanya terjadi  persaingan dan perkelahian  dalam memperebutkan betina.
4.Persaingan dalam ruang >>> Pertumbuhan
contoh : Habitat yang banyak tanaman airnya, ruang tidak dapat dapat digunakan sempurna ? Karena, siang hari terjadi fotosintesa dengan hebat   penjenuhan air dengan zat asam.
Malam hari  Bin. Air + Tan. Mengg. Zat asam untuk pernafasan,  habis  ikan stress   mati

PEMANGSAAN :
1.makna  : dimakan atau dimangsa. Pemangsa (predator) diartikan sebagai musuh.
2.dapat terjadi  interspesific dan intraspesific.
contoh : lele, gabus
Pada awal daur hidup ikan carnivor dan predator terjadi pemangsaan benih gelondongan besar. Berikutnya memangsa species lainnya/binatang lainnya.

Weatherley, (1972) : memberikan konsep ttg pemangsaan. Ada 2 danau yang hampir serupa.
Danau I : berhub.dgn sungai tempat ikan mangsa berpijah. Ikan mangsa akan masuk kedlm danau stlh berumur 1,5 thn.
Danau II : hampir sama ttp tdk ada sungai, ttp selokan kecil masuk kedlm danau. Selokan digunakan untuk berpijah, pd akhirnya anak-anak ikan masuk kedlm danau. Misalkan mortalitas anak-anak ikan mangsa di kedua danau sama, begitu pula predator di kedua danau sama. Tetapi ikan predator  suka ikan mangsa  yg berumur 6 bulan.Dari kasus ini dapat dilihat bahwa ikan mangsa di Danau I akan selamat dari predator pada umur 1 tahun. Di danau II akan terjadi pemangsaan oleh predator  setelah umur 6 bulan.

KONSEP AVAILABILITY FACTOR :
Yaitu perbandingan persentase species ikan sebagai makanan pemangsa yang terdapat didalam lambung  dengan ikan mangsa yang terdapat  dalam perairan. Bila :
1.Perbandingan = 1,  tidak seleksi terhadap makanannya.
2.Perbandingan > 1,  ada pilihan terhadap makanannya.
3.Perbandingan < 1,  tidak digemari oleh pemangsa.    

Perilaku makan 
1.Herbivora : terutama makan tumbuh-tumbuhan.
Contoh : bandeng, tombro ?
2.Karnivora : makan hewan lain?
3.Omnivora : pemakan segalanya ?
4.Saprovor : pemakan hewan mati dan tumbuhan ?

PENTING !!
Persaingan tidak hanya faktor makanan,
tetapi juga perusakan sarang pemijahan ikan yang disukai masyarakat !
contoh : ikan introduksi yang jadi heboooh, yaitu
Piranha
Yang baru-baru ini ditemukan di perairan Indonesia. Siapa yang mendatangkan ? Pengusaha ikan hias? Petugas karantina ? Kolusi  ?
Sepat jawa
Ikan akuarium, tidak disenangi di Perairan Irian Timur,  Pesaing ? Habitat cocok disana.
Lele
Diketemukan di Miami AS. Rakyat takut, karena dapat berjalan dimalam hari.
Gabus
Dilarang masuk ke AS, kecuali untuk penelitian.
RUAYA
Cushing, 1968. Ruaya ikan  merupk.hal fundamental dalam bioper, berkaitan dgn pembatasan  daerah stock/subpopulasi.

Nikolsky 1963.
Ruaya : salah satu mata rantai siklus hdp yang tdk dapat dipisahkan dg rantai sebelum dan sesudahnya.
Tujuan : Penyesuaian dan peyakinan thd kondisi yang menguntungkan untuk existensi dan reproduksi species.

Ruaya Ikan : Aktif,  ada juga  pasif pergerakannya dari 1 habitat ke habitat lain.

Macam-macam habitat ikan menurut Rounsefell dan Everhart 1953.
Kelompok ikan Sifat umum habitat
PENGHUNI LAUT       
Laut dalam       
- Abysal  Tempatnya gelap dan dingin
Di samodra dalam
- Bathypelagic Tempat remang, msh dingin
Di bag.atas samodera dlm.
- Archibenthic Tempat diatas/dkt dsr dibawah ujung continental shelf
Laut Dangkal   
- Benthic Tempat diatas/ dkt dasar continental shelf
- Oceanic Jauh dari darat, dipermukaan/dkt permukaan samodra
- Pelagic Pengembara di samodra dekat permukaan .
- Benthopelagic  Secara musim menghuni didasar sampai permukaan
- Coastal Tidak pernah jauh dari pantai .
- Estuarine Toleran thd salinitas (pertemuan sungai-laut)
Dromous (aliran)      
- catadromous (ikut aliran)     Ikan dewasa di air tawar/payau, mijah di laut
- anadromous (nentang arus)        
  1. an.fluvial        Melawan arus dgn/tanpa danau
  2. an. Lacustrine         Melawan arus dari danau, anaknya di danau
Air tawar  
- lacustrine /penghuni danau S3luruh hdp di air tenang
- fluvial (penghuni aliran)        S3luruh hdpnya di air mengalir
- adfluvial( ke air mengalir)    Hdp dlm danau, melawan arus untuk berpijah.

RUAYA PEMIJAHAN

TUJUAN :
Penyesuaian dan penyakinan tempat yang paling menguntungkan untuk perkembangan telur dan larva.  kenapa  ?? 

RUAYA PEMIJAHAN :
berhubungan dengan recruitment dan mortalitas, kenapa ? .

REPRODUCTIVE HOMING :
Kembalinya  ikan ke daerah asal kelahiran sebelum mengadakan reproduksi.

TUJUAN :
-Untuk kelulushidupan individu/populasi
-menambah keberhasilan reproduksi dengan penyediaan kawan pemijahan dlm kondisi fisiologi yang baik, daerah pemijahan dan peletakan telur.
-untuk menjaga kesetimbangan jumlah pemijahan dlm menggunakan daerah itu terhadap kapasitas  reproduksinya.

RUAYA PEMIJAHAN CATADROMOUS :
Pergerakannya searah arus sewaktu berada dlm sungai, bila sampai laut pergerakannya aktif untuk pemijahan.
contoh : Sidat Eropah (Anguilla anguilla), Sidat Amerika (Anguilla restrata)

RUAYA PEMIJAHAN IKAN ANADROMOUS  :
Setelah masuk ke dalam sungai harus menentang arus dan menempuh perjalanan jauh sebelum sampai daerah pemijahan Contoh     : Salmon

IKAN LACUSTRINE (PENGHUNI DANAU)
Terbatas yang mengadakan ruaya pemijahan.
Contoh : Tilapia : hdp didaerah dalam, ruaya pemijahan didaerah pinggir yang dangkal, Cyprinus carpio  : memijah di tepi danau.

IKAN ADFLUVIAL (PENGHUNI DANAU) :
kalau akan memijah mengadakan ruaya ke air mengalir/sungai.Untuk memberikan kesempatan pada keturunannya kebagian hilir/masuk lagi ke danau. Dilakukan saat  permukaan sedang tinggi/hujan (CONTOH :?)

RUAYA KEDAERAH PEMBESARAN/ MAKANAN
-dilakukan oleh anak ikan/dewasa
-secara vertikal/horizontal
-mempengaruhi pertumbuhan/survival
-bandeng (musim nener 1, sept-des dan puncaknya okt-nov, musim nener 2, april dan mei, disepanjang pantai utara jawa)
-sidat beruaya denatant pasif ke daerah pembesaran di pantai pelabuhan ratu dan cilacap. Kalau sudah metamorphose  beruaya ke muara dan daerah makanan untuk meneruskan hidupnya.

Ruaya denatant ke daerah makanan dan pembesaran terjadi pula pada ikan air tawar, pemijahan ikan di sungai biasanya bersamaan dengan naiknya ketinggian permukaan sungai (awal musim hujan). Telu-telur dan larva ditransport ke bagian hilir sungai, bila permukaan turun kembali dan larva dpt berenang, akan beruaya ke daerah makanan.
Pinggir danau yang berumput  dan tidak dalam, merupk daerah  pembesaran larva dan daerah makanan. contoh : nila, mas, mujaer  lele amerika, gabus dsb.

RUAYA PENGUNGSIAN
-Ruaya untuk menghindarkan diri dr tempat yang kurang baik
-Meninggalkan tempat  daerah makan makanan, beruaya ke tempat yang kondisinya buruk utnuk melengkapi siklus hidupnya sbg awal ruaya pemijahan.
-contoh :  Salmon, beruaya overwintering (pada musim dingin meninggalkan tempat daerah makanan ke tempat lain selama  musim dingin (ke sungai dalam dan tidak makan).
-Tropis : lacustrine, beruaya pengungsian krn  habitat buruk (air yang masuk ke danau/rawa masam (pembusukan tumbuhan/lainnya) air kekurangan zat asam. Ikan pergi kedaerah sungai/saluran pembuangan, kecuali golongan labirint.

RUAYA IKAN
Ambifiotik : Ikan yang melakukan  ruaya dari air laut ke air tawar atau   sebaliknya.
Holobiotik : Ikan yang tidak  melakukan ruaya selama hidupnya, dia air tawar atau air laut saja.
Diadrom : ikan melakukan ruaya untuk Berpijah.
Amfidrom : ikan melakukan ruaya untuk mencari makanan.
Potamodrom : Ikan yang hidup dan mengadakan ruaya di perairan  tawar saja, termasuk sungai dan danau.
Oceanodrom : ikan yang hidup dan memijah di laut.
Batidrom : Ikan  yang beruaya diperairan dalam.
Brakheadrom : ikan yang beruaya di perairan dangkal.

PENULIS
Prof.Dr.Ir.Arief prajitno, MS
Dosen FPIK Universitas Brawijaya

EDITOR
Gery Purnomo Aji Sutrisno 
FPIK Universitas Brawijaya Angkatan 2015

No comments:

Post a Comment